<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982</id><updated>2012-02-12T22:38:51.825+07:00</updated><category term='Trampolin'/><category term='Ankle Joint'/><category term='Parafin Bath'/><category term='Standar Kompetensi Fisioterapi'/><category term='dan Skill Fungsional'/><category term='Tennis Elbow'/><category term='Fraktur dengan illizarov'/><category term='KTI 2'/><category term='Lima Faktor Penyebab Autisme'/><category term='Massage Bayi Anda'/><category term='manual terapi cervical'/><category term='Frozen Shoulder'/><category term='Mc Kenzie'/><category term='PERANAN FISIOTERAPI DALAM GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK'/><category term='PERDOSSI (Perhimpunan Dokter Saraf Indonesia)'/><category term='Autisme'/><category term='Cara Untuk Mengobati Tinnitus'/><category term='Penjelasan Mengenai Ferromagnetisme'/><category term='Tips untuk Mengobati Alergi Asma Induksi'/><category term='Senam Fisioterapi'/><category term='Manfaatkan Fisioterapi untuk Gangguan Gerak'/><category term='Pendidikan Integrasi'/><category term='cedera sumsum tulang belakang'/><category term='Gerakan Segmen dan Disfungsi sendi'/><category term='Intensive Care Unit'/><category term='LATIHAN PADA STROKE'/><category term='Waktu optimal TENS untuk pengurangan nyeri pada OA lutut'/><category term='Mendeteksi Autisme pada Bayi Usia Setahun'/><category term='Pemeriksaan Sistem Cerebelum'/><category term='Claudication Exercises'/><category term='Proprioceptif Neuromuscular Fasilitation (PNF)'/><category term='Varises'/><category term='Proses Pembekuan Darah'/><category term='Deteksi Anak Autis Cukup dengan Tes Urine'/><category term='Pelatihan Fisioterapi'/><category term='Tipe Pelvis'/><category term='Saraf'/><category term='exercise teraphy'/><category term='Angina'/><category term='Izin Praktek Fisioterapi'/><category term='Osteo artritis'/><category term='Modalitas Fisioterapi'/><category term='Omega-3 Dan Glukosamin Bermanfaat Untuk Kesehatan Sendi'/><category term='PENYAKIT YANG SERING DIDAPATKAN DAN MEMERLUKAN TINDAKAN DARURAT'/><category term='Asam Urat'/><category term='Terapi Wicara'/><category term='Why Is Early Treatment for Acute Low Back Pain So Important?'/><category term='Pemakaian Terapi Ozon'/><category term='METODE STRAIN-COUNTER STRAIN UNTUK NYERI OTOT'/><category term='Home program'/><category term='IFI'/><category term='Anatomi Manusia'/><category term='Konsep-konsep Pokok Sosiologi Kesehatan I'/><category term='Manual Terapi TMJ'/><category term='Disfungsi Ereksi'/><category term='Manfaat skrining mamografi dan kanker payudara'/><category term='Tips Berbelanja Online'/><category term='Gait Analysis'/><category term='Microwave Diatermi (MWD) MW250'/><category term='Komunikasi Fisioterapi'/><category term='Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Indonesia (PERDOSRI)'/><category term='Info kemajuan fisioterapi dan konsep terapi fisik'/><category term='Apa itu TENS'/><category term='Nyeri Leher'/><category term='Tips Berobat Ke Dokter Syaraf'/><category term='Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Dekubitus Ulces'/><category term='Encephalitis'/><category term='Reumatik'/><category term='Pentingnya Ginjal'/><category term='Stroke : Kematian sel dan jaringan otak'/><category term='Physical Therapy and the Camaraderie of Healing'/><category term='Izin Praktek Fisioterapi 2'/><category term='BATUK-PILEK DENGAN FISIOTERAPI'/><category term='PROSEDUR LATIHAN PADA KLAUDIKASI BERKALA'/><category term='Tes-tes neurologi'/><category term='Fisioterapi pada Gangguan Fungsi Seksual (Disfungsi Ereksi)'/><category term='Penatalaksanaan Fraktur Costa'/><category term='In Haiti'/><category term='Dislokasi Sendi'/><category term='hina JYZ IIIB'/><category term='Teori Partikel Zat'/><category term='Down Syndrome'/><category term='DETEKSI DINI KELAINAN POSTUR'/><category term='Tension Type Headache'/><category term='Balance'/><category term='Tipe-Tipe Autisme yang Perlu Anda Tahu'/><category term='HNP'/><category term='Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)'/><category term='TRAKSI UNIT'/><category term='Diamagnetisme'/><category term='Tips Bepergian dengan Anak Autis'/><category term='Telepon Seluler Mempengaruhi Metabolisme Glukosa Sel Otak'/><category term='MICROWAVE DIATERMI'/><category term='PEMERIKSAAN POLA JALAN'/><category term='AHNAF LABIB AGHA MUSYAFFA'/><category term='Sisa dari Pola Gerakan Terganggu: Berjalan dan Berdiri'/><category term='Pengaruh Respirasi Pada Sistem Lokomotor'/><category term='Nyeri Pinggang'/><category term='Asthma Bronchiale'/><category term='aku dan alat terapi'/><category term='Derajat Kerusakan Saraf'/><category term='How is Acute Low Back Pain Diagnosed?'/><category term='Terapi untuk Inkontinensia urin'/><category term='SHORTWAVE DIATERMI (SWD)'/><category term='Fisioterapi Napas'/><category term='Metabolisme Otakk'/><category term='Infra Red Stand'/><category term='Cedera Olahraga'/><category term='Terapi Untuk Gangguan Pernapasan'/><category term='Paramagnetisme'/><category term='Tulang Belakang Lumbal'/><category term='Sumber Fisis'/><category term='Penyebab'/><category term='lumbo pelvic manipulasi'/><category term='Traktus pyramidalis dan exstrapyramidalis'/><category term='Usila'/><category term='Latihan Untuk Nyeri Pinggang'/><category term='Perkembangan Motorik Pada Anak'/><category term='SYNDROME NYERI BAHU'/><category term='Deteksi Dini Autisme'/><category term='Neural Tube Defect'/><category term='seo'/><category term='Strain'/><category term='Gejala Alergi Makanan dan Intoleransi Makanan'/><category term='Penatalaksanaan Stimulasi Elektris pada Stroke'/><category term='Fisioterapi pada Sindroma Lorong Kapal'/><category term='Cerebral Palsy'/><category term='Palpasi Tulang'/><category term='Mobilisasi Sendi Bahu'/><category term='Terapi Perilaku'/><category term='Sisa dari Pola Gerakan Terganggu; Straightening Bangkit dari Posisi Fleksi ke Depan'/><category term='Kolaps Paru (Pneumothorax)'/><category term='Pentingnya Pola Motorik Terganggu (stereotip)'/><category term='Katalog alat fisioterapi BTL'/><category term='Bobath exercise'/><category term='Senam Ergonomi'/><category term='Fungsi Fisioterapi'/><category term='Cervical Syndrome Pada Lanjut Usia'/><category term='Lowongan Kerja'/><category term='PEMERIKSAAN KHUSUS Pada Fisioterapi Neuromuskuler Pusat'/><category term='Pentingnya Hipermobilitas Konstitusional'/><category term='For Tendon Pain'/><category term='Resistensi Insulin'/><category term='Pengertian Fisioterapi'/><category term='ULTRASOUND TERAPI'/><category term='Penyebab dan Gejala Penyakit Discus Degeneratif'/><category term='Manual cervical neck traction'/><category term='Pemeriksaan Fisioterapi'/><category term='Pengobatan Stroke dan Perawatan PASCA Stroke'/><category term='Berjalan dan Berdiri'/><category term='Rapat IFI dengan DPR'/><category term='Glasgow Coma Scale'/><category term='Think Beyond the Needle'/><category term='TENS MARVELL'/><category term='Tabel Inervasi otot'/><category term='Torticolis'/><category term='Penanganan Patah Tulang Klavikula'/><category term='TENS KWD 808'/><category term='Penguatan Hip Untuk Nyeri Lutut?'/><category term='Pengukuran LGS'/><category term='Shoulder wheel'/><category term='Tumor Medula Spinalis'/><category term='Low Back Pain'/><category term='Tujuan Terapi Latihan : &quot;STRENGTH&quot;'/><category term='Terapi Okupasi'/><category term='Fungsi-fungsi utama hati'/><category term='Encepalitis dan meningitis'/><category term='Traksi China JYZ IIIB'/><category term='Carpal Tunnel Syndrome'/><category term='Bells palsy'/><category term='Ergonomi'/><category term='Many Amputees Have No Place to Go'/><category term='Traksi Elektrik Marvell'/><category term='Video Exercise theraphy'/><category term='Biomekanik'/><category term='KTI'/><category term='Straightening Meningkat ke Depan – Posisi Fleksi'/><category term='Ashma'/><category term='Jantung'/><category term='Mekanisme Kerja Sistem Saraf'/><category term='Terapi Makanan anak autism'/><category term='Cek IP'/><category term='Mengenal 7 Jenis Fisioterapi'/><category term='4 Macam Motorik Kasar Pada Anak'/><category term='Teknik terapi Pilihan'/><category term='Gejala Atrofi Otot'/><category term='Post Fraktur'/><category term='Cara Menangani Multiple Sclerosis'/><category term='MENCEGAH DECUBITUS'/><category term='Sacroiliaca Joint'/><category term='INFRA RED RAYS'/><category term='Mengenalkan Seksualitas pada Anak Autis'/><category term='Meningkatnya resiko lahir cacat'/><category term='Sport Massage'/><category term='Gejala'/><category term='TITAFI 2011'/><category term='Skala Keseimbangan Berg'/><category term='Facitis Plantaris'/><category term='Spinal cord injuri'/><category term='Goniometer'/><category term='dan Akibat Stroke'/><category term='Peran fasilitasi sinaptik dan inhibisi sinaptik'/><category term='Senam Bayi'/><category term='Pijat Bayi'/><category term='Inkontinensia'/><category term='Asuhan Fisioterapi'/><category term='Sensori Integrasi'/><category term='Titafi Bandung'/><category term='Diet Multiple Sclerosis : Memahami Perbedaan'/><category term='Spina Bifida'/><category term='&apos;Sihir&apos; Kuda untuk Anak Autis'/><category term='Meningkatkan Produksi ASI'/><category term='Jenis Stroke'/><category term='Risiko Epilepsi Pada Anak Autis'/><category term='Scoliosis'/><category term='Self elbow exercise'/><category term='Tactil Stimulasi'/><category term='Ischialgia'/><category term='Cara Terbaik untuk Mengobati Nyeri Sendi'/><category term='TENS'/><category term='Potensi Stroke'/><category term='Klasifikasi Stroke Iskemik'/><category term='Multiple Sclerosis'/><category term='Infra Red Corona STAND'/><category term='Manfaat Terapi Air Seni'/><category term='Pengobatan Tinnitus Standar'/><category term='10 Jenis Terapi Autisme'/><category term='Latihan vertigo'/><category term='Mengurangi Kecanduan Rokok'/><category term='Arthritis Gout'/><category term='Physical Therapy for Low Back Pain'/><category term='Penyebab Stroke'/><category term='Stretching'/><category term='Infeksi Saluran Kencing'/><category term='Tujuan Terapi Latihan : Koordinasi'/><category term='Pedoman Khusus Teknik Terapi Fisik'/><category term='SANKSI - SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK PROFESI FISIOTERAPI'/><category term='Terapi Aura'/><category term='SKOR APGAR'/><category term='Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801'/><category term='Memperbaiki Perlemakan Hati'/><category term='PNF'/><category term='Fisioterapi oke'/><category term='Mengenal Benda Magnet'/><category term='Dekubitus Ulces'/><category term='Lowongan Fisioterapi'/><category term='Alat exercise'/><category term='Fisioterapi Asthma Bronchiale'/><category term='Manfaat Terapi Kerokan'/><category term='Latihan untuk Multiple Sclerosis'/><category term='PERKEMBANGAN NORMAL SENSORI INTEGRASI PADA ANAK'/><category term='Tumbuh Kembang Anak'/><category term='Kenapa Anak Saya Kena Autis?'/><category term='Okupasi Terapi pada Stroke'/><category term='FISIOTERAPI PADA DOWN SYNDROME'/><category term='Fungsi Kognitif'/><category term='Sinusitis'/><category term='Quariceps Bench'/><category term='Fisioterapi ICU'/><category term='Osteoartritis'/><category term='Obstetri'/><category term='Parkinson'/><category term='Terapi Untuk Kanker Darah'/><category term='Prinsip Terapi Latihan Pada Skoliosis'/><category term='Gejala Sisa dari Pola Gerakan Terganggu'/><category term='Luka Bakar'/><category term='Cervical Root Syndrome'/><category term='GBS'/><category term='7 Tanda Bayi Autistik'/><category term='Stroke'/><category term='Vertigo'/><category term='Brandt Daroff Exercises for BPPV'/><title type='text'>Distributor  alat Fisioterapi</title><subtitle type='html'>Alat Fisioterapi | jual alat fisioterapi | distributar alat fisioterapi | toko online alat fisioterapi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://distributoralat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>510</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-697161059230410839</id><published>2015-01-09T20:17:00.006+07:00</published><updated>2012-02-10T21:59:09.411+07:00</updated><title type='text'>ALAT FISIOTERAPI</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selamat datang di Toko online &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"INDONESIAN REHAB EQUIPMENT"&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Toko Online &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Alat Fisioterapi&lt;/a&gt; dan Sensori Integrasi yang  mendistribusikan &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat&lt;/a&gt; sensori integrasi ke seluruh wilayah indonesia  dengan harga terjangkau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" class="Apple-style-span" &gt;WEBSITE KAMI TELAH DI ALIHKAN ALAT FISIOTERAPI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENGUNJUNGI TOKO &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;ALAT FISIOTERAPI&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/04/rehab-equipment-distributor-alat.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;" class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;www.indonesianrehabequipment.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Alat-&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt; &lt;/a&gt;yang kami jual antara lain : &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Elektrikal Traksi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Shortwave Diatermi&lt;/a&gt; (SWD), Microwave Diatermi (MWD), &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Ultrasound terapi&lt;/a&gt; (US), transcutaneus electrical nerve stimulation (TENS), infra red, nebulizer, TDP, Shoulder wheel, Bola bobath, korset, dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dapatkan berbagai &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;a&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;lat fisioterapi&lt;/a&gt; di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;&lt;span style=" font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;INDONESIAN REHAB EQUIPMENT&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dengan harga bersaing . Untuk informasi harga dan penawaran silahkan  ke &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/p/profil-perusahaan.html"&gt;kontak kami&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;table style="height: 1614px; width: 566px;" border="0" cellspacing="5"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td face="georgia" style="text-align: center; " valign="top" width="180"&gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Traksi=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/traksi.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Traksi MOT90&lt;br /&gt;Rp.55.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Korset=" src="http://1.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhUrxCPs4I/AAAAAAAAAsI/xg65zcptuvk/s1600/jyz%2BIIIB.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Traksi JYZIIIB&lt;br /&gt;Rp.55.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Alat Akupuntur=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/kwd-808I1.jpg" style="height: 134px; width: 133px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tens KWD 808&lt;br /&gt;Rp.800.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Alat Akupuntur=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/omron-tens-1.jpg" style="height: 134px; width: 133px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tens Omron Digital HVF128&lt;br /&gt;Rp.1.050.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Alat Akupuntur=" src="http://2.bp.blogspot.com/-72CgwBha7IU/TilSB3iDo5I/AAAAAAAAA3M/avI_O9JWsuQ/s1600/alat%2Bfisioterapi%2BParafine_A.jpg" style="height: 134px; width: 133px;" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Parafin bath&lt;br /&gt;Rp.5.000.000&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Alat Akupuntur=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/CGA5.png" style="height: 134px; width: 133px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;US BBH&lt;br /&gt;Rp.3.500.000&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Alat exercise=" src="http://4.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhVVxSiniI/AAAAAAAAAsg/l_dYUHzxZ_Y/s1600/irr%2BMarvell.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;IRR MARVELL&lt;br /&gt;Rp.3.500.000&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Alat exercise=" src="http://2.bp.blogspot.com/-AH-Us8dnqfc/TilMWOp6BaI/AAAAAAAAA1M/RN9rwRxPRHY/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Binterverensi%2Bdan%2Btens.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;TENS MARVELL&lt;br /&gt;Rp.3.500.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center;" valign="top" width="180"&gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Micro Wave Diatermi=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/MWD.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Micro Wave Diatermi MW250&lt;br /&gt;Rp.33.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Traksi=" src="http://1.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TE0Ch3SWWOI/AAAAAAAAAhE/5g2ITMlKDbg/s1600/BIOWAVE.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;MWD BIOWAVE HM801&lt;br /&gt;Rp.39.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Nebulizer=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/Omronnec-28.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nebulizer C28&lt;br /&gt;Rp.800.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/omronHV-F127.png" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tens HVF 127&lt;br /&gt;Rp.900.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Ultra Sound=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/alat%20ft/yt.jpg" style="height: 134px; width: 133px;" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Onemed nebulizer&lt;br /&gt;Rp.550.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/USCSL-1.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;US CLS-1&lt;br /&gt;Rp.5.000.000&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/alat%20ft/1194776_philips_inf.jpg" style="height: 134px; width: 147px;" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;IRR Philips&lt;br /&gt;Rp.540.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center;" valign="top" width="180"&gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Short Wave Diatermi=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/swd3.jpg" style="height: 134px; width: 133px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Short Wave Diatermi LDT CD31&lt;br /&gt;Rp.9.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Alat exercise=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/alatexercise.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;GYM BALL&lt;br /&gt;Rp.250.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Korset=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/korset-1.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Korset JOP&lt;br /&gt;Rp.175.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Korset=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/GoldHandTENS.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tens Gold Hand&lt;br /&gt;Rp.200.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank"&gt;&lt;img alt="Korset=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/SEM-1.jpg" style="height: 138px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tensi SEM 1 Omron Digital&lt;br /&gt;Rp.550.000&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Korset=" src="http://1.bp.blogspot.com/-qI80O7jMYi4/TilK_Cr9yLI/AAAAAAAAA08/mE3LIE0bMDo/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2Bhwato.jpg" style="height: 138px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;ES Hwato SDZIII&lt;br /&gt;Rp.1.800.000&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Electrical Stimulasi=" src="http://i909.photobucket.com/albums/ac299/ristoari/alat%20ft/IRSTANDCORONA.jpg" style="height: 134px; width: 134px;" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;IRR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Corona&lt;br /&gt;Rp.2.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img alt="Alat Akupuntur=" src="http://4.bp.blogspot.com/-QngaPLK2Wuk/TilTBCbQ1ZI/AAAAAAAAA3c/kvsbQTWOJDE/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Bkettler-maxi-trampolin.jpg" style="height: 115px; width: 130px;" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Trampolin&lt;br /&gt;Rp.1.100.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-697161059230410839?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/697161059230410839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/697161059230410839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi.html' title='ALAT FISIOTERAPI'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhUrxCPs4I/AAAAAAAAAsI/xg65zcptuvk/s72-c/jyz%2BIIIB.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-2766675817859156489</id><published>2012-01-10T22:10:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:11:00.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Infra Red Corona STAND'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : Infra Red Corona STAND</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/01/irr-stand.html"&gt;IRR STAND (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tSJ7l9q3fmM/TilPlgrht8I/AAAAAAAAA2M/ncuKs1gq59c/s1600/IR%2BSTAND%2BCORONA.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 207px; height: 269px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-tSJ7l9q3fmM/TilPlgrht8I/AAAAAAAAA2M/ncuKs1gq59c/s400/IR%2BSTAND%2BCORONA.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632120314849769410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-H_D8UyC9Oi8/Th1C4CZklDI/AAAAAAAAAzk/XYLg7cUbCI4/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Binfrared.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/S1kCgfu-7OI/AAAAAAAAAJk/bC1GuZrROUY/s1600-h/IR+STAND+CORONA.jpg"&gt;Infra Red Rays Corona&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;HARGA : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;Rp.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;2.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Merk / tipe : &lt;span style="color:#0000ff;"&gt;CORONA type GL-88 One lamp&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Power : AC 220 V, 5A / 60 Hz&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Power Comsuption : 150 W&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Weight : 10,5 Kg&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Timer : Digital Continous adjustment in 90 min&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Reflector : Alumunium&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kategori &lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-2766675817859156489?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2766675817859156489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2766675817859156489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-infra-red-corona-stand.html' title='Alat Fisioterapi : Infra Red Corona STAND'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-tSJ7l9q3fmM/TilPlgrht8I/AAAAAAAAA2M/ncuKs1gq59c/s72-c/IR%2BSTAND%2BCORONA.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5255989737539413868</id><published>2012-01-10T22:09:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:10:04.005+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Infra Red Stand'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : Infra Red Stand</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/12/irr-stand-marvell-3-lamp.html"&gt;IRR Stand Marvell 3 Lamp (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-sYYVupyynD4/TilPMqm1bkI/AAAAAAAAA2E/6bs5MQZPy9I/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Binfrared%2B3%2Blampu.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-oN96uQDjuXo/TilPFLNT28I/AAAAAAAAA18/_n0IGkNeFc8/s1600/alat%2Bfisioterapi2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 217px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-oN96uQDjuXo/TilPFLNT28I/AAAAAAAAA18/_n0IGkNeFc8/s400/alat%2Bfisioterapi2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632119759330073538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhVVxSiniI/AAAAAAAAAsg/l_dYUHzxZ_Y/s1600/irr%2BMarvell.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 296px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhVVxSiniI/AAAAAAAAAsg/l_dYUHzxZ_Y/s400/irr%2BMarvell.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546276773603483170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhVVeYD4KI/AAAAAAAAAsY/y1feVael6HU/s1600/irr%2Bmarvell2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 284px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhVVeYD4KI/AAAAAAAAAsY/y1feVael6HU/s400/irr%2Bmarvell2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546276768526360738" border="0" /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;Harga Rp. 3.500.000&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5255989737539413868?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5255989737539413868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5255989737539413868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-infra-red-stand.html' title='Alat Fisioterapi : Infra Red Stand'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-oN96uQDjuXo/TilPFLNT28I/AAAAAAAAA18/_n0IGkNeFc8/s72-c/alat%2Bfisioterapi2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-6430058610000375167</id><published>2012-01-10T22:08:00.001+07:00</published><updated>2012-01-10T22:08:57.564+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENS KWD 808'/><title type='text'>Alat Fisioterapi TENS KWD 808</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; TENS KWD 808 China (alat fisioterapi) &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-d3WyVVnEat8/TilNGqTolFI/AAAAAAAAA1c/DQzeI3zLJNA/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Bkwd2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 229px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-d3WyVVnEat8/TilNGqTolFI/AAAAAAAAA1c/DQzeI3zLJNA/s400/alat%2Bfisioterapi%2Bkwd2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632117585834710098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RBY1CCq3FMM/TilMvGc5DOI/AAAAAAAAA1U/iE9-CMvZGbs/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2BKWD-808.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RBY1CCq3FMM/TilMvGc5DOI/AAAAAAAAA1U/iE9-CMvZGbs/s400/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2BKWD-808.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632117181072870626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/S6GOdv3fdyI/AAAAAAAAARA/EixmZzCI6Ts/s1600-h/Acupuncture_Stimulator__KWD-808.jpg"&gt;TENS KWD 808&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;HARGA : Rp. 750.000&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-weight: bold;"&gt;Features&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;6 channels&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Locates Acu-Points&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Stimulating  massage and magnetic treatment&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Safety feature&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Various  pulse wave modes&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Specifications&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Wave  modes: Continuous Wave, Dense-Disperse Wave, Intermittent Wave, Ripple  Wave and Respiration Wave&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Power supply: AC or DC (6 batteries C)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Power  consumption: 5W&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Weight: 1.5 kg (3.3 lbs)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dimension: 220  x 170 x 75 mm (8.5" x 7" x 3")&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Package includes: stimulator,  acu-points locator, 6 wire clips (pin wires), 6 magnets, 6 pairs of  rubber pads.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-6430058610000375167?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/6430058610000375167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/6430058610000375167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-tens-kwd-808.html' title='Alat Fisioterapi TENS KWD 808'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-d3WyVVnEat8/TilNGqTolFI/AAAAAAAAA1c/DQzeI3zLJNA/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Bkwd2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5728584354888538015</id><published>2012-01-10T22:06:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:07:58.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENS MARVELL'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : TENS dan Elektrikal stimulasi  MARVELL</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; TENS MARVELL (alat fisioterapi) &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-AH-Us8dnqfc/TilMWOp6BaI/AAAAAAAAA1M/RN9rwRxPRHY/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Binterverensi%2Bdan%2Btens.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 310px; height: 258px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-AH-Us8dnqfc/TilMWOp6BaI/AAAAAAAAA1M/RN9rwRxPRHY/s400/alat%2Bfisioterapi%2Binterverensi%2Bdan%2Btens.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632116753778214306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhVyBjN51I/AAAAAAAAAso/umeywYLmZeQ/s1600/es%2Bmarvell.jpg"&gt;Harga &lt;/a&gt;: Rp. 3.500.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah  Electric Stimulator &amp;amp; TENS , Sinyal utama pada system ini  adalah  berbentuk sinyal kotak (rectangular). Jenis arus yang tersedia  pada  tipe ini adalah DC (Direct Current) monophasic pulsed - interrupt  DC  dan AC (Alternate Current) biphasic pulsed - interrupt modulation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kelompok arus DC dengan penamaan IDC terdapat 4 jenis spesifikasi  sinyal, yaitu :&lt;br /&gt;1.IDC Variabel&lt;br /&gt;2.IDC Trabert&lt;br /&gt;3.Faradic&lt;br /&gt;4.Galvanic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kelompok arus AC dengan penamaan TENS terdapat 4 jenis spesifikasi   sinyal, yaitu :&lt;br /&gt;1. Burst&lt;br /&gt;2. Conventional&lt;br /&gt;3. AL-TENS (Accupuncture Like TENS),&lt;br /&gt;4. Intens&lt;br /&gt;5. Interferensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi dan kontra indikasi fisio elektris&lt;br /&gt;Kontra indikasi umum :&lt;br /&gt;1.Demam&lt;br /&gt;2.Tumor&lt;br /&gt;3.Tuberculosa&lt;br /&gt;4.Pasien tidak sadar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Absolute kontra indikasi :&lt;br /&gt;1.Hilangnya sensitifitas pada daerah yang di terapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relatif kontra indikasi :&lt;br /&gt;1.Kelainan kulit dan gangguan sensitifitas&lt;br /&gt;2.Proses radang yang terlokalisir&lt;br /&gt;3.Thrombosis  ( beresiko terjadinya embolism )&lt;br /&gt;4.Ibu hamil ( untuk aplikasi pada lumbal dan perut )&lt;br /&gt;5.Pasien yang cenderung mengalami pendarahan&lt;br /&gt;6.Adanya pace maker ( absolute kontra indikasi bagi TENS )&lt;br /&gt;7.Implant methalik ( Jika pasien merasakan tidak nyaman )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relatif kontra indikasi untuk TENS&lt;br /&gt;1.Daerah sinus carotif&lt;br /&gt;2.Mata&lt;br /&gt;3.Penderita jantung ( untuk aplikasi di dada )&lt;br /&gt;4.CVA ( untuk aplikasi pada kepala )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELOMPOK JENIS SINYAL IDC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.IDC Variabel&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Rectangular Direct Current,&lt;br /&gt;Monophasic Pulsed,&lt;br /&gt;Interrupted DC,&lt;br /&gt;Waktu interval dan durasi dapat di sesuaikan menurut kebutuhan,&lt;br /&gt;Interval time : 1 – 2000mS,&lt;br /&gt;Duration time : 1 – 200mS,&lt;br /&gt;Karakter :&lt;br /&gt;Untuk Elektrodiagnosis :&lt;br /&gt;pemeriksaan myasthenic reaction&lt;br /&gt;pemeriksaan myotonic reaction&lt;br /&gt;Lokalisasi neuropraxia blok&lt;br /&gt;Membuat Strenght Durattion Curve ( SDC )&lt;br /&gt;Untuk Elektroterapi : ( Fungsional Elektro Stimulasi / FES )&lt;br /&gt;Pasca operasi / pasca trauma dimana pasien tidak ada kemampuan  berkontraksi secara voluntair&lt;br /&gt;Stadium awal ( re – innervasi )&lt;br /&gt;Athropy akibat immobilisasi dalam waktu yang lama&lt;br /&gt;Paralisis / parese akibat hemiplegi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.IDC Trabert&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Rectangular Direct Current,&lt;br /&gt;Monophasic Pulsed,&lt;br /&gt;Interrupted DC,&lt;br /&gt;Waktu interval dan durasi tidak dapat diatur,&lt;br /&gt;Interval time : 5 mS,&lt;br /&gt;Duration time : 2 mS,&lt;br /&gt;Karakter :&lt;br /&gt;Untuk  memodulasi nyeri pada syaraf bermyelin tipis dengan metode  segmental  misal : nyeri pada cervical headache baik yang menjalar sampai  lengan  atau tidak, nyeri akibat intermittent claudication ( nyeri pada  gastroc  saat jalan ).&lt;br /&gt;Aplikasi :&lt;br /&gt;nyeri kepala / leher yang tidak menjalar  sampai lengan penempatan  elektroda negative di posisikan caudal dari  pada elektroda positif.&lt;br /&gt;Nyeri kepala / leher yang menjalar elektroda negative di posisikan  proximal dari pada elektroda positif.&lt;br /&gt;Untuk  nyeri intermittent claudication jika bilateral elektroda negative  di  letakkan pada region gluteal, elektroda positif di lumbal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.IDC Faradic&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Rectangular Direct Current,&lt;br /&gt;Monophasic Pulsed,&lt;br /&gt;Interrupted DC,&lt;br /&gt;Bentuk pulsa simetris ( interval = durasi ),&lt;br /&gt;Frekwensi telah ditentukan sebesar 50Hz, 100Hz dan 250Hz,&lt;br /&gt;Waktu interval dan durasi sebesar 0,5 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Elektrodiagnosis :&lt;br /&gt;pemeriksaan myasthenic reaction&lt;br /&gt;pemeriksaan myotonic reaction&lt;br /&gt;Lokalisasi neuropraxia blok&lt;br /&gt;Untuk Elektroterapi : ( Fungsional Elektro Stimulasi / FES )&lt;br /&gt;Pasca operasi / pasca trauma dimana pasien tidak ada kemampuan  berkontraksi secara voluntair&lt;br /&gt;Stadium awal ( re – innervasi )&lt;br /&gt;Athropy akibat immobilisasi dalam waktu yang lama&lt;br /&gt;Paralisis / parese akibat hemiplegi&lt;br /&gt;Pada kasus  kesulitan jalan elektroda dapat di aplikasikan pada nervus  peroneus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.IDC Galvanic / CDC (Continues Direct Current)&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Continues Direct Current,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter :&lt;br /&gt;Digunakan  untuk iontoforosis ion –ion aktif missal : memasukkan ion obat  ke  dalam jaringan melalui kulit , ion obat yang bermuatan negative di   letakkan pada elektroda yang bermuatan negative sehingga terjadi reaksi   tolak menolak , kemudian elektroda yang bermuatan positif di letakkan   secara berlawanan sehingga ion obat akan masuk ke dalam kulit, jika ion   obat bermuatan positif aplikasinya sebaliknya.&lt;br /&gt;Indikasi :&lt;br /&gt;1.Scarf ( nyeri jaringan parut )&lt;br /&gt;2.Neuralgia&lt;br /&gt;3.Subcutaneus fibrosis&lt;br /&gt;4.Tendinitis&lt;br /&gt;5.Luka&lt;br /&gt;6.Infection jamur&lt;br /&gt;7.Arthrosis&lt;br /&gt;8.Nyeri akibat injection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELOMPOK JENIS SINYAL TENS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Burst TENS&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Symmetric Rectangular Alternate Current,&lt;br /&gt;Biphasic pulsed,&lt;br /&gt;Interrupted modulation,&lt;br /&gt;Waktu Durasi   : 200μS atau ( Simetris 2,5 KHz )&lt;br /&gt;Frekwensi  :  1 – 10 Hz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burst TENS  jika conventional TENS tidak efektif&lt;br /&gt;misalya  pada daerah di jaringan  yang dalam seperti myofacial pain dan  kasus kasus nyeri kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi :&lt;br /&gt;Elektroda di tempatkan pada syaraf perifer / distal motor point (  biasanya terletak 1/3 proximaldari muscle belly )&lt;br /&gt;Lama pemberian arus 20 – 45 menit ( agar tidak terjadi kelelahan otot  karena pada arus burst TENS terjadi kontraksi otot ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Conventional TENS&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Symmetric Rectangular Alternate Current,&lt;br /&gt;Biphasic pulsed,&lt;br /&gt;Interrupted modulation,&lt;br /&gt;Waktu Durasi   : 200μS atau ( Simetris 2,5 KHz )&lt;br /&gt;Frekwensi  :  80 - 100 Hz&lt;br /&gt;Sasaran arus adalah mengaktivasi saraf diameter besar.&lt;br /&gt;Serabut yang akan teraktivasi adalah A beta, mekanoreseptor.&lt;br /&gt;Sensasi yang ditimbulkan adalah Paraestesia yang kuat dengan  sedikitkontraksi.&lt;br /&gt;Karakter fisika yang dimiliki adalah frekwensi tinggi dengan intensitas  rendah pola kontinyu&lt;br /&gt;Conventional  TENS indikasi untuk mengobati hyperesthesia dan causalgya  sebagai  akibat dari lesi saraf perifer, phantom pain, Scarf, post  operasi pain  dan low back pain.&lt;br /&gt;Aplikasi :&lt;br /&gt;Elektroda di posisikan pada titik  nyeri dermatom, durasi terapi dapat di  lakukan secara terus menerus  saat nyeri terjadi, mekanisme analgetiknya  pada tingkat segmental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Intens TENS&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Symmetric Rectangular Alternate Current,&lt;br /&gt;Biphasic pulsed,&lt;br /&gt;Interrupted modulation,&lt;br /&gt;Frekwensi : 200Hz&lt;br /&gt;Interval/Durasi : 0,5 – 2 detik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter :&lt;br /&gt;Sasaran arus adalah mengaktivasi serabut saraf berdiameter kecil.&lt;br /&gt;Jaringan yang teraktivasi adalah Nosiseptor.&lt;br /&gt;Sensasi yang diinginkan adalah intensitas tertinggi yang masih dapat  ditolelir pasien dengan sedikit kontraksi otot.&lt;br /&gt;Karakter  fisika yang dimiliki adalah frekwensi tinggi 200 pps dengan  durasi  &amp;gt;1000μS, intensitas tertinggi yang masihtertolelir pola arus   kontinyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penggunaan :&lt;br /&gt;Elektrode ditempatkan pada daerah nyeri atau disebelah proksimal titik  nyeri pada cabang utama saraf yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Profil analgetik &amp;lt;&amp;gt; 1 jam dan bisa terjadi hipoaestesia.&lt;br /&gt;Durasi terapi yang dianjurkan adalah 15 menit.&lt;br /&gt;Mekanisme analgetiknya adalah peripheral, ekstrasegmental serta  segmental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.AL-TENS ( Acupuncture Like TENS )&lt;br /&gt;Spesifikasi Sinyal :&lt;br /&gt;Symmetric Rectangular Alternate Current,&lt;br /&gt;Biphasic pulsed,&lt;br /&gt;Interrupted modulation,&lt;br /&gt;Waktu Durasi   : 200μS atau ( Simetris 2,5 KHz )&lt;br /&gt;Frekwensi  :  1 - 10 Hz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter :&lt;br /&gt;Sasaran  arus adalah aktivasi motorik untuk menimbulkan kantraksi  otot-otot  fasik yang berakhir pada aktivasi saraf berdiameter kecil non  noksius.&lt;br /&gt;Serabut yang teraktivasi adalah G III, A delta ergoseptor.&lt;br /&gt;Sensasi yang diinginkan adalah kontraksi otot fasik yang kuat tetapi  nyaman.&lt;br /&gt;Karakteristik fisika yang dimiliki adalah frekwensi rendah, intensitas  tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penggunaan :&lt;br /&gt;Elektrode ditempatkan pada motor point atau nyeri miotom.&lt;br /&gt;Profil  analgetik yang dimiliki adalah terjadi pada &amp;gt; 30 menit setelah   dinyalakan dan baru hilang &amp;gt;1 jam setelah mesin dipadamkan.&lt;br /&gt;Durasi terapi yang dianjurkan adalah 30 menit setiap terapi.&lt;br /&gt;Mekanisme analgetiknya adalah ekstrasegmental/supraspina&lt;br /&gt;&lt;div class="clear_left"&gt;&lt;wbr&gt;l /  supraspinal ataupun segmental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Specifikasi :&lt;br /&gt;Power                             AC 220 V / 60 Hz&lt;br /&gt;Power consumption        60 watt&lt;br /&gt;Output power                100 mA&lt;br /&gt;Treatment frequency    3 ~ 2000 Hz&lt;br /&gt;Treatment time              1 ~ 90 minute&lt;br /&gt;Pulse                              150 ~ 200 mS&lt;br /&gt;Dimension                      250 X 180 X 90 milimeter&lt;br /&gt;Mode                             IDC    :  Variable, trabert, faradic,  Galvanic&lt;br /&gt;TENS :  Burst, Conventional, Intens, AL- TENS&lt;br /&gt;Channel output            Dual channel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kategori &lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5728584354888538015?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5728584354888538015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5728584354888538015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-tens-dan-elektrikal.html' title='Alat Fisioterapi : TENS dan Elektrikal stimulasi  MARVELL'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-AH-Us8dnqfc/TilMWOp6BaI/AAAAAAAAA1M/RN9rwRxPRHY/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Binterverensi%2Bdan%2Btens.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-2043909372042797105</id><published>2012-01-10T20:35:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T20:36:21.190+07:00</updated><title type='text'>harga alat fisioterapi   37                   alat fisioterapi   31                   jual alat fisioterapi   15                   alat diatermi lampu</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;harga alat fisioterapi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;37&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;alat fisioterapi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;31&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;jual alat fisioterapi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;15&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;alat diatermi lampu&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;8&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;gambar traksi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;8&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;alat alat fisioterapi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;6&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;alat fisioterapi merek og giken&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;6&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;distributor alat fisioterapi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;6&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;gambar alat enraf&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" align="right"&gt;&lt;div class="GKFKIV-MT"&gt;6&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="GKFKIV-CB" style="vertical-align: middle;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="10px" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-NT" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: middle;" width="380px" align="left"&gt;&lt;table class="GKFKIV-P" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" align="left"&gt;&lt;div class="gwt-HTML"&gt;&lt;div class="GKFKIV-HU GKFKIV-IU"&gt;jual alat fisiotherapy&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-2043909372042797105?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2043909372042797105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2043909372042797105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/harga-alat-fisioterapi-37-alat.html' title='harga alat fisioterapi   37                   alat fisioterapi   31                   jual alat fisioterapi   15                   alat diatermi lampu'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5899002954819963935</id><published>2012-01-09T21:36:00.000+07:00</published><updated>2012-01-09T21:38:02.489+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/07/microwave-diathermy-biowave-hm-801.html"&gt;Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801 (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lT8NmCVCJq4/Th1AwcDj0bI/AAAAAAAAAys/4fivRgn5o4o/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 229px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-lT8NmCVCJq4/Th1AwcDj0bI/AAAAAAAAAys/4fivRgn5o4o/s400/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628726310192009650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TE0Ch3SWWOI/AAAAAAAAAhE/5g2ITMlKDbg/s1600/BIOWAVE.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Harga Rp. 40.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;span style="" title=""&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/07/microwave-diathermy-biowave-hm-801.html"&gt;Microwave&lt;/a&gt; menembus lebih dalam ke dalam jaringan, otot dan dengan demikian meningkatkan sirkulasi darah lokal di otot. &lt;/span&gt;&lt;span style="" title=""&gt;organisasi subkutan dan orang lain dapat diperingatkan secara merata tanpa pemanasan kulit berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" title=""&gt;Microwave  terapi dapat diterapkan untuk bagian perawatan pasien dengan dalam gaun  hanya dengan memutar radiator dengan porsi pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" title=""&gt;Biowave  HM-801 memiliki radiasi panas sistem serbaguna terkonsentrasi dan  keberhasilan terapi termasuk efek termal tidak bisa dibantah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SESIFICATION&lt;br /&gt;* Power : AC 220V, 60Hz&lt;br /&gt;* Power consumption : 700W&lt;br /&gt;* Output strength : 0-24W&lt;br /&gt;* Output frequency : 2450MHz&lt;br /&gt;* Wavelength of : 124.4mm&lt;br /&gt;* Output mode : Continous &amp;amp; intermitten&lt;br /&gt;* Treatment time : 5-30minutes&lt;br /&gt;* Weight : 22kg&lt;br /&gt;* Dimension : 430x315x760mm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5899002954819963935?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5899002954819963935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5899002954819963935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-microwave-diathermy.html' title='Alat Fisioterapi : Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lT8NmCVCJq4/Th1AwcDj0bI/AAAAAAAAAys/4fivRgn5o4o/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-4704119843563327811</id><published>2012-01-09T21:35:00.000+07:00</published><updated>2012-01-09T21:36:32.879+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Microwave Diatermi (MWD) MW250'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : Microwave Diatermi (MWD) MW250</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/01/mmw-200-microwave-diathermy-digital.html"&gt;Microwave Diatermi (MWD) MW250 (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-aSHR_S9ynt8/TilJqnqQNbI/AAAAAAAAA0c/5DZDe9eh7Jw/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-aSHR_S9ynt8/TilJqnqQNbI/AAAAAAAAA0c/5DZDe9eh7Jw/s400/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632113805553055154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Harga : 33.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/search/label/MICROWAVE%20DIATERMI"&gt;Microwave&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/search/label/MICROWAVE%20DIATERMI"&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;diathermy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Jenis&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;MW&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Unit&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;-&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps atn"&gt;250 (&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;dengan digital&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;layar&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;mengadopsi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;prinsip&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;bahwa microwave&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;polarisasi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;molekul&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Ini membuat&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;suhu&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;kutub&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;positif dan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;negatif dari&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;molekul air dalam&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;tubuh manusia&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;meningkat&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;cepat karena&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;gesekan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;ungu&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;antara&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;molekul dengan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;perubahan yang cepat dari&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;lapangan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;listrik&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;microwave&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;maka air&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;menghaluskan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;menguap,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dan pada&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;tisu lalu&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dipadatkan&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Ini adalah teknologi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;baru yang dapat&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;menggantikan teknologi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;konvensional&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;listrik&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;membakar&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;, membekukan&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;laser.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Unit ini&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dikendalikan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;oleh komputer&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dan memiliki&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;fungsi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;ganda&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;terapi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dan fisioterapi&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;JANGKAUAN&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;OPERASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Jenis&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dari alat&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;memiliki fungsi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;lengkap,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;mudah&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dioperasikan&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Hal ini dapat&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;ekstensif&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;penggunaan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dalam operasi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;pada saluran&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;pencernaan&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;, ginekologi&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;bedah&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;wasir&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;, dermatologi&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;organ-organ indera&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;kelima&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;organ&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;kemih&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;saluran empedu&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;/&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;kantong empedu&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;dan bedah saraf&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;DASAR&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;PARAMETER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Model:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;tipe I&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;kategori B&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;microwave&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;frekuensi output&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;±&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;2450MHz&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;30MHz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Microwave&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;power output&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;0&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;~&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;250&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;W&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps atn"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;disesuaikan&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Batas waktu&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;kontrol otomatis&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;0&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;~&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;99&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;menit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Power supply&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;: 220V&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;±&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;22V&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;50Hz&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;±&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;1Hz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Konsumsi daya&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;440VA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Komponen&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;bagian:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;unit utama dan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;aksesorinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps atn"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;termasuk kabel&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;output dan&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;probe)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Dimensi&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;tubuh&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;utama:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;360&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;x&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;420&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;x&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;800&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;mm&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;•&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;Berat kotor&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;:&lt;/span&gt; &lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif" class="hps"&gt;30 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-4704119843563327811?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4704119843563327811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4704119843563327811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-microwave-diatermi-mwd.html' title='Alat Fisioterapi : Microwave Diatermi (MWD) MW250'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-aSHR_S9ynt8/TilJqnqQNbI/AAAAAAAAA0c/5DZDe9eh7Jw/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5537188523785055076</id><published>2012-01-09T21:33:00.000+07:00</published><updated>2012-01-09T21:34:45.416+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Traksi China JYZ IIIB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hina JYZ IIIB'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : Traksi China JYZ IIIB</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/12/traksi-china-jyz-iiib.html"&gt;Traksi China JYZ IIIB (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-7387025386644844135"&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-XHpaFUFm3Q4/TilHI8KiDqI/AAAAAAAAAz8/4xbzuHS1bgs/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bjyz-IIIB.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 355px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-XHpaFUFm3Q4/TilHI8KiDqI/AAAAAAAAAz8/4xbzuHS1bgs/s400/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bjyz-IIIB.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632111027918343842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Harga :Rp. 55.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TVCaKW66JCI/AAAAAAAAAu8/2gTOoTczqDw/s1600/jyz%2B3b.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 329px; height: 325px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TVCaKW66JCI/AAAAAAAAAu8/2gTOoTczqDw/s400/jyz%2B3b.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571122241799332898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TVCZtnVmpVI/AAAAAAAAAus/YVLNUmqA85g/s1600/jyz%2B3b.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori &lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;a style="text-decoration: none;" href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.indonesianrehabequipment.com%2Fsearch%2Flabel%2FTRAKSI%2520UNIT&amp;amp;t=INDONESIAN%20REHAB%20EQUIPMENT%20%28Distributor%20Alat%20Fisioterapi%29%3A%20TRAKSI%20UNIT&amp;amp;src=sp" name="fb_share" type="button"&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor:pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;Bagikan ke Teman Facebook anda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer"&gt; &lt;div class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt;&lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-1851639421"&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=4707975324299896170&amp;amp;postID=7387025386644844135&amp;amp;from=pencil" title="Edit Entri"&gt; &lt;img alt="" class="icon-action" src="http://img2.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif" width="18" height="18" /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;                                                                        &lt;a name="1607713665753516509"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/01/traksi-mot-90.html"&gt;TRAKSI MOT-90 dr. Morthon (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-iDY7XxDKgqw/TilIVCa74xI/AAAAAAAAA0E/yyV3mW2Hqo8/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bmot.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 247px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-iDY7XxDKgqw/TilIVCa74xI/AAAAAAAAA0E/yyV3mW2Hqo8/s400/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bmot.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632112335267816210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/S1fuwDAM3NI/AAAAAAAAAHs/RP4-00mINdc/s1600-h/traksi.jpg"&gt;Traksi MOT 90&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Microcomputer Control Cervix &amp;amp; Lumbal Traction 100Kg&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Harga : 55.000.000&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5537188523785055076?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5537188523785055076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5537188523785055076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-traksi-china-jyz-iiib_09.html' title='Alat Fisioterapi : Traksi China JYZ IIIB'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-XHpaFUFm3Q4/TilHI8KiDqI/AAAAAAAAAz8/4xbzuHS1bgs/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bjyz-IIIB.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-4436257171575398049</id><published>2012-01-09T21:32:00.000+07:00</published><updated>2012-01-09T21:33:39.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Traksi China JYZ IIIB'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : Traksi China JYZ IIIB</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/12/traksi-china-jyz-iiib.html"&gt;Traksi China JYZ IIIB (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-XHpaFUFm3Q4/TilHI8KiDqI/AAAAAAAAAz8/4xbzuHS1bgs/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bjyz-IIIB.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 355px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-XHpaFUFm3Q4/TilHI8KiDqI/AAAAAAAAAz8/4xbzuHS1bgs/s400/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bjyz-IIIB.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632111027918343842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;Harga :Rp. 55.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TVCaKW66JCI/AAAAAAAAAu8/2gTOoTczqDw/s1600/jyz%2B3b.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 329px; height: 325px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TVCaKW66JCI/AAAAAAAAAu8/2gTOoTczqDw/s400/jyz%2B3b.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571122241799332898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TVCZtnVmpVI/AAAAAAAAAus/YVLNUmqA85g/s1600/jyz%2B3b.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-4436257171575398049?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4436257171575398049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4436257171575398049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-traksi-china-jyz-iiib.html' title='Alat Fisioterapi : Traksi China JYZ IIIB'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-XHpaFUFm3Q4/TilHI8KiDqI/AAAAAAAAAz8/4xbzuHS1bgs/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Btraksi%2Bjyz-IIIB.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-1989268664955914266</id><published>2012-01-09T21:31:00.000+07:00</published><updated>2012-01-09T21:32:36.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Traksi Elektrik Marvell'/><title type='text'>Alat Fisioterapi : Traksi Elektrik Marvell</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2011/04/traksi-elektrik-marvell.html"&gt;TRAKSI ELEKTRIK MARVELL (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;h3 style="color: rgb(255, 255, 255);" class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://arif-sugiri.blogspot.com/2011/02/traksi-elektrik-marvell.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);" class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FqtiLLQ5O5w/TVNjWOuS2MI/AAAAAAAAAyw/J-zXPLkunrU/s1600/traksi+marvell.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-FqtiLLQ5O5w/TVNjWOuS2MI/AAAAAAAAAyw/J-zXPLkunrU/s320/traksi+marvell.jpg" width="320" border="0" height="256" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rOg_HFqyIR8/TVNjzsI2EFI/AAAAAAAAAy8/__4s1t_TK88/s1600/mesin+traksi+marvell.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-rOg_HFqyIR8/TVNjzsI2EFI/AAAAAAAAAy8/__4s1t_TK88/s200/mesin+traksi+marvell.jpg" width="200" border="0" height="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Harga : 35.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Pengenalan Produk ;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Inovasi t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;erb&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;aru traksi elektrik Marvel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Desain dan teknologi modern &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;dilengkapi dengan beberapa metode terapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Mudah dalam aplikasi dengan indikator digital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Spesification ;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Power : 50 W 220 V&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Traction load : 5 – 99 kg&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hold time : electronic 1 – 60 sec&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rest time : electronic 1 – 60 sec&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Treatment timer : 60 min.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dimention main unit : 300 x 520 x 700 mm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dimention&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; bed unit : 2240 x 560 x 760 mm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Weight main unit : 80 kg&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Weight Bed unit : 40 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;INDICATION ;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.  CERVICAL VERTEBRA DISEASE ; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;hernia   disease, deformity cercival vertebrae, secendary scalenus syndrome,   fracture of the spinal cord bone, shoulder and arm symptom, whiplash   injury.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.     LUMBOSACRAL VERTEBRA DISEASE ;  hernia nucleus pulposus (HNP),   cartilage disease, Low back pain, sciatica (ischialgia), fracture in   bone, distraction of vertebra lumbalis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;&lt;b&gt;Accessories :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.  Stool&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.  Traction belt&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;3.  Cervical harnes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-1989268664955914266?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1989268664955914266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1989268664955914266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/alat-fisioterapi-traksi-elektrik.html' title='Alat Fisioterapi : Traksi Elektrik Marvell'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FqtiLLQ5O5w/TVNjWOuS2MI/AAAAAAAAAyw/J-zXPLkunrU/s72-c/traksi+marvell.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-4061100359478112748</id><published>2012-01-08T21:50:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senam Bayi'/><title type='text'>SENAM BAYI, StimulasiOptimal di Masa Pertumbuhan</title><content type='html'>&lt;p&gt;SENAM merupakan cara terbaik untuk mempertahankan kebugaran. Bagaimana bila ini diterapkan pada bayi?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senam bayi merupakan bentuk permainan gerakan pada bayi, yang  bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, serta kemampuan  pergerakan bayi secara optimal. Selain itu, juga untuk mengetahui jika  terjadi perkembangan yang salah secara dini. Ini merupakan tindakan  antisipasi yang tepat untuk penanganan agar bayi tumbuh normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Senam bayi sangat penting karena ini merupakan salah satu usaha  untuk mengoptimalisasikan proses tumbuh kembang pada bayi. Segala aspek  yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi bisa tercapai dan terpenuhi.  Selain itu, dengan senam bayi juga bisa mendorong inteligensi yang  kompleks untuk bayi, termasuk belajar mengoordinasi,” ungkap ahli  fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik Sutini  SMPh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara, menurut Ahli Rehabilitasi Medik RSUPN Cipto Mangunkusumo  dr Amendi Nasution SpRM, senam bayi sangat penting untuk menguatkan  otot-otot dan juga sendisendi pada bayi sebagai persiapan bayi untuk  duduk, berdiri, dan berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal senada diungkapkan seorang penyelenggara pendidikan dan kesehatan  sekaligus kepala sekolah Twinkle Star, Lely Tobing, ”Senam bagi bayi  sangat penting karena sama halnya dengan orang dewasa yang butuh senam  untuk kebugaran tubuh. Begitu juga bagi bayi, dengan senam bayi membuat  bayi merasa lebih segar.” Senam bayi sebaiknya dilakukan ketika bayi  berumur 3 bulan ke atas, setelah kepala bayi mulai kuat. Saat usia bayi  belum mencapai 3 bulan, gerakan- gerakan yang dilakukan bayi lebih  kepada gerakan refleks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Sehingga kalau belum usia 3 bulan sudah diintervensi dengan gerakan  yang dibantu orang lain, maka bisa saja akan terjadi penyimpangan-  penyimpangan pada gerakan refleks bayi tersebut,” ung- kap Ninik.  Gerakan pada senam bayi juga harus disesuaikan dengan perkembangan  motoriknya. Ada tahapan-tahapan penting yang harus diperhatikan pada  senam bayi, hal ini sesuai dengan proses tumbuh kembang bayi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Ada tiga tahap perkembangan bayi.Tahap pertama usia 3–6 bulan,tahap  kedua usia 6–9 bulan, dan tahap ketiga usia 9–12 bulan,” ungkap dr  Amendi. Untuk tahap awal, usia 3– 6 bulan, merupakan proses bayi belajar  merangkak, dibutuhkan tangan dan kaki yang kuat untuk menopang tubuh  bayi ketika merangkak. Senam dengan mengoptimalkan gerakan tangan dan  kaki, berfungsi untuk membantu bayi merangkak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Tahapan pertama bisa dimulai dengan senam di antara kedua tangan,  kedua kaki, dan mata. Dengan fokusnya pada gerakan tangan dan kaki,”  ucap Ninik. ”Selain fokus pada gerakan kaki dan tangan, mata bayi juga  dirangsang untuk mengikuti pergerakan kedua tangan dan kaki,” ujarnya.  Senam bayi bisa dilakukan dengan posisi bayi tengkurap atau telentang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk posisi bayi tengkurap bisa dengan cara menekan pantat bayi  secara halus dan pelan-pelan untuk memperoleh pergerakan panggul yang  optimal. Bisa juga dikombinasikan dengan mengangkat kedua kaki sampai  lutut bersudut 90 derajat. Hal ini untuk meluaskan pergerakan panggul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, menurut Lely Tobing, gerakan-gerakan senam bisa  dilakukan dengan menarik kaki kiri dan kaki kanan ke depan sehingga bisa  membantu saat dia mulai merangkak karena otot-ototnya menjadi lebih  lentur dan juga membantu otot-ototnya ketika bergerak. Jika bayi mulai  tengkurap, proses tumbuh kembang selanjutnya adalah persiapan untuk  duduk, menurut dr Amendi, otot panggul bayi perlu distimulasi agar bayi  bisa duduk dengan benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dipandu Tenaga Ahli &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SENAM bayi dapat dilakukan oleh orangtua atau orang yang terdekat  dengan sang anak. Namun untuk bayi prematur, ahli rehabilitasi medik  RSUPN Cipto Mangunkusumo dr Amendi Nasution SpRM menyarankan sebaiknya  yang melakukan senam bayi adalah orang yang profesional atau ahli  fisioterapi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Bukan berarti orangtua tidak boleh. Tetapi memang sebaiknya yang  melakukan adalah ahli fisioterapi karena takutnya kalau orangtua  langsung yang melakukan, terjadi kesalahan pada gerakan senamnya,”  ungkapnya. Menurut dia, senam untuk bayi prematur berbeda dengan senam  untuk bayi normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Disesuaikan dengan kondisi bayi,” ujarnya. Hal yang sama juga  disarankan oleh ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan  Surabaya Ninik Sutini SMPh. ”Pada dasarnya kan yang mengetahui  perkembangan hari per hari dari si bayi adalah orangtuanya. Dengan  begitu jika orangtua ingin melakukan senam bayi tetap harus di bawah  pengawasan ahli fisioterapi,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu durasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan senam untuk  bayi prematur seperti yang diungkapkan Ninik adalah 3 kali dalam sehari  selama 10 menit. ”Dengan demikian,diharapkan bayi bisa mengejar  keterlambatannya, dan nantinya bisa tumbuh kembang seperti layaknya bayi  normal,” paparnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan panduan dari ahli fisioterapi, senam bayi yang bertujuan untuk  merangsang pertumbuhan dan perkembangan, serta kemampuan pergerakan  bayi secara optimal dapat dicapai dengan sempurna. Sentuhan pada bayi  juga mempererat hubungan ibu- anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lakukan oleh Orang Terdekat &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GERAKAN pada senam bayi tidak boleh dipaksakan. Sebaiknya, senam  dilakukan oleh orang yang sudah dikenal sang bayi. Akan lebih baik jika  dilakukan oleh sang bunda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan senam bayi jauh lebih mudah karena bayi terbiasa dengan  berbagai sentuhan yang dilakukan si ibu terhadap bayinya. Secara  psikologis, hal tersebut juga menjadi sarana kedekatan antara anak dan  ibu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Ketika melakukan senam bayi, si ibu bisa sambil melakukan proses  komunikasi dengan anak. Tentunya komunikasi yang dilakukan juga yang  sesuai dengan tahap kembang anak. Harapannya, ketika anak sudah besar,  dia akan mencari perlindungan di rumah, bukan di luar rumah,” tutur  Ninik Sutini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sependapat dengan Ninik, Lely Tobing mengatakan, dengan menggerakkan  bagian-bagian tubuh si bayi, akan tercipta sebuah hubungan. Ada dialog  atau interaksi antara ibu dan anak. Dengan alasan itulah, Lely  menyarankan agar gerakan senam bayi dibantu oleh sang ibu. Selain bisa  mempererat pola asuh antara ibu dan anak, menurut dia, keuntungan  lainnya adalah rasa percaya diri anak bisa lebih dikembangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya senam bayi juga bisa dilakukan dengan bantuan ahli  fisioterapi berpengalaman, tapi biasanya ada kendala yang sering  dihadapi. Karena yang melakukan senam adalah orang asing, biasanya anak  suka terkejut. ”Dibutuhkan waktu agar anak bisa merasa welcome,” ungkap  Ninik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun begitu, Ninik mengatakan, ada keuntungan bila senam bayi  dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi, yakni membuat anak lebih  berani menghadapi orang lain. Anak akan menjadi lebih supel dan mudah  bergaul karena sudah terbiasa dengan orang asing. Dengan begitu membuat  anak jadi tidak mudah menangis dan rewel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Selain itu goal yang ingin dicapai juga bisa tepat. Jadi, kalau ada  gerakan-gerakan yang salah bisa segera diatasi,” papar Ninik. Menurut  dia, bayi yang mengikuti senam bayi, umumnya perkembangan motoriknya  lebih cepat daripada yang tidak pernah melakukan senam bayi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manfaat lain dari senam bayi ini, menurut dr Amendi, adalah  melancarkan peredaran atau sirkulasi darah, jantung, meningkatkan  koordinasi dan keseimbangan serta kewaspadaan. Agar mendapat hasil yang  optimal, sebaiknya senam bayi dilakukan rutin setiap pagi dan sore hari  dengan durasi sekitar 10-15 menit setiap harinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Tujuannya selain untuk perkembangan saraf motorik dan sensorik, juga  untuk kecerdasan majemuk. Selain itu untuk berguna untuk  mengoptimalisasikan fungsi pendengaran, penglihatan, dan tumbuh kembang  bayi,” kata Ninik. Senam bayi bisa dilakukan bahkan ketika bayi telah  berusia tiga tahun. Menurut Lely Tobing, pada usia tersebut anak masih  tetap harus dibantu. Lely melihat dari sudut perkembangan bahasa mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemampuan menerima perintah dan mengeluarkan apa yang diperintahkan  dalam bentuk tindakan masih terbatas. Kosakata serta konsentrasi anak  masih terbatas sehingga mereka masih perlu bantuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Misalkan pegang kaki kiri, pegang kaki kanan, tangan kanan diangkat  ke atas, perintah-perintah seperti itu belum tentu mereka langsung  connect,” contohnya. Dia menambahkan, kadang anak masih bingung antara  perintah yang diberikan dengan apa yang harus dilakukan sehingga  membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk melaksanakan apa yang  diperintahkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Senam untuk Bayi Prematur &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ELIS, 28, sempat khawatir ketika bayinya terlahir prematur, dengan  berat sekitar 1.500 gram. Kecemasan semakin menghantui ketika dia mulai  membayangkan buah hatinya tidak bisa tumbuh layaknya bayi normal.  Ketakutan-ketakutan semacam itu mungkin tidak hanya dirasakan Elis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih banyak Elis-Elis yang lain yang melahirkan bayi prematur dan  khawatir akan perkembangan si buah hati. ”Kebetulan saya disarankan oleh  pihak rumah sakit untuk melakukan senam bayi, untuk membantu  perkembangan si kecil,” ungkapnya. Dengan menggunakan buku panduan  mengenai senam bayi, dia mengakui si kecil lebih terbantu dalam proses  tumbuh kembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik  Sutini SMPh mengatakan, senam bayi juga bertujuan untuk mengejar  keterlambatan bayi yang terlahir prematur. ”Sangat disarankan senam bayi  untuk bayi yang terlahir prematur untuk mengejar keterlambatannya. Jika  bayi yang lahir prematur tetapi tidak melakukan senam bayi maka bayi  tersebut akan berkembang apa adanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini dikarenakan tidak ada stimulasi atau rangsangan dari luar  sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai tahap  perkembangan seperti bayi normal,” kata Ninik. Namun, Ninik menjelaskan,  metode senam untuk bayi prematur sedikit berbeda dengan bayi yang  terlahir normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Lebih mengacu pada kemampuan fisik bayi saat itu. Normalnya usia 4  bulan bayi sudah bisa merangkak, tapi kalau bayi prematur belum bisa,  paling dia baru bisa miring ke kanan, dan miring ke kiri. Dengan begitu  senamnya disesuaikan dengan perkembangan fisik si bayi,” papar Ninik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahap ini, lanjut Ninik, hal yang bisa dilakukan adalah dengan  menekuk secara perlahan kaki dan tangan bayi agar ototnya kuat sebagai  persiapan dia merangkak. ”Yang jelas, metode senamnya diturunkan dari  standar tumbuh kembang bayi normal,” ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa dengan senam akan membantu  melancarkan peredaran darah, selain itu edaran darah yang ke otak juga  akan semakin meningkat dan kemampuan sensorik juga akan terangsang lewat  senam bayi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu berbagai aspek yang dibutuhkan untuk tahap tumbuh  kembangnya, seperti sensorik, motorik dan kognitif akan terangkum  semuanya melalui senam bayi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-4061100359478112748?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4061100359478112748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4061100359478112748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/senam-bayi-stimulasioptimal-di-masa.html' title='SENAM BAYI, StimulasiOptimal di Masa Pertumbuhan'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-8570310950489411329</id><published>2012-01-08T21:43:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelatihan Fisioterapi'/><title type='text'>Pelatihan Fisioterapi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pelatihan Fisioterapi dengan subspesialistik Stroke dan Pediatri&lt;br /&gt;Surabaya, 19 – 21 Januari 2012&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Surabaya akan mengadakan Pekan  Pelatihan dan Seminar  ( PEPSI ) dalam bentuk Pelatihan dan Workshop  Fisioterapi pada tanggal 19 – 21 Januari 2012 di Hotel Ibis Surabaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PEPSI yang baru pertama kali diselenggarakan ini memilih tema  Physiotherapy with Love dengan subspesialistik bidang Neurologi dan  Pediatri. Acara ini akan menghadirkan pembicara ahli, seperti Dokter  Spesialis Saraf dan Fisioterapi ahli pada bidangnya masing – masing dan  dengan metode terkini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Waktu dan tempat&lt;br /&gt;Kamis – Sabtu, tgl 19 – 21 Januari 2012&lt;br /&gt;Hotel IBIS Jl. Rajawali ( Jembatan Merah ) Surabaya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investasi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rp 1.900.000,-&lt;br /&gt;termasuk akomodasi 3 hari 2 malam di hotel bintang 3 ( check in tgl 19  jam 12.00 check out tgl 21 jam 12.00 ), Makalah, Sertifikat, breakfast,  lunch, dinner dan snack&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rp 1.600.000,-&lt;br /&gt;tanpa menginap, Makalah, Sertifikat, lunch dan snack&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembayaran&lt;br /&gt;pembayaran dapat dilakukan dengan transfer ke Bank :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bank BCA KCP Dharmahusada no rek : 3880 426 515 an. Trissilowati&lt;br /&gt;Bank Mandiri KC Sidoarjo  no rek : 141 00 0682496 5 an. Fransisca Xaveria Hargiani&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendaftaran&lt;br /&gt;pendaftaran dapat dilakukan secara on line dengan mengisi form pendaftaran peserta pelatihan yang telah tersedia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personal Kontak&lt;br /&gt;Deddy Herman P 08123541031&lt;br /&gt;Arin Supriyadi 08123577642&lt;br /&gt;Ratno Wahyu S  08123111533&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembicara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruang Stroke&lt;br /&gt;Setyawan, M. Physio&lt;br /&gt;Agus Sujono, Dipl. PT&lt;br /&gt;Heru Purbo K, Dipl. PT., M. Kes&lt;br /&gt;M. Irfan, SKM,SSt Ft, M.Fis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruang Pediatri&lt;br /&gt;Nawangsasi Takarini, M. Physio&lt;br /&gt;Debra Maria, LMT,CH,CHA,CBA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Sumber : fisiosby.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-8570310950489411329?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8570310950489411329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8570310950489411329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/pelatihan-fisioterapi.html' title='Pelatihan Fisioterapi'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-2228592070668585498</id><published>2012-01-08T21:36:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lowongan Fisioterapi'/><title type='text'>Lowongan Fisioterapi RS OMNI Hospital</title><content type='html'>&lt;div id="utama2"&gt;        &lt;ul style="line-height:2em;padding:10px;border:1px solid #ccc;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Fisioterapi (Tangerang)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:gray;"&gt;Perusahaan: PT Sarana Meditama Metropolitan&lt;br /&gt;Lokasi: Tangerang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Advertised:4-1-12  | Closing Date:3-2-12  Kami adalah salah satu Rumah Sakit terkemuka di Indonesia yang mempunyai  standart manajemen tinggi &amp;amp; memberikan pelayanan kesehatan yang  komprehensif, profesional, tepat waktu dan tepat guna. Rumah Sakit kami  mendapatkan penghargaan "Superbrand Status" oleh Superbrands Council  Indonesia dan telah terakreditasi 16 bidang pelayanan.  Lingkungan kerja yang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://id.indeed.com/rc/clk?jk=f6085ea23df506f0"&gt;Lihat Detail Lowongan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;Sumber: Jobstreet.com Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-2228592070668585498?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2228592070668585498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2228592070668585498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/lowongan-fisioterapi-rs-omni-hospital.html' title='Lowongan Fisioterapi RS OMNI Hospital'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-3909963892293545161</id><published>2012-01-08T21:33:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.647+07:00</updated><title type='text'>fisioterapi fisioterapi</title><content type='html'>• Lowongan Kerja Perawat, Bidan, Rekam Medik, Fisioterapi, Dokter di Rumah Sakit Swasta Tangerang&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Administrasi, Tata Usaha di Sekolah Katolik TK/SD/SMP/SMA Bhakti Prima&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Dokter Umum, Spesialis, Perawat, Apoteker, Radiografer, Juni 2009 di Rumah Sakit Swasta&lt;br /&gt;• Lowongan Guru Musik, Lukis, Mandarin, Olahraga, di Sekolah Athalia Februari 2010&lt;br /&gt;• Lowongan Guru SD, SMP, SMA, Pustakawan, Keterampilan, Sosiologi, Geografi di Sekolah Terpadu Pahoa&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Tamatan D3 di Harian Jogja Januari 2010&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Developer Properti Paramount Serpong Januari 2010&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja di Yogyakarta Tamatan SMA, D3 di PT Summit Oto Finance&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja BUMN Terbaru Desember 2009 PT Batan Teknologi (Persero)&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Rumah Sakit Sari Asih Group Tangerang Desember 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan farmasi rumah sakit serpong tangerang&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi omni international agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi&lt;br /&gt;• unit fisioterapi omni hospital alam sutera&lt;br /&gt;• LOWONGAN PERAWAT DI PAMULANG&lt;br /&gt;• loker fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan honorer fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja terbaru fisioterapi&lt;br /&gt;• informasi lowongan kerja fisioterapi agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan fisioterapi di rumah sakit agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi&lt;br /&gt;• Lowongan kerja rs d3&lt;br /&gt;• lowongan kerja*rumah sakit*omni*tangerang&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi september 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di rs pertamina balikpapan&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi&lt;br /&gt;• www CPNS Fisioterapi co id&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di pontianak&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di jawa tengah&lt;br /&gt;• lowongan RS omni hospital&lt;br /&gt;• Loker fisioterapi&lt;br /&gt;• fisioterapi rumah sakit omni internasional&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di kaltim&lt;br /&gt;• Lowongan kerja RS di Tangerang&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi bandung september 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi september 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja D3 rekam medis tangerang september oktober 2009&lt;br /&gt;• Loker Rs omni tangerang&lt;br /&gt;• lowongan D3 Fisioterapi September 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapis september 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja terbaru FISIOTERAPI&lt;br /&gt;• lowongan RS Pertamina oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan analis kesehatan DIII jogja internaSIONAL HOSPITAL&lt;br /&gt;• lowongan kerja perawat pt omni hospital banjarmasin&lt;br /&gt;• lowongan kerja administrasi di RS Tangerang september 2009&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan omni hospital&lt;br /&gt;• lowongan perawat honorer&lt;br /&gt;• loker jogja international hospital september 2009&lt;br /&gt;• pns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• loker fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• penerimaan pns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan pns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi untuk cpns 2009 sumatera utara&lt;br /&gt;• lowongan cpns fisioterapi 2010&lt;br /&gt;• RS Omni International Hospital&lt;br /&gt;• fisioterapi hospital bali&lt;br /&gt;• bogor lowongan kerja kristen katolik oktober 2009&lt;br /&gt;• Info S1 fisioterapi di jogja&lt;br /&gt;• Pegawai negri sipil fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan cpns jurusan fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan Fisioterapi&lt;br /&gt;• cpns fisioterapis&lt;br /&gt;• LOWONGAN RUMAH SAKIT OMNI&lt;br /&gt;• lowongan kerja cpns Terbaru fisioterapi bulan september 2009&lt;br /&gt;• cpns fisiotrerapi 2010&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi jember 2009&lt;br /&gt;• penerimaan cpns fisioterapi&lt;br /&gt;• penerimaan CPNS fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• info cpns fisioterapi jatim 2009&lt;br /&gt;• loker D3 KIMIA ANALISIS DI RUMAH SAKIT SWASTA OKTOBER 2009&lt;br /&gt;• CPNS Fisioterapi&lt;br /&gt;• PNS 2009 FISIOTERAPI&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi&lt;br /&gt;• info CPNS fisioterapi oktober 2009 palangkaraya banjarmasin bandung&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja D III Fisioterapi di rumah sakit oktober 2009&lt;br /&gt;• PNS FISIOTERAPI BOGOR&lt;br /&gt;• info CPNS FARMASI RS DKI JAKARTA&lt;br /&gt;• lowongan kerja di jogja international hospital oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi indonusa 2009 oktober&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi okt 09&lt;br /&gt;• lowongan di RS tangerang oktober 2009&lt;br /&gt;• info low di Jogja international hospital&lt;br /&gt;• cpns D3 fisioterapi&lt;br /&gt;• pns fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi provinsi banten oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja bidan oktober 2009 di jogja internasiona hospital&lt;br /&gt;• Rumah Sakit OMNI Internasional Hospital&lt;br /&gt;• lowongan cpns 2009 fisioterapi&lt;br /&gt;• loker d3 kimia analisis di bekasi oktober 2009&lt;br /&gt;• loker pertamina oktober 2009 untuk DIII farmasi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di bogor 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi cpns 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• loker d3 analsis kimia di rumah sakit swasta internasional oktober 2009&lt;br /&gt;• CPNS FISIOTERAPI medan&lt;br /&gt;• loker fisioterapi pontianak 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• loker fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• wwwcpnsfisioterapi com&lt;br /&gt;• lowongan kerja di rumah sakit pertamina oktober 2009&lt;br /&gt;• cpns sumatera utara fisio terapi&lt;br /&gt;• lowongan rumah sakit international oktober 2009&lt;br /&gt;• Fisioterapi&lt;br /&gt;• pendaftaran cpns fisioterapi&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;• lowongan kerja di RS omni internasional&lt;br /&gt;• lowongan kerja di rumah sakit d3 oktober 2009&lt;br /&gt;• loker fisioterapi oktober di jakarta&lt;br /&gt;• lowongan RS Pertamina Jaya Jakarta 2009&lt;br /&gt;• Jurusan Fisioterapi Makassar&lt;br /&gt;• loker fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• Lowker rs omni international alam sutra&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowowngan kerja d3 di serpong&lt;br /&gt;• LOWONGAN CPNS FISIOTERAPI JOGJAKARTA&lt;br /&gt;• lowongan RS swasta oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• pendaftaran pns fisioterapi di kalimantan&lt;br /&gt;• lowongan kerja rumah sakit pertamina balikpapan 2009&lt;br /&gt;• loker rumah sakit tangerang oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan di Rumah sakit oktober 2009 D3&lt;br /&gt;• penerimaan cpns jurusan fisioterapi D3 di pontianak&lt;br /&gt;• fisioterapi di rumah sakit&lt;br /&gt;• info cpns fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja omni hospital 2009&lt;br /&gt;• WWW lowongan fisioterapi bulan oktober2009&lt;br /&gt;• LOWONGAN D3 FISIOTERAPI DI BALI&lt;br /&gt;• penerimaan lowongan kerja lulusan d3 fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan CPNS 2009 kesehatan Fisioterapi terbaru&lt;br /&gt;• lowongan rs pertamina jaya&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 kimia analis 2009 di yogya oktober&lt;br /&gt;• penerimaan pegawai pertamina sultra&lt;br /&gt;• cpns 2009 untuk sumatera utara jurusan DIII rekam medis&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi jateng&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 rumah sakit&lt;br /&gt;• FISIOTERAPI&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan akuntansi rs banjarmasin&lt;br /&gt;• info lowongan fisioterapi di jakarta timur&lt;br /&gt;• lowongan untuk fisioterapi di bandung&lt;br /&gt;• lowongan d3 fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di yogyakarta&lt;br /&gt;• lowongan D3 Fisioterapi bulan oktober 2009&lt;br /&gt;• Lowongan RS bintaro international fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi november 2009 jakarta&lt;br /&gt;• lowongan bidan di OMNI Hospital&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi Oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan D 3 FISIOTERAPI 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi rs pertamina jaya&lt;br /&gt;• loker d3 analsis kimia di pt tempo research&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi november 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja rs pertamina oktober 2009&lt;br /&gt;• cpns fisio terapi&lt;br /&gt;• fisioterapi lowongan&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi makassar&lt;br /&gt;• fisioterapi rumahsakit bandung&lt;br /&gt;• profil rumah sakit omni hospital&lt;br /&gt;• www lowong pekerjaan fisioterapi com&lt;br /&gt;• lulusan fisioterapis&lt;br /&gt;• jogja internasional hospital profil&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi bulan november&lt;br /&gt;• Analis kesehatan Jogja international hospital&lt;br /&gt;• lowonkan kerja fisioterapi di sukabumi&lt;br /&gt;• CPNS daerah untuk fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di jakarta 2009&lt;br /&gt;• Lowongan D3 manajemen pemasaran di rumah sakit jawa tengah november 2009&lt;br /&gt;• rs jogja internasional hospital&lt;br /&gt;• omni hospital&lt;br /&gt;• lowongan D3 kebidanan di RS Tangerang&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi madiun 2009&lt;br /&gt;• low ker pns fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi indonusa&lt;br /&gt;• lowong honor perawat&lt;br /&gt;• nfo cpns tenaga fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi&lt;br /&gt;• fisioterapi rumah sakit sukabumi&lt;br /&gt;• loker novenber 2009 fisioterapi&lt;br /&gt;• Lowongan D3 Fisioterapi terbaru&lt;br /&gt;• info lowongan kerja fisioterapi terbaru&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi bali&lt;br /&gt;• lowongan kerja nov 09 di rs tangerang&lt;br /&gt;• info cpns fisioterapi sulawesi selatan&lt;br /&gt;• penerimaan pegawai jurusan fisioterapi&lt;br /&gt;• www lowongan kerja fisioterapi com&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi agustus 2009&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi di sumbar november 2009&lt;br /&gt;• lowowngan fisioterapi di medan 2009&lt;br /&gt;• PT PLASINDO Lestari Karawang contact person&lt;br /&gt;• www lowongan perkerjaan fisioterapi com&lt;br /&gt;• lowongan rs serpong&lt;br /&gt;• lowngan kerja D III Kebidanan di RS Madiun&lt;br /&gt;• Balikpapan International Hospital&lt;br /&gt;• LOWONGAN KERJA FISIOTERAPI NOVEMBER 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi bulan november&lt;br /&gt;• loker fisioterapi bulan november 2009&lt;br /&gt;• lowongan bidan pamulang 2009&lt;br /&gt;• loker fisioterapi di yogyakarta&lt;br /&gt;• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di sumatera utara&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di rumah sakit bulan november&lt;br /&gt;• lowongan untuk fisioterapi&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi di tangerang november 2009&lt;br /&gt;• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit daerah jakarta&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi rumah sakit swasta terbaru&lt;br /&gt;• lowongan kerja di omni hospital tangerang&lt;br /&gt;• lowongan kerja bagi fisioterapi&lt;br /&gt;• LOWONGAN LOGISTIK OMNI INTERNASIONAL&lt;br /&gt;• www loker fisioterapi november 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi di banjarmasin&lt;br /&gt;• cpns d3 adm rumah sakit&lt;br /&gt;• info fisioterapi pns 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di sumatera&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di jogja&lt;br /&gt;• pendaftar cpns 2009 jurusan fisioterapi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-3909963892293545161?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3909963892293545161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3909963892293545161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/fisioterapi-fisioterapi.html' title='fisioterapi fisioterapi'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-350724310984327997</id><published>2012-01-08T21:32:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.647+07:00</updated><title type='text'>SEO</title><content type='html'>• Lowongan Kerja Perawat, Bidan, Rekam Medik, Fisioterapi, Dokter di Rumah Sakit Swasta Tangerang&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Administrasi, Tata Usaha di Sekolah Katolik TK/SD/SMP/SMA Bhakti Prima&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Dokter Umum, Spesialis, Perawat, Apoteker, Radiografer, Juni 2009 di Rumah Sakit Swasta&lt;br /&gt;• Lowongan Guru Musik, Lukis, Mandarin, Olahraga, di Sekolah Athalia Februari 2010&lt;br /&gt;• Lowongan Guru SD, SMP, SMA, Pustakawan, Keterampilan, Sosiologi, Geografi di Sekolah Terpadu Pahoa&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Tamatan D3 di Harian Jogja Januari 2010&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Developer Properti Paramount Serpong Januari 2010&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja di Yogyakarta Tamatan SMA, D3 di PT Summit Oto Finance&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja BUMN Terbaru Desember 2009 PT Batan Teknologi (Persero)&lt;br /&gt;• Lowongan Kerja Rumah Sakit Sari Asih Group Tangerang Desember 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan farmasi rumah sakit serpong tangerang&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi omni international agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi&lt;br /&gt;• unit fisioterapi omni hospital alam sutera&lt;br /&gt;• LOWONGAN PERAWAT DI PAMULANG&lt;br /&gt;• loker fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan honorer fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja terbaru fisioterapi&lt;br /&gt;• informasi lowongan kerja fisioterapi agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan fisioterapi di rumah sakit agustus 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi&lt;br /&gt;• Lowongan kerja rs d3&lt;br /&gt;• lowongan kerja*rumah sakit*omni*tangerang&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi september 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di rs pertamina balikpapan&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi&lt;br /&gt;• www CPNS Fisioterapi co id&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di pontianak&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di jawa tengah&lt;br /&gt;• lowongan RS omni hospital&lt;br /&gt;• Loker fisioterapi&lt;br /&gt;• fisioterapi rumah sakit omni internasional&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di kaltim&lt;br /&gt;• Lowongan kerja RS di Tangerang&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi bandung september 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi september 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja D3 rekam medis tangerang september oktober 2009&lt;br /&gt;• Loker Rs omni tangerang&lt;br /&gt;• lowongan D3 Fisioterapi September 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapis september 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja terbaru FISIOTERAPI&lt;br /&gt;• lowongan RS Pertamina oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan analis kesehatan DIII jogja internaSIONAL HOSPITAL&lt;br /&gt;• lowongan kerja perawat pt omni hospital banjarmasin&lt;br /&gt;• lowongan kerja administrasi di RS Tangerang september 2009&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan omni hospital&lt;br /&gt;• lowongan perawat honorer&lt;br /&gt;• loker jogja international hospital september 2009&lt;br /&gt;• pns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• loker fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• penerimaan pns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan pns fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi untuk cpns 2009 sumatera utara&lt;br /&gt;• lowongan cpns fisioterapi 2010&lt;br /&gt;• RS Omni International Hospital&lt;br /&gt;• fisioterapi hospital bali&lt;br /&gt;• bogor lowongan kerja kristen katolik oktober 2009&lt;br /&gt;• Info S1 fisioterapi di jogja&lt;br /&gt;• Pegawai negri sipil fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan cpns jurusan fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan Fisioterapi&lt;br /&gt;• cpns fisioterapis&lt;br /&gt;• LOWONGAN RUMAH SAKIT OMNI&lt;br /&gt;• lowongan kerja cpns Terbaru fisioterapi bulan september 2009&lt;br /&gt;• cpns fisiotrerapi 2010&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi jember 2009&lt;br /&gt;• penerimaan cpns fisioterapi&lt;br /&gt;• penerimaan CPNS fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• info cpns fisioterapi jatim 2009&lt;br /&gt;• loker D3 KIMIA ANALISIS DI RUMAH SAKIT SWASTA OKTOBER 2009&lt;br /&gt;• CPNS Fisioterapi&lt;br /&gt;• PNS 2009 FISIOTERAPI&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi&lt;br /&gt;• info CPNS fisioterapi oktober 2009 palangkaraya banjarmasin bandung&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja D III Fisioterapi di rumah sakit oktober 2009&lt;br /&gt;• PNS FISIOTERAPI BOGOR&lt;br /&gt;• info CPNS FARMASI RS DKI JAKARTA&lt;br /&gt;• lowongan kerja di jogja international hospital oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi indonusa 2009 oktober&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi okt 09&lt;br /&gt;• lowongan di RS tangerang oktober 2009&lt;br /&gt;• info low di Jogja international hospital&lt;br /&gt;• cpns D3 fisioterapi&lt;br /&gt;• pns fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi provinsi banten oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja bidan oktober 2009 di jogja internasiona hospital&lt;br /&gt;• Rumah Sakit OMNI Internasional Hospital&lt;br /&gt;• lowongan cpns 2009 fisioterapi&lt;br /&gt;• loker d3 kimia analisis di bekasi oktober 2009&lt;br /&gt;• loker pertamina oktober 2009 untuk DIII farmasi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di bogor 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi cpns 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• loker d3 analsis kimia di rumah sakit swasta internasional oktober 2009&lt;br /&gt;• CPNS FISIOTERAPI medan&lt;br /&gt;• loker fisioterapi pontianak 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di medan&lt;br /&gt;• loker fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• wwwcpnsfisioterapi com&lt;br /&gt;• lowongan kerja di rumah sakit pertamina oktober 2009&lt;br /&gt;• cpns sumatera utara fisio terapi&lt;br /&gt;• lowongan rumah sakit international oktober 2009&lt;br /&gt;• Fisioterapi&lt;br /&gt;• pendaftaran cpns fisioterapi&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;• lowongan kerja di RS omni internasional&lt;br /&gt;• lowongan kerja di rumah sakit d3 oktober 2009&lt;br /&gt;• loker fisioterapi oktober di jakarta&lt;br /&gt;• lowongan RS Pertamina Jaya Jakarta 2009&lt;br /&gt;• Jurusan Fisioterapi Makassar&lt;br /&gt;• loker fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• Lowker rs omni international alam sutra&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowowngan kerja d3 di serpong&lt;br /&gt;• LOWONGAN CPNS FISIOTERAPI JOGJAKARTA&lt;br /&gt;• lowongan RS swasta oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan pekerjaan fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• pendaftaran pns fisioterapi di kalimantan&lt;br /&gt;• lowongan kerja rumah sakit pertamina balikpapan 2009&lt;br /&gt;• loker rumah sakit tangerang oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan di Rumah sakit oktober 2009 D3&lt;br /&gt;• penerimaan cpns jurusan fisioterapi D3 di pontianak&lt;br /&gt;• fisioterapi di rumah sakit&lt;br /&gt;• info cpns fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja omni hospital 2009&lt;br /&gt;• WWW lowongan fisioterapi bulan oktober2009&lt;br /&gt;• LOWONGAN D3 FISIOTERAPI DI BALI&lt;br /&gt;• penerimaan lowongan kerja lulusan d3 fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan CPNS 2009 kesehatan Fisioterapi terbaru&lt;br /&gt;• lowongan rs pertamina jaya&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 kimia analis 2009 di yogya oktober&lt;br /&gt;• penerimaan pegawai pertamina sultra&lt;br /&gt;• cpns 2009 untuk sumatera utara jurusan DIII rekam medis&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi jateng&lt;br /&gt;• lowongan kerja d3 rumah sakit&lt;br /&gt;• FISIOTERAPI&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan akuntansi rs banjarmasin&lt;br /&gt;• info lowongan fisioterapi di jakarta timur&lt;br /&gt;• lowongan untuk fisioterapi di bandung&lt;br /&gt;• lowongan d3 fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di yogyakarta&lt;br /&gt;• lowongan D3 Fisioterapi bulan oktober 2009&lt;br /&gt;• Lowongan RS bintaro international fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi november 2009 jakarta&lt;br /&gt;• lowongan bidan di OMNI Hospital&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi Oktober 2009&lt;br /&gt;• lowongan D 3 FISIOTERAPI 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi rs pertamina jaya&lt;br /&gt;• loker d3 analsis kimia di pt tempo research&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi november 2009&lt;br /&gt;• lowongan kerja rs pertamina oktober 2009&lt;br /&gt;• cpns fisio terapi&lt;br /&gt;• fisioterapi lowongan&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi makassar&lt;br /&gt;• fisioterapi rumahsakit bandung&lt;br /&gt;• profil rumah sakit omni hospital&lt;br /&gt;• www lowong pekerjaan fisioterapi com&lt;br /&gt;• lulusan fisioterapis&lt;br /&gt;• jogja internasional hospital profil&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi bulan november&lt;br /&gt;• Analis kesehatan Jogja international hospital&lt;br /&gt;• lowonkan kerja fisioterapi di sukabumi&lt;br /&gt;• CPNS daerah untuk fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di jakarta 2009&lt;br /&gt;• Lowongan D3 manajemen pemasaran di rumah sakit jawa tengah november 2009&lt;br /&gt;• rs jogja internasional hospital&lt;br /&gt;• omni hospital&lt;br /&gt;• lowongan D3 kebidanan di RS Tangerang&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi madiun 2009&lt;br /&gt;• low ker pns fisioterapi&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi indonusa&lt;br /&gt;• lowong honor perawat&lt;br /&gt;• nfo cpns tenaga fisioterapi 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi&lt;br /&gt;• fisioterapi rumah sakit sukabumi&lt;br /&gt;• loker novenber 2009 fisioterapi&lt;br /&gt;• Lowongan D3 Fisioterapi terbaru&lt;br /&gt;• info lowongan kerja fisioterapi terbaru&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi bali&lt;br /&gt;• lowongan kerja nov 09 di rs tangerang&lt;br /&gt;• info cpns fisioterapi sulawesi selatan&lt;br /&gt;• penerimaan pegawai jurusan fisioterapi&lt;br /&gt;• www lowongan kerja fisioterapi com&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi agustus 2009&lt;br /&gt;• cpns fisioterapi di sumbar november 2009&lt;br /&gt;• lowowngan fisioterapi di medan 2009&lt;br /&gt;• PT PLASINDO Lestari Karawang contact person&lt;br /&gt;• www lowongan perkerjaan fisioterapi com&lt;br /&gt;• lowongan rs serpong&lt;br /&gt;• lowngan kerja D III Kebidanan di RS Madiun&lt;br /&gt;• Balikpapan International Hospital&lt;br /&gt;• LOWONGAN KERJA FISIOTERAPI NOVEMBER 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi bulan november&lt;br /&gt;• loker fisioterapi bulan november 2009&lt;br /&gt;• lowongan bidan pamulang 2009&lt;br /&gt;• loker fisioterapi di yogyakarta&lt;br /&gt;• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di sumatera utara&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di rumah sakit bulan november&lt;br /&gt;• lowongan untuk fisioterapi&lt;br /&gt;• Lowongan fisioterapi di tangerang november 2009&lt;br /&gt;• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit daerah jakarta&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi rumah sakit swasta terbaru&lt;br /&gt;• lowongan kerja di omni hospital tangerang&lt;br /&gt;• lowongan kerja bagi fisioterapi&lt;br /&gt;• LOWONGAN LOGISTIK OMNI INTERNASIONAL&lt;br /&gt;• www loker fisioterapi november 2009&lt;br /&gt;• fisioterapi di banjarmasin&lt;br /&gt;• cpns d3 adm rumah sakit&lt;br /&gt;• info fisioterapi pns 2009&lt;br /&gt;• lowongan fisioterapi di sumatera&lt;br /&gt;• lowongan kerja fisioterapi di jogja&lt;br /&gt;• pendaftar cpns 2009 jurusan fisioterapi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-350724310984327997?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/350724310984327997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/350724310984327997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/seo.html' title='SEO'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-676486102669154628</id><published>2012-01-08T01:10:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Dekubitus Ulces'/><title type='text'>Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Dekubitus Ulces</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-1086998158097535753"&gt; &lt;span class="post-author vcard"&gt;oleh &lt;span class="fn"&gt; &lt;a href="profile/06677896534040764000" rel="author" title="author profile"&gt; Anshar Ramada Teja&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;PENANGANAN FISIOTERAPI PADA KONDISI&lt;br /&gt;DEKUBITUS ULCES PASIEN POST STROKE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  kehilangan sekitar satu gram sel kulit setiap harinya karena gesekan  kulit pada baju dan aktivitas higiene yang dilakukan setiap hari seperti  mandi.&lt;br /&gt;Dekubitus dapat terjadi pada setiap tahap umur, tetapi hal  ini merupakan masalah  yang khusus pada penderita stroke dan lansia,  karena masalah imobilitas.&lt;br /&gt;Seseorang yang tidak im-mobil yang dan  tidak hanya berbaring ditempat tidur sampai berminggu-minggu tanpa  terjadi dekubitus karena dapat berganti posisi beberapa kali dalam  sejam. Penggantian posisi ini, biarpun hanya bergeser, sudah cukup untuk  mengganti bagian tubuh yang kontak dengan alas tempat tidur.&lt;br /&gt;Sedangkan  im-mobilitas hampir menyebabkan dekubitus bila berlangsung lama.  Terjadinya ulkus disebabkan gangguan aliran darah setempat dan juga  keadaan umum dari penderita.&lt;br /&gt;Dekubitus adalah kerusakan/kematian  kulit sampai jaringan dibawah kulit, bahkan menembus otot sampai  mengenai tulang akibat adanya penekanan pada suatu area secara terus  menerus sehingga mengakibatkan gangguan sirkulasi darah setempat.&lt;br /&gt;Walaupun  semua bagian tubuh mengalami dekubitus, bagian bawah dari tubuhlah yang  terutama beresiko tinggi dan membutuhkan perhatian khsus.&lt;br /&gt;Area yang  biasa terjadi dekubitus adalah tempat diatas tonjolan tulang dan tidak  dilindungi oleh cukup dengan lemak sub kutan, misalnya daerah sakrum,  daerah trokanter mayor dan spina ischiadica superior anterior, daerah  tumit dan siku.&lt;br /&gt;Dekubitus merupakan suatu hal yang serius, dengan  angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada penderita lanjut usia.  Dinegara-negara maju, prosentase terjadinya dekubitus mencapai sekitar  11% dan terjadi dalam dua minggu pertama dalam perawatan.&lt;br /&gt;Pasien  stroke dan usia lanjut mempunyai potensi besar untuk terjadi dekubitus  karena perubahan kulit berkaitan dengan immobilitas tersebut, antara  lain:&lt;br /&gt;• Berkurangnya jaringan lemak subkutan&lt;br /&gt;• Berkurangnya jaringan kolagen dan elastin&lt;br /&gt;• Menurunnya efesiensi kolateral kapiler pada kulit sehingga kulit menjadi lebih tipis dan rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPE ULKUS DEKUBITUS&lt;br /&gt;Berdasarkan  waktu yang diperlukan untuk penyembuhan dari suatu ulkus dekubitus dan  perbedaan temperatur dari ulkus dengan kulit sekitarnya, dekubitus dapat  dibagi menjadi tiga;&lt;br /&gt;1. Tipe normal&lt;br /&gt;Mempunyai beda temperatur  sampai dibawah lebih kurang 2,5oC dibandingkan kulit sekitarnya dan akan  sembuh dalam perawatan sekitar 6 minggu. Ulkus ini terjadi karena  iskemia jaringan setempat akibat tekanan, tetapi aliran darah dan  pembuluh-pembuluh darah sebenarnya baik.&lt;br /&gt;2. Tipe arterioskelerosis&lt;br /&gt;Mempunyai  beda temperatur kurang dari 1oC antara daerah ulkus dengan kulit  sekitarnya. Keadaan ini menunjukkan gangguan aliran darah akibat  penyakit pada pembuluh darah (arterisklerotik) ikut perperan untuk  terjadinya dekubitus disamping faktor tekanan. Dengan perawatan, ulkus  ini diharapkan sembuh dalam 16 minggu.&lt;br /&gt;3. Tipe terminal&lt;br /&gt;Terjadi pada penderita yang akan meninggal dunia dan tidak akan sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOFISIOLOGI TERJADINYA DEKUBITUS&lt;br /&gt;Tekanan  daerah pada kapiler berkisar antara 16 mmHg-33 mmHg. Kulit akan tetap  utuh karena sirkulasi darah terjaga, bila tekanan padanya masih berkisar  pada batas-batas tersebut. Tetapi sebagai contoh bila seorang penderita  immobil/terpancang pada tempat tidurnya secara pasif dan berbaring  diatas kasur busa maka tekanan daerah sakrum akan mencapai 60-70 mmHg  dan daerah tumit mencapai 30-45 mmHg.&lt;br /&gt;Tekanan akan menimbulkan daerah  iskemik dan bila berlanjut terjadi nokrosis jaringan kulit. Percobaan  pada binatang didapatkan bahwa sumbatan total pada kapiler masih  bersifat reversibel bila kurang dari 2 jam. Seorang yang terpaksa  berbaring berminggu-minggu tidak akan mengalami dakubitus selama dapat  mengganti posisi beberapa kali perjammnya.&lt;br /&gt;Selain faktor tekanan, ada beberapa faktor mekanik tambahan yang dapat memudahkan terjadinya dekubitus;&lt;br /&gt;• Faktor teregangnya kulit misalnya gerakan meluncur ke bawah pada penderita dengan posisi dengan setengah berbaring&lt;br /&gt;•  Faktor terlipatnya kulit akiab gesekan badan yang sangat kurus dengan  alas tempat tidur, sehingga seakan-akan kulit “tertinggal” dari area  tubuh lainnya.&lt;br /&gt;Faktor teragannya kulit akibat daya luncur antara  tubuh dengan alas tempatnya berbaring akan menyebabkan terjadinya  iskemia jaringan setempat.&lt;br /&gt;Keadaan ini terjadi bila penderita  immobil, tidak dibaringkan terlentang mendatar, tetapi pada posisi  setengah duduk. Ada kecenderungan dari tubuh untuk meluncur kebawah,  apalagi keadaannya basah. Sering kali hal ini dicegah dengan memberikan  penhalang, misalnya bantal kecil/balok kayu pada kedua telapak kaki.  Upaya ini hanya akian mencegah pergerakan dari kulit, yang sekarang  terfiksasi dari alas, tetapi rangka tulang tetap cederung maju kedepan.  Akibatnya terjadi garis-garis penekanan/peregangan pada jaringan  subkutan yang sekan-akan tergunting pada tempat-tempat tertentu, dan  akan terjadi penutupan arteriole dan arteri-arteri kecil akibat terlalu  teregang bahkan sampai robek. Tenaga menggunting ini disebut Shering  Forces.&lt;br /&gt;Sebagai tambahan dari shering forces ini, pergerakan dari  tubuh diatas alas tempatnya berbaring, dengan fiksasi kulit pada  permukaan alas akan menyebabkan terjadinya lipatan-lipatan kulit (skin  folding). Terutama terjadi pada penderita yang kurus dengan kulit yang  kendur. Lipatan-lipatan kulit yang terjadi ini dapat menarik/mengacaukan  (distorsi) dan menutup pembuluh-pembuluh darah.&lt;br /&gt;Sebagai tambahan  dari efek iskemia langsung dari faktor-faktor diatas, masih harus  diperhatikan terjadinya kerusakan edotil, penumpukan trombosit dan  edema. Semua inidapat menyebabkan nekrosis jarigan akibat lebih  terganggunya aliran darah kapiler. Kerusakan endotil juga menyebabkn  pembuluh darah mudah rusak bila terkena trauma.&lt;br /&gt;Faktor tubuh sendiri (faktor intrinsik) juga berperan untuk terjadinya dekubitus antara lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTOR INTRINSIK&lt;br /&gt;• Selama penuaan, regenerasi sel pada kulit menjadi lebih  lambat sehingga kulit akan tipis (tortora &amp;amp; anagnostakos, 1990)&lt;br /&gt;•  Penyakit-penyakit neurologik, penyakit-penyakit yang merusak pembuluh  darah,  seperti stroke sehingga juga mempermudah dan memperjelek  dekubitus&lt;br /&gt;• Kandungan kolagen pada kulit yang berubah menyebabkan  elastisitas kulit berkurang sehingga rentan mengalami deformasi dan  kerusakan.&lt;br /&gt;• Kemampuan sistem kardiovaskuler yang menurun dan sistem   arteriovenosus yang kurang kompeten menyebabkan penurunan perfusi kulit  secara progresif.&lt;br /&gt;• Sejumlah penyakit yang menimbulkan seperti DM  yang menunjukkan insufisiensi kardiovaskuler perifer dan penurunan  fungsi kardiovaskuler seperti pada sistem pernapasan menyebabkan tingkat  oksigenisasi darah pada kulit menurun.&lt;br /&gt;• Status gizi, underweight atau kebalikannya overweight&lt;br /&gt;• Anemia&lt;br /&gt;•  Hipoalbuminemia yang mempermudah terjadinya dekubitus dan memperjelek  penyembuhan dekubitus, sebaliknya bila ada dekubitus akam menyebabkan  kadar albumin darah menurun&lt;br /&gt;• Keadaan hidrasi/cairan tubuh perlu dinilai dengan cermat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTOR EKSTRINSIK&lt;br /&gt;• Kebersihan tempat tidur,&lt;br /&gt;•  alat-alat tenun yang kusut dan kotor, atau peralatan medik yang  menyebabkan penderita terfiksasi pada suatu sikap tertentu juga  memudahkan terjadinya dekubitus.&lt;br /&gt;• Duduk yang buruk&lt;br /&gt;• Posisi yang tidak tepat&lt;br /&gt;• Perubahan posisi yang kurang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENAMPILAN KLINIS DARI DEKUBITUS&lt;br /&gt;Karakteristik penampilan klinis dari dekubitus dapat dibagi sebagai berikut;&lt;br /&gt;Derajat I Reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis, tampak sebagai daerah kemerahan/eritema indurasi atau lecet.&lt;br /&gt;Derajat  II Reaksi yang lebih dalam lagi sampai mencapai seluruh dermis hingga  lapisan lemah subkutan, tampak sebagai ulkus yang dangkal, degan tepi  yang jelas dan perubahan warna pigmen kulit.&lt;br /&gt;Derajat III Ulkus  menjadi lebih dalam, meliputi jaringan lemak subkutan dan menggaung,  berbatasan dengan fascia dari otot-otot. Sudah mulai didapat infeksi  dengan jaringan nekrotik yang berbau.&lt;br /&gt;Derajat IV Perluasan ulkus  menembus otot, hingga tampak tulang di dasar ulkus yang dapat  mengakibatkan infeksi pada tulang atau sendi.&lt;br /&gt;Mengingat patofisiologi  terjadinya dekubitus adalah penekanan pada daerah-daerah tonjolan  tulang, harusla diingat bahwa kerusakan jaringan dibawah tempat yang  mengalami dekubitus adalah lelih luas dari ulkusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  tidak ditangani dengan baik, maka dekubitus dapat meningkat dari  iritasi yang kecil tanpa disertai dengan robeknya kulit sampai tahap  yang dapat mengancam jiwa pasien, baik oleh luasnya kerusakan kulit  maupun infeksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stroke merupakan penyakit gangguan fungsional  otak berupa kelumpuhan saraf/deficit neurologik akibat gangguan aliran  darah pada salah satu bagian otak. Secara sederhana stroke didefinisi  sebagai penyakit otak akibat terhentinya suplai darah ke otak karena  sumbatan atau perdarahan, dengan gejala lemas / lumpuh sesaat atau  gejala berat sampai hilangnya kesadaran, dan kematian. Stroke bisa  berupa iskemik maupun perdarahan (hemoragik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada stroke  iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerotik atau bekuan  darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah, melaui proses  aterosklerosis. Pada stroke pendarahan (hemoragik), pembuluh darah pecah  sehingga aliran darah menjadi tidak normal, dan darah yang keluar  merembes masuk ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara detil gejala dan tanda stroke adalah:        &lt;br /&gt;• Adanya  serangan defisit neurologis fokal, berupa Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh&lt;br /&gt;•  Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai  atau salah satu sisi tubuh. Baal atau mati rasa sebelah badan, terasa  kesemutan, terasa seperti terkena cabai, rasa terbakar&lt;br /&gt;• Mulut, lidah mencong bila diluruskan&lt;br /&gt;• Gangguan menelan : sulit  menelan, minum suka keselek&lt;br /&gt;•  Bicara tidak jelas (rero), sulit berbahasa, kata yang diucapkan tidak  sesuai keinginan atau gangguan bicara berupa pelo, sengau, ngaco, dan  kata-katanya tidak dapat dimengerti atau tidak dipahami  (afasia).  Bicara tidak lancar, hanya sepatah-sepatah kata yang  terucap&lt;br /&gt;• Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat&lt;br /&gt;• Tidak  memahami  pembicaraan  orang lain&lt;br /&gt;• Tidak  mampu  membaca  dan menulis, dan tidak memahami tulisan&lt;br /&gt;• Tidak dapat berhitung, kepandaian menurun&lt;br /&gt;• Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh&lt;br /&gt;• Hilangnya kendalian terhadap kandung kemih, kencing yang tidak disadari&lt;br /&gt;• Berjalan menjadi sulit, langkahnya kecil-kecil&lt;br /&gt;• Menjadi pelupa ( dimensia)&lt;br /&gt;• Vertigo ( pusing, puyeng ), atau perasan berputar yang menetap saat tidak beraktifitas&lt;br /&gt;• Awal  terjadinya  penyakit  (Onset) cepat, mendadak dan biasanya terjadi pada  saat  beristirahat atau bangun  tidur&lt;br /&gt;•  Hilangnya penglihatan, berupa penglihatan terganggu, sebagian lapang  pandangan tidak terlihat, gangguan pandangan tanpa rasa nyeri,  penglihatan gelap atau ganda sesaat&lt;br /&gt;• Kelopak  mata sulit  dibuka  atau  dalam keadaan terjatuh &lt;br /&gt;• Pendengaran hilang atau gangguan pendengaran, berupa tuli satu telinga atau  pendengaran  berkurang&lt;br /&gt;• Menjadi lebih sensitif: menjadi mudah menangis atau tertawa&lt;br /&gt;• Kebanyakan tidur atau selalu ingin tidur&lt;br /&gt;• Kehilangan keseimbangan, gerakan tubuh tidak terkoordinasi dengan baik, sempoyongan, atau terjatuh&lt;br /&gt;• Gangguan kesadaran, pingsan sampai tidak sadarkan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi perlu diperhatikan titik potensial untuk terjadinya dekubitus pada pasien post stroke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGELOLAAN DEKUBITUS&lt;br /&gt;Pengelolaan  dekubitus diawali dengan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya  dekubitus dengan mengenal penderita risiko tinggi terjadinya dekubitus,  misalnya pada penderita yang immobil dan konfusio.&lt;br /&gt;Usaha untuk  meremalkan terjadinya dekubitus ini antara lain dengan memakai sistem  skor Norton. Skor dibawah 14 menunjukkan adanya risiko tinggi untuk  terjadinya dekubitus. Dengan evaluasi skor ini dapat dilihat  perkembangan penderita&lt;br /&gt;Tindakan berikutnya adalan menjaga kebersihan  penderita khususnya kulit, dengan memandikan setiap hari. Sesudah  keringkan dengan baik lalu digosok dengan lotion, terutama dibagian  kulit yang ada pada tonjolan-tonjolan tulang. Sebaiknya diberikan  massase untuk melancarkan sirkulasi darah, semua ekskreta/sekreta harus  dibersihkan dengan hati-hati agari tidak menyebabkan  lecet pada kulit  penderita.&lt;br /&gt;Tindakan selanjutnya yang berguna baik untuk pencegahan maupun setelah terjadinya dekubitus adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Meningkatkan status kesehatan penderita;&lt;br /&gt;umum;  memperbaiki dan menjaga keadaan umum penderita, misalnya anemia  diatasi, hipoalbuminemia dikoreksi, nutirisi dan hidarasi yang cukup,  vitamin (vitamin C) dan mineral (Zn) ditambahkan.&lt;br /&gt;khusus; coba mengatasi/mengoabati penyakit-penyakit yang ada pada penderita, misalnya DM.&lt;br /&gt;2. Mengurangi/memeratakan faktor tekanan yang mengganggu aliran darah;&lt;br /&gt;a.  Alih posisi/alih baring/tidur selang seling, paling lama tiap dua jam.  Keberatan pada cara ini adalah ketergantungan pada tenaga perawat yang  kadang-kadang sudah sangat kurang, dan kadang-kadang mengganggu  istirahat penderita  bahkan menyakitkan.&lt;br /&gt;b. Kasur khusus untuk lebih  memambagi rata tekan yang terjadi pada tubuh penderita, misalnya; kasur  dengan gelembung tekan udara yang naik turun, kasur air yang temperatur  airnya dapat diatur. (keberatan alat canggih ini adalah harganya mahal,  perawatannya sendir harus baik dan dapat ruasak)&lt;br /&gt;c. Regangan kulit dan lipatan kulit yang menyebabkan sirkulasi darah setempat terganggu, dapat dikurangi antara lain;&lt;br /&gt;• Menjaga posisi penderita, apakah ditidurkan rata pada tempat tidurnya, atau sudah memungkinakan untuk duduk dikursi.&lt;br /&gt;• Bantuan balok penyangga  kedua kaki, bantal-bantal kecil utuk menahan tubuh penderita, “kue donat” untuk tumit,&lt;br /&gt;• Diluar negeri sering digunakan kulit domba dengan bulu yang lembut dan tebal sebagai alas tubuh penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pemberian electrical stimulation&lt;br /&gt;woundEL®-therapy  atau electrical stimulation pada kasus ulcer adalah kombinasi yang  efektif, dimana digunakan impuls LF DC dan dapat diaplikasikan baik pada  pengobatan kasus akut, subakut dan luka kronis.&lt;br /&gt;woundEL®-therapy  terdiri dari alat terapi stimulasi dengan electrode yang dibalut dan  electrode yang dicelupkan. Elektrode yang kontak dengan luka adalah  electrode yang dibalut dengan balutan steril lapisan medical grade  hydrogel yang tidak hanya melembabkan luka tetapi juga mengabsorbsi  cairan luka yang berlebihan&lt;br /&gt;Bagitu tampak kulit yang hiperemis pada  tubuh penderita, khsusnya pada tempat-tempat yang sering terjadi  dekubitus, semua usaha-usahan diatas dilakukan dengan lebih cermat untuk  memperbaiki iskemia yang terjadi, sebab sekali terjadi kerusakan  jaringa upaya penyembuhan akan lebih rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sudah terjadi dekubitus, tentukan stadium dan tindakan medik menyesuaikan apa yang dihadapi:&lt;br /&gt;1. Dekubitus derajat I&lt;br /&gt;Dengan reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis;&lt;br /&gt;kulit yang kemerahan dibersihkan hati-hati dengan air hangat dan sabun, diberi lotion, kemudian dimassase 2-3 kali/hari.&lt;br /&gt;2. Dekubitus derajat II&lt;br /&gt;Dimana sudah terjadi ulkus yang dangkal;&lt;br /&gt;Perawatan luka harus memperhatikan syarat-syarat aseptik dan antiseptik.&lt;br /&gt;Daerah bersangkutan digesek dengan es dan dihembus dengan udara  hangat bergantian untuk meransang sirkulasi.&lt;br /&gt;Dapat diberikan salep topikal, mungkin juga untuk meransang tumbuhnya jaringan muda/granulasi,&lt;br /&gt;Penggantian balut dan salep ini jangan terlalu sering  karena malahan dapat merusakkan pertumbuhan jaringan yang diharapkan.&lt;br /&gt;3. Dekubitus derajat III&lt;br /&gt;Dengan ulkus yang sudah dalam, menggaung sampai pada bungkus otot dan sering sudah ada infeksi;&lt;br /&gt;Usahakan luka selalu bersih dan eksudat disusahakan dapat mengalir keluar.&lt;br /&gt;Balut jangan terlalu tebal dan sebaliknya transparan sehingga permeabel untuk masukknya udara/oksigen dan penguapan.&lt;br /&gt;Kelembaban luka dijaga tetap basah, karena akan mempermudah regenarasi sel-sel kulit.&lt;br /&gt;Jika luka kotor dapat dicuci dengan larutan NaCl fisiologis.&lt;br /&gt;Antibiotik sistemik mungkin diperlukan.&lt;br /&gt;4. Dekubitus derajat IV&lt;br /&gt;Dengan perluasan ulkus sampai pada dasar tulang dan sering pula diserta jaringan nekrotik;&lt;br /&gt;Semua  langkah-langkah diatas tetap dikerjakan dan jaringan nekrotik yang adal  harus dibersihkan , sebaba akan menghalangi pertumbuhgan  jaringan/epitelisasi.&lt;br /&gt;Beberapa preparat enzim coba diberikan untuk  usaha ini, dengan tujuan mengurangi perdarahan, dibanding tindakan bedah  yang juga merupakan alternatif lain. Setelah jaringan nekrotik dibuang  danluka bersih, penyembuhan luka  secara alami dapat diharapkan.&lt;br /&gt;Beberapa usaha mempercepat adalah antara lain dengan memberikan oksigenisasi pada daerah luka,&lt;br /&gt;Angka mortalitas dekubitus derajat IV ini dapat mencapai 40%.  &lt;/div&gt;   &lt;span class="post-author vcard"&gt; Diposkan oleh &lt;span class="fn"&gt; &lt;a href="profile/06677896534040764000" rel="author" title="author profile"&gt; Anshar Ramada Teja &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="post-timestamp"&gt;&lt;a class="timestamp-link" href="http://ansharphysio.blogspot.com/2010/06/penatalaksanaan-fisioterapi-pada.html" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;&lt;abbr class="published" title="2010-06-18T07:43:00-07:00"&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="reaction-buttons"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="star-ratings"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-676486102669154628?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/676486102669154628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/676486102669154628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/penatalaksanaan-fisioterapi-pada.html' title='Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Dekubitus Ulces'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-2807599509063041176</id><published>2012-01-08T00:50:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)'/><title type='text'>Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style=";font-size:130%;color:red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;ASKEP:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengertian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berat badan lahir rendah (BBLR)&lt;/b&gt; adalah &lt;b&gt;bayi&lt;/b&gt; baru &lt;b&gt;lahir&lt;/b&gt; dengan &lt;b&gt;berat badan&lt;/b&gt; pada saat kelahiran kurang dari 2500 gr atau lebih &lt;b&gt;rendah&lt;/b&gt; (WHO, 1961).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini dibedakan menjadi :&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Prematuritas murni&lt;br /&gt;Yaitu &lt;b&gt;bayi&lt;/b&gt;pada kehamilan &amp;lt;&amp;gt;berat badan sesuai.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Retardasi pertumbuhan janin intra uterin (IUGR)&lt;br /&gt;Yaitu &lt;b&gt;bayi&lt;/b&gt; yang lahir dengan &lt;b&gt;berat badan rendah&lt;/b&gt; dan tidak sesuai dengan usia kehamilan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Etiologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab kelahiran prematur tidak diketahui, tapi ada beberapa faktor yang berhubungan, yaitu :&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Faktor ibu&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Gizi saat hamil yang kurang, umur kurang dari 20 tahun atau diaatas 35 tahun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jarak hamil dan persalinan terlalu dekat, pekerjaan yang terlalu &lt;b&gt;berat&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyakit menahun ibu : hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah, perokok&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor kehamilan&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hamil dengan hidramnion, hamil ganda, perdarahan antepartum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komplikasi kehamilan : preeklamsia/eklamsia, ketuban pecah dini&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor janin&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Cacat bawaan, infeksi dalam rahim&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor yang masih belum diketahui&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Komplikasi&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sindrom aspirasi mekonium, asfiksia neonatorum, sindrom distres respirasi, penyakit membran hialin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dismatur preterm terutama bila masa gestasinya kurang dari 35 minggu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hiperbilirubinemia, patent ductus arteriosus, perdarahan ventrikel otak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hipotermia, Hipoglikemia, Hipokalsemia, Anemi, gangguan pembekuan darah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi, retrolental fibroplasia, necrotizing enterocolitis (NEC)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bronchopulmonary dysplasia, malformasi konginetal&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penatalaksanaan&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Resusitasi yang adekuat, pengaturan suhu, terapi oksigen &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengawasan terhadap PDA (Patent Ductus Arteriosus)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keseimbangan cairan dan elektrolit, pemberian nutrisi yang cukup&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengelolaan hiperbilirubinemia, penanganan infeksi dengan antibiotik yang tepat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Diagnosa Keperawatan Yang Muncul&lt;/b&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pola nafas tidak efektif  b/d tidak adekuatnya ekspansi paru&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gangguan pertukaran gas b/d kurangnya ventilasi alveolar sekunder terhadap defisiensi surfaktan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Resiko tinggi gangguan keseimbangan keseimbangan cairan dan  elektrolit b/d ketidakmampuan ginjal mempertahankan keseimbangan cairan  dan elektrolit&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan  tidak adekuatnya persediaan zat besi, kalsium, metabolisme yang tinggi  dan intake yang kurang adekuat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Intervensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Diagnosa Keperawatan 1 :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Pola nafas tidak efektif  b/d tidak adekuatnya ekspansi paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tujuan&lt;/u&gt; :&lt;br /&gt;Pola nafas yang efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Kriteria Hasil :&lt;/u&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan oksigen menurun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nafas spontan, adekuat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak sesak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada retraksi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;u&gt;Intervensi&lt;/u&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berikan posisi kepala sedikit ekstensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan oksigen dengan metode yang sesuai&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Observasi irama, kedalaman dan frekuensi pernafasan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Diagnosa Keperawatan 2 :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Gangguan pertukaran gas b/d kurangnya ventilasi alveolar sekunder terhadap defisiensi surfaktan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tujuan :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Pertukaran gas adekuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Kriteria :&lt;/u&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak sianosis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisa gas darah normal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saturasi oksigen normal.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;u&gt;Intervensi&lt;/u&gt; :&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lakukan isap lendir kalau perlu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan oksigen dengan metode yang sesuai&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Observasi warna kulit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ukur saturasi oksigen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Observasi tanda-tanda perburukan pernafasan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lapor dokter apabila terdapat  tanda-tanda perburukan pernafasan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolaborasi dalam pemeriksaan analisa gas darah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolaborasi dalam pemeriksaan surfaktan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Diagnosa Keperawatan 3 :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Resiko tinggi gangguan keseimbangan keseimbangan cairan dan  elektrolit b/d ketidakmampuan ginjal mempertahankan keseimbangan cairan  dan elektrolit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tujuan : &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Hidrasi baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Kriteria:&lt;/u&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Turgor kulit elastik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada edema&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Produksi urin 1-2 cc/kgbb/jam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Elektrolit darah dalam batas normal&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;u&gt;Intervensi&lt;/u&gt; :&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Observasi turgor kulit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Catat intake dan output&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolaborasi dalam pemberian cairan intra vena dan elektrolit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolaborasi dalam pemeriksaan elektrolit darah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Diagnosa Keperawatan 4 :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan  tidak adekuatnya persediaan zat besi, kalsium, metabolisme yang tinggi  dan intake yang kurang adekuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tujuan :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi adekuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Kriteria :&lt;/u&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Berat badan&lt;/b&gt; naik 10-30 gram / hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada edema&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Protein dan albumin darah dalam batas normal&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;u&gt;Intervensi&lt;/u&gt; :&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berikan ASI/PASI dengan metode yang tepat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Observasi dan catat toleransi minum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Timbang &lt;b&gt;berat badan&lt;/b&gt; setiap hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Catat intake dan output&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolaborasi dalam pemberian total parenteral nutrition kalau perlu.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-2807599509063041176?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2807599509063041176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2807599509063041176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/berat-badan-lahir-rendah-bblr.html' title='Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-9133642195035285950</id><published>2012-01-08T00:23:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='METODE STRAIN-COUNTER STRAIN UNTUK NYERI OTOT'/><title type='text'>METODE STRAIN-COUNTER STRAIN UNTUK NYERI OTOT</title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" width="95%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="wj" align="left"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-transform: uppercase"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;    &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;     &lt;td class="wnSmall" align="left"&gt;      Oleh dr. Yuda Turana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;     &lt;td class="wn" align="left"&gt;                     Pada kasus nyeri otot yang baru saja terjadi          , metode ini sangatlah membantu. Metode ini seringkali juga memberikan          hasil pengurangan nyeri yang cukup menakjubkan. Berikut ini           penjelasannya :         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         1. Carilah posisi mana  yang membuat anda          merasa nyeri. Sebagai contoh : mungkin  anda merasa nyeri jika          menggerakkan leher  ke kanan kemudian melihat ke atas dan saat anda          menengok ke kiri  dan melihat ke bawah nyeri tidak ada samasekali.&lt;/p&gt;         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         2. Menggunakan contoh ini anda harus mencari          dengan jari secara perlahan , carilah titik  di otot pada sisi          sebelahnya yang menimbulkan rasa nyeri  bila kepala digerakkan . Pada          contoh ini carilah titik tersebut di di sisi leher sebelah kiri depan.&lt;/p&gt;         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         3. Saat anda menemukan titik ini ( terasa          lebih lunak ) ; tetaplah tekan dengan ringan dan titik ini nantinya akan          menjadi petunjuk  untuk langkah berikutnya.&lt;/p&gt;         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         4. Sekarang secara perlahan gerakan kepala          dan leher anda sampai titik yang lembut , yang anda tekan tadi          menghilang.  Setiap gerakan dimana nyeri anda bertambah adalah arah yang          salah.&lt;/p&gt;         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         5.  Anda pasti akan menemukan satu posisi          maksimum dimana kepala , leher dan titik yang anda tekan tadi akan bebas          nyeri. &lt;/p&gt;         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         Anda harus menemukan posisi itu sendiri .           Ada beberapa petunjuk secara umum untuk menemukan posisi tersebut :          misalnya jika titik nyeri tadi terletak di depan tubuh maka anda dapat          dapat menekan titik tersebut sambil membengkokan badan ke depan atau ke          samping   sambil mencari posisi yang tepat sampai titik tersebut hilang.           Ingatlah bahwa tujuan akhir anda adalah menghilangkan titik yang lembut          / nyeri tadi ( titik yang anda tekan ) , tapi apapun gerakan yang anda          lakukan dalam mencari posisi tersebut sebaiknya tidak meningkatkan nyeri.&lt;/p&gt;         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         Kembali pada contoh di atas , menemukan          titik yang menyebabkan anda merasa nyeri saat anda menengok ke kanan dan          ke atas, anda akan mencarinya pada otot leher sebelah kiri depan atau          pundak sebelah atas . Setelah menemukan titik ini maka anda menekannya          dan anda mengerakkan kepala dan leher ke depan, belakang, menengok ke          kiri, atau menoleh ke salah satu posisi, mengangkat bahu, sampai          akhirnya anda menemukan satu posisi dimana titik ‘nyeri’ tersebut          menjadi ‘tidak nyeri’. Untuk melakukan hal ini maka sebaiknya anda dalam          posisi tidur sehingga dapat menunjang daerah sekitar leher dan kepala.&lt;/p&gt;         &lt;p class="wn" style="text-align:justify"&gt;         Saat anda menemukan posisi tersebut, biarkan          penekanan sekurangnya 1 menit kemudian perlahan kembalikan kepala/ leher          ke posisi yang netral.  Semua otot yang terasa nyeri tadi akan terasa          lebih ringan dan kurang begitu nyeri dan titik nyeri tadi menjadi tidak          terlalu nyeri.&lt;/p&gt;         &lt;p class="wn"&gt;Anda dapat melakukan          hal yang sama saat ada ketegangan  di otot yang lain. Pada otot dengan          nyeri yang kronik , teknik ini dapat membantu namun kadangkala bersifat          sesaat, berbeda dengan nyeri akut , penyembuhannya dapat menetap atau          permanen.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="wn"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber : http://www.medikaholistik.com/medika.html?xmodule=document_detail&amp;amp;xid=42&amp;amp;ts=1325956948&amp;amp;qs=health&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-9133642195035285950?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/9133642195035285950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/9133642195035285950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/metode-strain-counter-strain-untuk.html' title='METODE STRAIN-COUNTER STRAIN UNTUK NYERI OTOT'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-8001444474723446283</id><published>2012-01-03T03:37:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Berbelanja Online'/><title type='text'>Tips Berbelanja Online / di internet</title><content type='html'>Toko online hampir sama dengan toko konvensional. Prinsip dari toko  adalah tempat bertemunya secara langsung orang yang membutuhkan barang  dengan orang yang menyediakan barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko Online bisa didefinisikan sebagai toko yang beroperasi dengan  mengandalkan web atau aplikasi online sebagai titik pertemuan antara  penjual dan pembeli melalui media internet sehingga pengunjung toko  online bisa mengunjungi toko nonstop 24 jam dan melihat lihat produk  yang mereka inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan berbelanja di toko Online :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kelebihan berbelanja elektronik di toko online, berikut beberapa kelebihan belanja elektronik di internet :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hemat Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan belanja elektronik online, kita bisa menghemat banyak waktu. di  antaranya biaya perjalanan, antri di toko elektronik,waktu mencari  barang yang kita cari sesuai keinginan kita dari satu toko ke toko yang  lain, dengan belanja online kita hanya tinggal mencari barang yang kita  inginkan berikut spek seperti yangkita inginkan baik di kantor, di  rumah, di mobil, atau saat sedang antri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memilih barang sesui keinginan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.. karena di internet ada banyak toko online, kita tinggal pilih toko  online mana yang menyediakan barang yang pas seperti yang kita inginkan.  Apalagi jika anda mencari alat fisioterapi, tentunya hanya di kota kota  besar yang menyediakan. Dengan belanja online anda bisa dengan mudah  mendapatkan alat fisioterapi walaupun anda berada di pelosok tanah  papua. Selama ada koneksi internet dan telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Harga lebih murah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa ? karena situs elektronik menawarkan harga pas..karena  mereka memiliki kompetitor yang mudah di bandingkan oleh calon pembeli.  Hal ini karena pembeli bisa menghubungi beberapa toko online sekaligus  tanpa batasan waktu dan tempat. bisa membandingkan antara toko online di  surabaya dengan yang di jakarta dalam satu waktu. Makanya kebanyakan  toko online menyediakan harga pas. Namun tidak dipungkiri beberapa toko  online masih bisa nego harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kekurangan Toko Online&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kita tidak bisa melihat secara langsung barang yang kita inginkan,  hanya gambar dan spesifikasi serta harga yang bisa kita lihat. Jadi  pastikan bahwa barang tersebut yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Banyaknya penipuan di internet. ya inilah salah satu faktor yang  paling penting. apalagi apabila ketika kita hendak membeli barang dengan  harga di atas jutaan rupiah, tentu kita akan takut untuk mengirimkan  sejumlah uang ke orang yang tidak kita kenal, kita tidak tahu di mana  mereka tinggal, apakah alamat yang mereka tuliskan benar benar alamat  mereka. ya inilah yang menjadi masalah. soala kemudahan belanja memang  mudah, atau ketika mencari produk yang tidak anda temukan di sekitar  anda anda bisa mendapatkan di toko online. Namun jangan takut, karena  saya masih punya solusi yang mungkin bisa cukup membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Tips Aman berbelanja di internet&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Search di google nama toko online yang memajang barang yang kita  inginkan, nama, no hp, alamat. Ketikkan misalnya websitenya  "www.xxx.com" klik di google www.xxx.com penipu atau pembohong.  yangkedua no hp nya dan yang ketiga namanya atau nama penjual. jika nama  penjal tersebut sudah rusak, sekali kali anda jangan berbelanja di toko  online tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips yangkedua, kita pastikan alamat yang mereka tampilkan adalah benar.  Anda tidak perlu tlepon dulu penjual, namun anda mengirimkan penawaran  barang melalui surat. miasalnya anda ingin berbelanja di toko online  saya ini. Anda bisa langsung mengirimkan permintaan barang melalui surat  dengan demikian anda bisa memastikan bahwa alamat toko online tersebut  adalah benar. Namun jangan lupa anda mencantumkan no telepon/ hp yang  bisa di hubungi. Jadi sewaktu surat tersebut tiba di penjual, penjual  bisa menghubungi anda. dan proses transaksi di lakukan via telepon.  Sekian terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-8001444474723446283?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8001444474723446283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8001444474723446283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/tips-berbelanja-online-di-internet.html' title='Tips Berbelanja Online / di internet'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-7354999849868042370</id><published>2012-01-02T15:39:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengertian Fisioterapi'/><title type='text'>Pengertian Fisioterapi</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan dan mahluk sosial kultural spritual, yang mempunyai kapasitas fisik dan kemampuan fungfsional sesuai dengan tumbuh kembangnya, dan memiliki kebutuhan untuk melakukan aktivitas hidupnya sesuai dengan peran dan fungsinya dalam keluarga maupun masyarakat.&lt;br /&gt;Kebutuhan inilah yang menjadi fokus perhatian &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Fisioterapi&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Fisioterapi&lt;/a&gt; adalah upaya pelayan kesehatan profesional yang bertanggung jawab atas kapasitas dan kemampuan fungsional bagi umat manusia, yang mempunyai kelainan dan kecacatan fisik yang bersifat sementara dengan menggunakan modalitas sumber fisis, manual terapi dan terapi latihan.&lt;br /&gt;Dengan kata lain &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Fisioterapi&lt;/a&gt; adalah cara untuk memaksimalkan fisik dan potensi gerakan yang mengalami gangguan kesehatan fisik,dimana &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Fisioterapis&lt;/a&gt; hadir melalui kemitraan antara seorang Fisioterapis dan orang yang membutuhkan bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan fisik yang baik adalah sangat penting bagi setiap orang untuk berfungsi mandiri dalam masyarakat. Kesehatan fisik juga menfasilitasi interaksi dan pelibatan kelompok masyarakat dan membawa dampak langsung untuk kesehaan mental. Untuk itulah pelayanan Fisioterapi sangat dibutuhkan bagi kesehatan fisik umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Fisioterapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan derajat kesehatan secara optimal, agar dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan peran dan fungsinya dalam keluarga dan masyarakat. Hal ini ditujukan kepada semua orang yang membutuhkan dengan tidak membedakan bangsa, suku kepercayaan, politik, dan status sosoial ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pada pengertian fisioterapi maka unit fisioterapi yang ada di Rumah Sakit, Pusat Rehabilitasi, beberapa puskesmas, Klinik swasta dan beberapa asosiasi independen memberikan jenis-jenis Fisioterapi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Electrotherapy:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Short Wave Diathermy/UKG&lt;br /&gt;- Stimulasi Listrik/ Faradication Galnication&lt;br /&gt;- Ultra Sonic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Actinotherapy:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Infra Red&lt;br /&gt;- Ultra Violet/Hoogtezon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Traction:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Cervical&lt;br /&gt;- Lumbal/Pelvic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Exercise Therapy:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Passive&lt;br /&gt;- Active&lt;br /&gt;- Walking Training/Walker&lt;br /&gt;- Crutch/Tripot/Stick&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Breating Exercise &amp;amp; Postural Drainage&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Prae &amp;amp; Post operasi Exercise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Prae &amp;amp; Partum Exercise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Test &amp;amp; Evaluation:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Manual muscle test&lt;br /&gt;- Range of motion&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Massage &amp;amp; Manipulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. DLL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbagai macam jenis fisioterapi tersebut maka fisioterapi menangani kondisi-kondisi atau kasus penyakit antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kondisi Pediatrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: Spina Bifida, Bell's Palsy, Club Foot dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kondisi Ginekologi dan Obstetri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Peradangan, kelainan menstruasi dsn kemandulan&lt;br /&gt;Contoh: Salphingitis, Adnexitis, Dismenorhea dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kehamilan dan masa nifas. Terapi Senam kehamilan dan nifas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kondisi Orthopedi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi sejak lahir.&lt;br /&gt;Contoh: Torticolis, Talipes Equinovarus dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi trauma.&lt;br /&gt;Contoh: Strain, Sprain,Fractur, Dislocation dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi Kerusakan dan kelainan.&lt;br /&gt;Contoh: Rheumatoid Arthritis, Bursitas Osteoarthritis, Osteporose dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi salah sikap.&lt;br /&gt;Contoh: Scoliosis, Lordosis, Kyposis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kondisi Neurologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi susunan Saraf Pusat Jenis Upper Motor Neuron.&lt;br /&gt;Contoh: Cerebral Palsy, Meningoencephalis dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi Susunan Saraf Perifer dan Pusat Jenis Lower Motor Neuron.&lt;br /&gt;Contah: Atrophy, Bell's Palsy dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kondisi Neurologi lain.&lt;br /&gt;Contah: Paralisis Agitas, Cerebellar, Choroa dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kondisi Kardio – Respirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gangguam jantung.&lt;br /&gt;Contoh: Mitral Desease, Pulmonary Stenosis, Aortic Desease dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gangguan sistema respiratori.&lt;br /&gt;Contoh: Bronchitis Chronic, Asthmatis Bronciale, Pleuritis dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kondisi Telinga Hidung Tengkorak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: Otitis media, Tuber catar, Sinusitis dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Cedera karena Olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelayan Fisioterapi kerjasama tim sangat dibutuhkan, yang meliputi Dokter Spesialis/Umum dan Fisioterapis. Di Rumah Sakit dan Struktur organisasi lainnya, biasanya seorang dokter merujuk ke Fisioterapis setelah pemeriksaan/diagnosa. Fisioterapis dapat juga meminta rujukan bila yakin perawatan Fisioterapi menguntungkan untuk masalah spesifik Fisioterapi. Namun secara khusus, seorang Fisioterapis dapat memberikan konsultasi tanpa adanya rujukan dari seorang dokter.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, dalam halaman ini saya akan menulis beberapa kondisi/kasus fisioterapi dan treatment-treatmentnya dengan menggunakan metode Fisioterapi, terutama kasus Fisioterapi yang sering dikeluhkan oleh para penderita.&lt;br /&gt;Kiranya semua ini bermanfaat bagi kita semua.&lt;br /&gt;dipersembahkan oleh : &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Artikel Fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;a href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/"&gt;,&lt;/a&gt;dan&lt;a href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/"&gt; Ebook Fisioterapi Gratis&lt;/a&gt;&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-7354999849868042370?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7354999849868042370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7354999849868042370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/pengertian-fisioterapi.html' title='Pengertian Fisioterapi'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-7744730376917689513</id><published>2012-01-01T11:42:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Traktus pyramidalis dan exstrapyramidalis'/><title type='text'>Traktus pyramidalis dan exstrapyramidalis</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Di dalam perjalanannya implus motorik dibagi menjadi dua bagian, yaitu upper motor neuron yang menghantarkan implus dari pusat motorik di cortex cerebri sampai batas synapsis cornu anterior medulla spinalis dan lower motor neuron yang menghantarkan implus dari cornu anterior medulla spinalis sampai ke otot.Dalam pembahasan upper motor neuron ini akan penulis singgung tentang tractus pyramidalis, tractus extrapyramidalis serta stimulasi tractus pyramidalis dan tractus extrapyramidalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Tractus pyramidalis Adalah serabut – serabut saraf motoris central yang tergabung dalam suatu berkas yang berfungsi menjalarkan implus motorik yang disadari.Tractus ini membentuk pyramidal pada mendulla oblongata dan karena itu dinamakan system pyramidal turun dari kapsula interna daeri cortex cerebri. Kira –kira 80 % serabut – serabut ini menyilang garis tengah dalam decussatio pyramidium untuk membentuk tractus corticospinalis lateralis, sisanya turun sebagai tractus corticospinalis anterior.2) Tractus extrapyramidalis Sistem tractus extrapyramidalis dapat dianggap suatu system fungsional dengan tiga lapisan integrasi, yaitu cortical, striatal (basal ganglia) dan tegmental (mesensephalon). Fungsi utama dari extrapyramidalis berhubungan dengan gerak yang berkaitan, pengaturan sikap dan integrasi otonom.(Chusid.1993)3) Stimulasi dari tractus pyramidalis dan extrapyramidalisSistem pyramidalis dan extrapyramidalis menurut John Chas pada tahun 1975, bekerja bersama – sama untuk memberikan pola gerakkan yang berupa gerak sinergis yang benar dan reaksi postural. Ada beberapa teori yang menjelaskan terjadinya gerakan volunter, yaitu (1) permulaan keinginan/ide untuk bergerak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) stimulasi dari motoneuron,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) perubahan atau kotrol inhibisi dari antagonis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) aktifitas dari sinergis dan otot fiksator,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) penyesuaian postur dan perubahan pola postur untuk membuat gerakan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pyramidalis berfungsi pada awal gerakan yang disusun dalam area centrocephal.Jika tractus ini bekerja sendirian tanpa bantuan dari system extrapiramidalis, maka gerakan yang dihasilkan akan cenderung menjadi gerakan yang tidak beraturan. Dapat dikatakan bahwa tractus pyramidalis akan membentuk suatu gerakan yang berarti, sedangkan tractus extrapyramidalis berpengaruh pada kumpulan motoneuron untuk membuat gerakan yang diinginkan tanpa melibatkan aktifitas yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipersembahkan oleh : &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/"&gt;Artikel Fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;a href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/"&gt;,&lt;/a&gt;dan&lt;a href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/"&gt; Ebook Fisioterapi Gratis&lt;/a&gt;&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-7744730376917689513?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7744730376917689513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7744730376917689513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2012/01/traktus-pyramidalis-dan.html' title='Traktus pyramidalis dan exstrapyramidalis'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-2295919491356390797</id><published>2011-12-30T00:56:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.648+07:00</updated><title type='text'>FISIOTERAPI PADA STROKE</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;PERAN SERTA FISIOTERAPI PADA STROKE&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari Jowir (fisioterapis anda)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Rehabilitasi  stroke adalah program pemulihan pada kondisi stroke yang bertujuan  untuk mengoptimalkan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional pasien  stroke, sehinga mereka mampu mandiri dalam melakukan aktivitas  sehari-hari. Program rehabilitasi ini bisa dibilang merupakan program  yang tidaklah mudah, karena setelah stroke terkadang menyisakan  kelumpuhan terutama pada sisi yang terkena, timbul nyeri, subluksasi  pada bahu, pola jalan yang salah dan masih banyak kondisi yang perlu  dievaluasi oleh fisioterapis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322603400680997602" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 259px; CURSOR: hand; HEIGHT: 194px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/Sd2vl7HgguI/AAAAAAAAAoA/9t2KzsGyz6o/s320/stroke2.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Fisioterapis  dalam memulai rehabilitasi stroke ini harus disegerakan atau dalm  istilahnya mendesak dimulai dari stadium akut. Fisioterapis harus  mengevaluasi terlebih dahulu tentang apa yang tidak mampu pasien lakukan  dan hasil akhir yang akan dicapai dari rehabilitasi stroke ini. Contoh  ketidakmampuan yang dimiliki oleh pasien stroke adalah : kelemahan dan  penurunan daya tahan otot, penurunan range of motion /luas gerak sendi,  gangguan sensasi pada angota badan dan masalah pada pola jalannya.  rehabilitasi stroke harus mengacu pada kondisi yang dialami pasien saat  itu sehingga rencana untuk rehabilitasi ini lebih terarah dan efisien.&lt;br /&gt;Pada  rehabilitasi stroke pasien akan belajar menggunakan anggota tubuh yang  terkena stroke yang seringkali anggota tubuh ini jarang digunakan atau  tidak digunakan sama sekali oleh pasien, sedangkan fisioterapis  mengevaluasi apakah anggota tubuh yang terkena stroke tersebut fungsinya  sama dengan kondisi sebelum stroke. Jika tidak maka fisioterapis akan  mengajarkan bagaimana mengoptimalkan angota tubuh sisi yang terkena.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322603393256724802" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 204px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/Sd2vlfdbGUI/AAAAAAAAAn4/Nu5rA2Yk9nE/s320/strke1.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="justify"&gt;  Fisioterapis menggunakan program rehabilitasi ini untuk memastikan  bahwa pasien benar-benar memakai anggota tubuh yang terkena stroke.  Fisioterapis harus membuat latihan yang bertujuan mengoptimalkan anggota  tubuh yang terkena tersebut, dengan cara menciptakan suatu aktivitas  yang sederhana/mudah dipahami pasien dan mengacu pada kekurangan apa  yang harus ditambahkan pada pasien. Terkadang perlu juga menciptakan  suatu aktivitas dimana pasien tidak mengetahui bahwa sebenarnya latihan  tersebut ditujukan untuk anggota tubuh yang lemah.&lt;br /&gt;Jika pasien  kesulitan dalam melakukan gerakan aktif seuai dengan luas gerak sendinya  maka fisioterapis dapat membantu memfasilitasi gerakan aktif tersebut.  Karena dengan ketidakmampuan yang dimiliki oleh angota tubuh sisi yang  terkena dalam melakukan fungsinya, kebanyakan pasien selalu menggunakan  sisi yang sehat untuk melakukan aktivitas aktif. Dalam memberikan  latihan seorang fisioterapis tidak saja terfokus pada sisi yang sakit  saja tetapi sisi yang sehat juga harus dioptimalkan fungsinya, karena  sisi yang sehat sangat menopang untuk program rehabilitasi.&lt;br /&gt;Penelitian  terbaru menunjukkan fisioterapi dapat membantu meningkatkan kapasitas  fisik dan kemampuan fungsional pasien stroke pada program rehabilitasi  jika pasien melanjutkan program latihan tersebut secara teratur dirumah.  Pasien akan belajar pola jalan yang benar, meningkatkan kekuatan  ototnya, selain itu di program rehabilitasi ini mereka akan mendapatkan  parogram latihan keseimbangan dan bagaimana cara memperbaiki postur  ubuhnya dan latihan yang bagaimanakah yang dapat menghindarkan dari  terjatuh. &lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322603811902796482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 245px; CURSOR: hand; HEIGHT: 232px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/Sd2v93CbMsI/AAAAAAAAAoI/jsbLilwg5Ao/s320/stoke.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ada  bermacam-macam metode yang bisa ditawarkan fisioterapi untuk kasus ini,  dan semua metode tersebut bertujuan mengembalikan kapasitas fisik dan  fungsional anggota tubuh yang terkena stroke. Elektrikal stimulasi,  hidroterapi dan beberapa metode yang lain bisa ditawarkan fisioterapis.  Untuk itu rehabilitasi stroke tidak lengkap bila tidak ada campur tangan  dari fisioterapi.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-2295919491356390797?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2295919491356390797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2295919491356390797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-pada-stroke.html' title='FISIOTERAPI PADA STROKE'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/Sd2vl7HgguI/AAAAAAAAAoA/9t2KzsGyz6o/s72-c/stroke2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5891543162561201287</id><published>2011-12-29T20:44:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Standar Kompetensi Fisioterapi'/><title type='text'>STANDAR KOMPETENSI FISIOTERAPI</title><content type='html'>&lt;span class="title"&gt;&lt;/span&gt;Pendahuluan &lt;p&gt;Fisioterapi sebagai salah satu profesi kesehatan dituntut untuk  melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional, efektif dan  efisien. Hal ini disebabkan oleh karena pasien/klien fisioterapi secara  penuh mempercayakan problematik atau permasalahan gangguan gerak dan  fungsi yang dialaminya untuk mendapatkan pelayanan fisioterapi yang  bermutu dan bertanggung jawab. Fisioterapi sebagai profesi mempunyai  wewenang dan tanggung jawab untuk menetapkan hal-hal yang berkaitan  dengan lingkup kegiatan profesi fisioterapi.&lt;span id="more-318"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Guna meningkatkan kinerja profesi fisioterapi salah satunya diperlukan  standar profesi sebagai dasar setiap fisioterapis dalam menjalankan  profesinya. Dengan demikian sebagai petunjuk dalam menjalankan profesi  secara profesional perlu disusun suatu pedoman yang disebut “Standar  Profesi Fisioterapi“, hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 23 tentang  Kesehatan. Dimana dinyatakan bahwa setiap tenaga kesehatan termasuk  fisioterapi berkewajiban untuk mematuhi standar profesinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Standar Kompetensi Fisioterapi digambarkan dalam bentuk out put :&lt;br /&gt;• Apa yang diharapkan dapat dilakukan oleh seorang fisioterapis?&lt;br /&gt;• Tingkat kesempurnaan pelaksanaan kerja seorang fisioterapis yang di harapkan.&lt;br /&gt;• Bagaimana menilai bahwa kemampuan seorang fisioterapis telah berada pada tingkat yang diharapkan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kompetensi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kompetensi berbahasa Inggris,Mampu membaca dan mengerti, berbicara  dan berkomunikasi, menulis dengan benar minimal dalam bidangnya  (fisioterapi)&lt;br /&gt;Kompetensi menggunakan komputer,Mampu mengakses data dan informasi dari  tempat lain, termasuk informasi pengembangan profesi dan informasi  lapangan kerja.&lt;br /&gt;Kompetensi etos kerja , disiplin, jujur, teliti, tanggung jawab, kematangan   emosi&lt;br /&gt;Disiplin, terutama disiplin waktu sangat penting bagi perusahaan dalam melayani pelanggan.&lt;br /&gt;Kompetensi bekerjasama&lt;br /&gt;Kompetensi mengekspresikan diri&lt;br /&gt;Kompetensi Akademik :Kompetensi kognitif,Kompetensi afektif,Kompetensi psikomotor,Kompetensi Manajemen&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manfaat Standar Kompetensi Fisioterapi&lt;br /&gt;untuk bidang industri dan masyarakat pengguna&lt;br /&gt;• Identifikasi keterampilan yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;• Membantu penilaian unjuk kerja.&lt;br /&gt;• Membantu rektruitmen tenaga kerja.&lt;br /&gt;• Dipakai untuk membuat uraian jabatan.&lt;br /&gt;• Membantu untuk mengembangkan program pelatihan yang spesifik.&lt;br /&gt;Untuk Institusi Pendidikan&lt;br /&gt; Memberikan informasi untuk pengembangan program dan kurikulum.&lt;br /&gt; Sebagai bahan acuan dalam menyelenggarakan pelatihan, penilaian dan sertifikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Unit Kompetensi Fisioterapi, meliputi :Analisa Ilmu sebagai dasar  praktik.,Analisis dan Sintesis Kebutuhan Pasien/ Klien,Merumuskan  diagnosa fisioterapi,Perencanaan Tindakan Fisioterapi,Intervensi  Fisioterapi,Evaluasi dan re-evaluasi,Kemampuan komunikasi dan koordinasi  yang efisien dan efektif,Pendidikan,Penerapan prinsip-prinsip manajemen  dalam praktik fisioterapi,Melaksanakan penelitian,Tanggung jawab  terhadap masyara-kat dan profesi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Etika Fisioterapi Indonesia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fisioterapis dalam segala aktifitas professional dan pelayanan kepada  individu dan masyarakat harus selalu menjaga citra profesi berdasarkan  kode etik yang telah ditetapkan oleh organisasi profesi fisioterapi,  menjunjung tinggi kehormatan profesi dalam setiap perbuatan dan dalam  keadaan apapun, mematuhi peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan  oleh organisasi profesi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Garis Besar Kode Etik Fisioterapi Indonesia&lt;br /&gt;1. Menghargai hak dan martabat individu.&lt;br /&gt;2. Tidak bersikap diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada siapapun yang membutuhkan.&lt;br /&gt;3. Memberikan pelayanan professional secara jujur, berkompeten dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;4. Mengakui batasan dan kewenangan profesi dan hanya memberikan pelayanan dalam lingkup profesi fisioterapi.&lt;br /&gt;5. Menghargai hubungan multidisipliner dengan profesi pelayanan kesehatan lain dalam merawat pasien/klien.&lt;br /&gt;6. Menjaga rahasia pasien/klien yang dipercayakan kepadanya kecuali untuk kepentingan hukum/pengadilan&lt;br /&gt;7. Selalu memelihara standar kompetensi profesi fisioterapi dan selalu meningkatkan pengetahuan/ketrampilan.&lt;br /&gt;8. Memberikan kontribusi dalam perencanaan dan pengembangan pelayanan  untuk meningkatkan derajat kesehatan individu dan masyarakat.&lt;br /&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;IV.  PENUTUP&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam melaksanakan intervensi profesi fisioterapi, tenaga fisioterapi  Indonesia diharapkan dapat menjalankan profesinya sesuai dengan standar  profesi fisioterapi yang telah ditetapkan. Standar profesi fisioterapi  tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam menjalankan  profesi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh lembaga yang  berwenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daftar Kepustakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan&lt;br /&gt;2. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah&lt;br /&gt;3. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional&lt;br /&gt;4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan&lt;br /&gt;5. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonomi&lt;br /&gt;6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 159b/Menkes/Per/II/1988 tentang Rumah Sakit;&lt;br /&gt;7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 104/Menkes/Per/II/1999 tentang Rehabilitasi Medik;&lt;br /&gt;8. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1363/Menkes/SK/XII/2001 tentang Registrasi dan Ijin Praktek Fisioterapis;&lt;br /&gt;9. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1457/Menkes/SK/X/2003 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota;&lt;br /&gt;10. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 004/Menkes/SK/I/2003 tentang Kebijakan dan Strategi Desentralisasi Bidang Kesehatan;&lt;br /&gt;11. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor  04/KEP/M.PAN/1/2004 Tentang Jabatan Fungsional Fisioterapis dan Angka  Kreditnya;&lt;br /&gt;12. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 376/ Menkes/SK/III/2007Tentang Standar Profesi Fisioterapi;&lt;br /&gt;13. standar internasional yang dikeluarkan oleh World Confederation For Physical Therapy  (WCPT)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5891543162561201287?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5891543162561201287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5891543162561201287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/standar-kompetensi-fisioterapi.html' title='STANDAR KOMPETENSI FISIOTERAPI'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-6286584204843284100</id><published>2011-12-29T00:23:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.648+07:00</updated><title type='text'>Free Download ratusan Ebook Fisioterapi</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;Free Download ratusan Ebook Fisioterapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/"&gt;Klik Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;a dir="ltr" href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/search/label/2nd%20Edition%20Neuromusculoskeletal%20Examination%20and%20Assessment%20A%20Handbook%20for%20Therapists"&gt;2nd Edition Neuromusculoskeletal Examination and Assessment A Handbook for Therapists&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a dir="ltr" href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/search/label/9th%20Edition%20Apley%27s%20System%20of%20Orthopaedics%20and%20Fractures"&gt;9th Edition Apley's System of Orthopaedics and Fractures&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a dir="ltr" href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/search/label/Anatomi%20Berorientasi%20Klinis%20%285th%20Edition%29"&gt;Anatomi Berorientasi Klinis (5th Edition)&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a dir="ltr" href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/search/label/Ebook%20Manual%20Terapi%20Columna%20Vertebra"&gt;Ebook Manual Terapi Columna Vertebra&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a dir="ltr" href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/search/label/Lippincott%20Williams%20and%20Wilkins%20Atlas%20of%20Anatomy"&gt;Lippincott Williams and Wilkins Atlas of Anatomy&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a dir="ltr" href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/search/label/Prinsip%20Terapi%20Manual%20%28Sebuah%20Pendekatan%20Terapi%20Manual%20untuk%20Disfungsi%20Musculoskeletal%29"&gt;Prinsip Terapi Manual (Sebuah Pendekatan Terapi Manual untuk Disfungsi Musculoskeletal)&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a dir="ltr" href="http://ebookfisioterapi.blogspot.com/search/label/Traumatic%20Brain%20Injury%3A%20Rehabilitation%20Treatment%20and%20Case%20Management"&gt;Traumatic Brain Injury: Rehabilitation Treatment and Case Management&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Maaf jika judul tidak sesuai karena masih dalam proses penyelesaian. tks atas kunjungannya&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="widget-item-control"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin"&gt; &lt;a class="quickedit" href="http://www.blogger.com/rearrange?blogID=3959135584787663977&amp;amp;widgetType=Label&amp;amp;widgetId=Label1&amp;amp;action=editWidget&amp;amp;sectionId=sidebar-right-1" target="configLabel1" title="Edit"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-6286584204843284100?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/6286584204843284100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/6286584204843284100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/free-download-ratusan-ebook-fisioterapi.html' title='Free Download ratusan Ebook Fisioterapi'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-8866393535184066518</id><published>2011-12-29T00:05:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gejala Atrofi Otot'/><title type='text'>Artikel Fisioterapi : Gejala Atrofi Otot</title><content type='html'>&lt;div id="post-3870" class="post-3870 post type-post status-publish format-standard hentry category-otot tag-alami tag-asi tag-astronot tag-atrofi tag-beban-kerja tag-dapat tag-dokter tag-gangguan tag-gerak tag-gerakan tag-gizi tag-gravitasi-bumi tag-kekuatan tag-kekuatan-otot tag-kerja-otot tag-kondisi-medis tag-latihan tag-latihan-fisik tag-makanan tag-makanan-bergizi tag-medis tag-olahraga tag-pekerjaan tag-perawat tag-sel tag-tempat-tidur tag-terapi"&gt;    &lt;h2 class="entry-title"&gt;     &lt;span style="font-weight: normal;font-size:100%;" &gt;&lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com"&gt;Artikel Fisioterapi&lt;/a&gt; : Atrophia terjadi karena tidak  digunakannya atau kurangnya latihan fisik. Pada kebanyakan orang, atrofi  otot disebabkan oleh tidak menggunakan otot secara cukup. Orang yang  berpindah-pindah pekerjaan, kondisi medis yang membatasi gerakan mereka,  atau penurunan tingkat aktivitas dapat mengalami gangguan ini.&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;           &lt;div class="entry-content"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, orang yang terbaring di  tempat tidur orang falam jangka waktu tertentu dapat mengalami penurunan  kekuatan otot. Demikian juga dengan para astronot yang jauh dari  gravitasi bumi dapat mengalami gangguan ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gejala&lt;br /&gt;Tak mampu mengangkat beban atau gerak terbatas.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perawatan&lt;br /&gt;Program olahraga (di bawah bimbingan seorang terapis atau dokter) sangat  dianjurkan, termasuk latihan dalam air untuk mengurangi beban kerja  otot. Selain itu adalah mengkonsumsi makanan bergizi&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;                &lt;h2 class="entry-title"&gt;&lt;a href="http://www.infofisioterapi.com/tulang-rusuk.html" title="Tulang Rusuk" rel="bookmark"&gt;Tulang Rusuk&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;           &lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.infofisioterapi.com/wp-content/uploads/2011/11/tulang-rusuk.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-full wp-image-3868" title="tulang rusuk" src="http://www.infofisioterapi.com/wp-content/uploads/2011/11/tulang-rusuk.jpg" alt="" width="252" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;Iga  mengartikulasikan dengan tulang pada sendi kostovertebral dan  costotransverse. Kepala tulang rusuk berartikulasi dengan perbatasan  unggul dari tubuh vertebra yang sesuai dan dengan batas inferior tubuh  vertebral berikutnya atas. Ujung kepala tulang rusuk (crista kapituli)  adalah melekat pada disk intervertebralis oleh ligamen. Oleh karena itu  ketiga tulang rusuk berartikulasi dengan tubuh dari T2 dan T3, dan  melekat ke disk intervertebralis T2. Pengecualian aturan ini adalah  tulang rusuk pertama, yang berartikulasi secara eksklusif dengan tubuh  vertebra toraks pertama, dan dua terakhir rusuk mengambang, yang melekat  hanya dengan syndesmosis ke prosesus transversus dasar dari vertebra  toraks yang sesuai lalu.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gerakan tulang rusuk terjadi di sekitar  sumbu berjalan dari kepala tulang rusuk melalui leher tulang iga ke  sendi costotransverse. Dalam tulang belakang dada bagian atas, sumbu ini  adalah horisontal di bidang frontal. Gerakan tentang sumbu ini  menyebabkan dada naik dan turun dan sternum untuk menjalani gerakan  memompa. Dalam tulang belakang dada rendah, sumbu berjalan di arah,  miring laterodorsocaudal, dan menghasilkan sebuah gerakan mirip sayap.  Pada tulang rusuk mengambang terakhir tidak ada gabungan, sehingga tidak  akan ada pembatasan gerak yang di sini. Jika rasa sakit terjadi di sini  adalah karena lampiran otot, terutama yang dari lumborum kuadratus.  Artikulasi antara tulang rusuk dan tulang dada sering menyakitkan, ini  juga adalah biasanya karena lampiran otot dengan TrPs pada otot  pektoralis dan sisi tak sama panjang.&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-8866393535184066518?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8866393535184066518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8866393535184066518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/artikel-fisioterapi-gejala-atrofi-otot.html' title='Artikel Fisioterapi : Gejala Atrofi Otot'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-1876944498005357030</id><published>2011-12-26T23:12:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LATIHAN PADA STROKE'/><title type='text'>LATIHAN PADA STROKE</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi Fisioterapi Dengan Stroke&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Dari:Jowir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Kumpulan Makalah Ft&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;strong&gt;Gambaran Umum :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Stroke  adalah kematian sel otak yang mendadak atau tiba-tiba oleh karena  gangguan sirkulasi darah ke otak. ketika asupan darah keotak lemah,  oksigen dan nutrisi yang penting untuk otak tidak dapat disalurkan.  Akibatnya tenjadi ketidak normalan fungsi otak. Gangguan aliran darah  keotak dapat terjadi oleh karena blokade atau kerusakan dari pembuluh  arteri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208787564361309826" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 262px; CURSOR: hand; HEIGHT: 192px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/SElUsUQ6XoI/AAAAAAAAAWY/AH4B638aY3g/s320/stroke-symptoms.jpg" border="0" width="320" height="198" /&gt;Stroke  dapat disebabkan oleh trombosis, emboli, perdarahan subarachnoid dan  lain-lain yang menimbulkan hemiplegia. Pemberian latihan pada pasien  stroke akibat trombosis dan emboli jika tidak ada komplikasi lain dapat  dimulai 2­3 hari setelah serangan dan bilamana terjadi perdarahan  subarachnoid dimulai setelah 2 minggu. Pada stroke karena trombosis atau  emboli pada penderita infark miokard tanpa komplikasi, program latihan  dapat dimulai setelah minggu ke tiga, tetapi jika segera menjadi stabil  dan tidak didapatkan aritmia, latihan yang gentle dapat dimulai pada  hari ke sepuluh. Pada stroke yang berat lebih aman menunggu sampai  tercapai complete stroke kemudian baru dimulal program latihan, meskipun  hanya gerakan pasif saja yang diberikan. Jika proses penyebabnya  dicurigai berasal dari arteri karotis ditunggu 18 s/d 24 jam dan jika  penyebabnya dari sistem vertebrobasiler tunggu sampai 72 jam sebelum  memastikan tidak ada perburukan lagi.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa bentuk metode atau tipe latihan yang dapat diaplikasikan oleh pasien stroke diantaranya adalah : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;1. Conservative/Tradisional&lt;/strong&gt; :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Metode  latihan ini terkesan umum dan latihan-latihannyapun didasarkan  penekanan pada pencegahan &amp;amp; perawatan kontraktur dengan  mempertahankan luas gerak sendi atau latihan Range Of Motion (ROM  exercises). Memperkenalkan mobilisasi dini kepasien dengan cara  pengoptimalan sisi yang sehat untuk mengkompensasi sisi yang sakit. Tipe  jenis latihannya adalah penguatan dengan menggunakan tahanan.   align="justify"&amp;gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Propioseptive Neuromuscular Fascilitation (Metode PNF)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Metode  latihan ini bertujuan untuk merangsang respon mekanisme neuromuskuler  melalui stimulasi proprioseptor. Bertujuan memfasilitasi pola gerakan  sehingga mencapai “functional relevant” dengan tujuan memfasilitasi  irradiasi impuls untuk tubuh bagian lain yang berhubungan dengan gerakan  utama. Menggunakan rangsangan proprioseptif (streetching/peregangan  otot, active movement/gerakan sendi dan resisted/tahanan terhadap  kontraksi otot sebagai input sensorik yang didesain untuk memfasilitasi  kontraksi otot spesifik)&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tehnik-tehnik dari PNF dapat dijabarkan sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Pemberian tahanan maksimal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Traksi &amp;amp; aproksimasi sendi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Quick stretch &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Cutaneous pressure (hold &amp;amp; grip)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Gerakan sinergis (untuk memperkuat gerakan yang lemah)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6. Mempergunakan aba-aba yang sederhana (verbal)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;7. Pola gerak : spiral - diagonal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Movement Therapy/Brunnstorm&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Konsepnya :&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Reedukasi otot menggunakan latihan refleks.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Dasar teori :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kerusakan  susunan syaraf pusat/SSP telah menyebabkan evolusi terbalik &amp;amp;  regresi kembali ke pola gerak filogenetik yang lebih tua (terjadi  sinergi dan refleks primitive). Sinergi &amp;amp; refleks primitive ini  dianggap sebagai bagian normal dari proses penyembuhan sebelum terbentuk  pola baru.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kombinasi eksteroseptif &amp;amp; proprioseptif&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tehnik :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Memberikan tahanan pada ekstremitas yang normal, tapping (input sensoris) &amp;amp; tehnik relaksasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2.  Diberikan sesuai dengan 6 stadium penyembuhan Twitchell :Flasiditas,  Spastisitas dan onset sinergi, Peningkatan spastisitas &amp;amp; beberapa  control sinergi volunteer, Penurunan spastisitas &amp;amp; peningkatan  control sinergi volunteer, Tidak adanya control fungsi motorik dari  sinergi, Gerakan sendi individual&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Tahapan tehnik latihan : Merangsang gerak sinergis (Associated Reaction Pathological Tonic Neck &amp;amp; Labyrinthine reflex) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Mengontrol gerakan sinergi :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Latihan terlepas dari pengaruh pola sinergis (dengan gerakan kombinasi pola sinergis antagonis)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Merangsang fungsi tangan &amp;amp; jari tangan secara volunteer, a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;da beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam latihan ini diantaranya adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahap  1-3 : merangsang control volunteer sinergis &amp;amp; memakai gerakan ini  untuk aktifitas stabilisasi obyek /àyang bertujuan (ROM bahu, abd  volunteer, untuk ADL memegang, menjinjing, dll)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahap 4-5 : mengontrol flexor &amp;amp; ekstensor sinergi sehingga penderita dapat melakukan aktifitas fungsional&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahap 6 : ketrampilan tangan dengan melatih fungsi tangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Neurodevelopmental Technique/Bobath&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Dasar teori :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pola  gerakan patologis tidak boleh digunakan untuk latihan oleh karena  penggunaan berulang jalur eferen patologis dapat menyebabkan ekspansi ke  jalur normal. Menggunakan konsep hirarki fungsi SSP manusia, dengan  komponen yang saling integral : input sensorik &amp;amp; system feedback  motorik. Konsep motor relearning mungkin dapat berurutan seperti pada  perkembangan normal dan Berlawanan dengan Brunnstorm &amp;amp; PNF. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Prinsip :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Kontrol pola spastisitas dengan menghambat pola abnormal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Fasilitasi pola normal / refleks postural normal (righting &amp;amp; equilibrium reaction)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Tujuan :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Stabilisasi tonus postural&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Inhibisi pola abnormal / gerakan abnormal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Fasilitasi refleks otomatis &amp;amp; pola gerakan normal yang lebih selektif &amp;amp; persiapan ketrampilan fungsional&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Tehnik :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Reflex Inhibiting Posture/pattern (RIP) : meletakkan anggota gerak dalam posisi pola antispastik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2.  Key Point of Control (KPOC) : menghambat spastisitas &amp;amp; pola gerak  abnormal sekaligus memberi fasilitasi pola gerak yang normal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;a. Proximal KPOC (shoulder, hip dan trunk) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;b.  Distal KPOC (tangan &amp;amp; kaki) Tidak menganjurkan pemakaian alat bantu  jalan, oleh karena latihan NDT menekankan penggunaan &amp;amp; weight  bearing pada sisi lumpuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Push-pull technique : tehnik untuk menimbulkan ekstensi terutama pada lengan di mana fleksi lebih dominan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Placing &amp;amp; holding : mempertahankan posisi dalam RIP position &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Tapping : pada otot antagonis dari otot yang spastik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Sensory Motor Approach&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Fasilitasi/inhibisi pergerakan melalui stimulasi proprioceptor, exteroceptor atau enteroceptor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Teori :&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Deficit  motorik adalah hilangnya fungsi yang terjadi dipandang dari sudut  pandang yangàselama perkembangan sensorimotorik normal berhubungan  dengan input sensorik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Stimulasi kulit untuk fasilitasi stabilisasi &amp;amp; mobilisasi otot :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1.  Stimulasi free nerve ending : Fasilitasi pada kulit di atas otot  stabilisator 30 menit sebelum terapi untuk brushing yang tujuannya  memfasilitasi gamma motor neuron dengan tujuan untuk stabilitas otot  proksimal sendi (biasanya menggunakan electrically powered brush),  Aplikasi dengan es (suhu 12-17derajat F) 3-5 menit memfasilitasi C fiber&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Fasilitasi mobilizing muscle : Quick stroking / icing pada tangan, kaki &amp;amp;/bibir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Stimulasi otot stabilisator : Electric brushing/repetitive icing&lt;/span&gt; dengan tujuan stimulasi stabilisator secondary muscle &amp;amp; inhibisi spastic mobilizing muscle&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-1876944498005357030?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1876944498005357030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1876944498005357030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/latihan-pada-stroke.html' title='LATIHAN PADA STROKE'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/SElUsUQ6XoI/AAAAAAAAAWY/AH4B638aY3g/s72-c/stroke-symptoms.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-3198957080876520244</id><published>2011-12-22T22:12:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kolaps Paru (Pneumothorax)'/><title type='text'>Kolaps Paru (Pneumothorax)</title><content type='html'>&lt;div style="margin:auto;text-align:center;width:100%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;Kolaps  paru-paru / pneumothoraks (Pneumothorax) adalah penimbunan udara atau  gas di dalam rongga pleura. Rongga pleura adalah rongga yang terletak  diantara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab&lt;br /&gt;Terdapat beberapa jenis pneumotoraks yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya:&lt;br /&gt;1. Pneumotoraks spontan&lt;br /&gt;Terjadi  tanpa penyebab yang jelas. Pneumotoraks spontan primer terjadi jika  pada penderita tidak ditemukan penyakit paru-paru. Pneumotoraks ini  diduga disebabkan oleh pecahnya kantung kecil berisi udara di dalam  paru-paru yang disebut bleb atau bulla. Penyakit ini paling sering  menyerang pria berpostur tinggi-kurus, usia 20-40 tahun. Faktor  predisposisinya adalah merokok sigaret dan riwayat keluarga dengan  penyakit yang sama. Pneumotoraks spontan sekunder merupakan komplikasi  dari penyakit paru-paru (misalnya penyakit paru obstruktif menahun,  asma, fibrosis kistik, tuberkulosis, batuk rejan).&lt;br /&gt;2. Pneumotoraks traumatik&lt;br /&gt;Terjadi  akibat cedera traumatik pada dada. Traumanya bisa bersifat menembus  (luka tusuk, peluru) atau tumpul (benturan pada kecelakaan kendaraan  bermotor).&lt;br /&gt;Pneumotoraks juga bisa merupakan komplikasi dari tindakan medis tertentu (misalnya torakosentesis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img88.imageshack.us/img88/5666/pneumothorax3.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;3. Pneumotoraks karena tekanan&lt;br /&gt;Terjadi jika paru-paru mendapatkan tekanan berlebihan sehingga paru-paru mengalami kolaps.&lt;br /&gt;Tekanan yang berlebihan juga bisa menghalangi pemompaan darah oleh jantung secara efektif sehingga terjadi syok.&lt;br /&gt;GEJALA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya  sangat bervariasi, tergantung kepada jumlah udara yang masuk ke dalam  rongga pleura dan luasnya paru-paru yang mengalami kolaps (mengempis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya bisa berupa:&lt;br /&gt;-Nyeri dada tajam yang timbul secara tiba-tiba, dan semakin nyeri jika penderita menarik nafas dalam atau terbatuk&lt;br /&gt;-Sesak nafas&lt;br /&gt;-Dada terasa sempit&lt;br /&gt;-Mudah lelah&lt;br /&gt;-Denyut jantung yang cepat&lt;br /&gt;-Warna kulit menjadi kebiruan akibat kekurangan oksigen.&lt;br /&gt;-Gejala-gejala tersebut mungkin timbul pada saat istirahat atau tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:&lt;br /&gt;-Hidung tampak kemerahan&lt;br /&gt;-Cemas, stres, tegang&lt;br /&gt;-Tekanan darah rendah (hipotensi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik dengan bantuan stetoskop menunjukkan adanya penurunan suara pernafasan pada sisi yang terkena.&lt;br /&gt;Trakea  (saluran udara besar yang melewati bagian depan leher) bisa terdorong  ke salah satu sisi karena terjadinya pengempisan paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan yang biasa dilakukan:&lt;br /&gt;Rontgen dada (untuk menunjukkan adanya udara diluar paru-paru) dan Gas darah arteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img202.imageshack.us/img202/3010/images1tki.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGOBATAN&lt;br /&gt;Tujuan  pengobatan adalah mengeluarkan udara dari rongga pleura, sehingga  paru-paru bisa kembali mengembang. Pada pneumotoraks yang kecil biasanya  tidak perlu dilakukan pengobatan, karena tidak menyebabkan masalah  pernafasan yang serius dan dalam beberapa hari udara akan diserap.&lt;br /&gt;Penyerapan total dari pneumotoraks yang besar memerlukan waktu sekitar 2-4 minggu.&lt;br /&gt;Jika  pneumotoraksnya sangat besar sehingga menggangu pernafasan, maka  dilakukan pemasangan sebuah selang kecil pada sela iga yang memungkinkan  pengeluaran udara dari rongga pleura. Selang dipasang selama beberapa  hari agar paru-paru bisa kembali mengembang. Untuk menjamin perawatan  selang tersebut, sebaiknya penderita dirawat di rumah sakit.&lt;br /&gt;Untuk  mencegah serangan ulang, mungkin perlu dilakukan pembedahan. Hampir 50%  penderita mengalami kekambuhan, tetapi jika pengobatannya berhasil, maka  tidak akan terjadi komplikasi jangka panjang.&lt;br /&gt;Pada orang dengan  resiko tinggi (misalnya penyelam dan pilot pesawat terbang), setelah  mengalami serangan pneumotoraks yang pertama, dianjurkan untuk menjalani  pemedahan.&lt;br /&gt;Pada penderita yang pneumotoraksnya tidak sembuh atau  terjadi 2 kali pada sisi yang sama, dilakukan pembedahan untuk  menghilangkan penyebabnya.&lt;br /&gt;Pembedahan sangat berbahaya jika  dilakukan pada penderita pneumotoraks spontan dengan komplikasi atau  penderita pneumotoraks berulang. Oleh karena itu seringkali dilakukan  penutupan rongga pleura dengan memasukkan doxycycline melalui selang  yang digunakan untuk mengalirkan udara keluar.&lt;br /&gt;Untuk mencegah  kematian pada pneumotoraks karena tekanan, dilakukan pengeluaran udara  sesegera mungkin dengan menggunakan alat suntik besar yang dimasukkan  melalui dada dan pemasangan selang untuk mengalirkan udara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-3198957080876520244?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3198957080876520244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3198957080876520244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/kolaps-paru-pneumothorax.html' title='Kolaps Paru (Pneumothorax)'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-598731601715437957</id><published>2011-12-22T22:11:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Waktu optimal TENS untuk pengurangan nyeri pada OA lutut'/><title type='text'>Waktu optimal TENS untuk pengurangan nyeri pada OA lutut</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Osteoarthritis (OA) &lt;/strong&gt;adalah salah satu bentuk &lt;strong&gt;arthritis&lt;/strong&gt; yang paling&lt;br /&gt;&lt;div class="content clearfix"&gt;&lt;div&gt;sering terjadi (memiliki angka prevalensi yang tertinggi dibandingkan&lt;br /&gt;jenis arthritis lain). Sebagian besar penderita &lt;strong&gt;OA &lt;/strong&gt;adalah para lansia&lt;br /&gt;dengan usia 65 tahun keatas terutama &lt;strong&gt;OA lutut&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi yang efektif untuk menangani nyeri (yang biasanya merupakan&lt;br /&gt;keluhan utama penderita OA) akan dapat meningkatkan kualitas mobilitas&lt;br /&gt;penderita. Salah satu modalitas Fisioterapi untuk mengontrol nyeri yang&lt;br /&gt;sering diaplikasikan adalah TENS. TENS dalam berbagai penelitian telah&lt;br /&gt;terbukti efektif menurunkan nyeri pada penderiata OA lutut, tapi&lt;br /&gt;beberapa hasil penelitian masih kontroversial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbagai penelitian yang telah dilakukan,&lt;br /&gt;ternyata masih belum diketahui berapa waktu terapi yang optimal&lt;br /&gt;pengaplikasian TENS pada penderita OA lutut. Dalam peneltian sebelumnya&lt;br /&gt;waktu yang digunakan bervariasi antara 30 hingga 60 menit per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cheing et al (2003) dalam penelitiannya membahas hal tersebut (waktu&lt;br /&gt;yang paling efektif untuk pengaplikasian TENS pada penderita OA lutut).&lt;br /&gt;Cehing et al (2003) membandingkan empat model pengaplikasian TENS yaitu&lt;br /&gt;TENS dengan lama pengaplikasian 20 menit, 40 menit, 60 menit dan TENS&lt;br /&gt;plasebo. TENS yang digunakan berupa TENS konvensional dengan frekuensi&lt;br /&gt;100 pps, durasi pulsa 200 mikrosecon, dengan penempatan electrode pada&lt;br /&gt;titik-titik akupuntur di daerah lutut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian Cheing et al (2003) tersebut adalah bahwa TENS&lt;br /&gt;konvensional pada penderita OA lutut paling efektif (waktu optimal)&lt;br /&gt;diaplikasikan selama 40 menit.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-598731601715437957?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/598731601715437957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/598731601715437957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/waktu-optimal-tens-untuk-pengurangan.html' title='Waktu optimal TENS untuk pengurangan nyeri pada OA lutut'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-2915887846184798014</id><published>2011-12-22T22:09:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERKEMBANGAN NORMAL SENSORI INTEGRASI PADA ANAK'/><title type='text'>PERKEMBANGAN NORMAL SENSORI INTEGRASI PADA ANAK</title><content type='html'>&lt;span class="corners-top"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Level 1. Primary sensory System&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada  umur 2 bulan anak sudah mampu menerima informasi yang sangat banyak  dari sensori input dan mengembangkannya untuk belajar di waktu yang akan  dating. Senses yang bekerja yang paling mendasar adalah vestibular,  taktil, dan propioseptif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Level 2. Perceptual motor foundation&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah  pada level 1 teringrasi, maka anak pada umur satu thun mulai berkembang  persepsi tubuh dan kesigapan tubuhnya. Dimana anak mulai mengenal  bagian tubuh, bagaimana hubungan dari bagian tubuh tersebut dan juga  bagaimana gerakannya. Visual sangat berperan dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Level 3. Perceptual Motor Skill&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada  level ini, anak mulai berkembang persepsinya, pemahaman bahasa dari  sensori yang diterimanya. Semua informasi sensori membuat anak dapat  berinteraksi dengan lingkungan. Pendengaran bertambah bagus dengan  mengerti bahasa, dan berkomunikasi, indra penglihatan mampu menerima  informasi secara lebih akurat. Koordinasi mata dan tangan juga lebih  berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Level 4. Academic readiness&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Akhir  dari produksi dari sensori integrasi adalah pengembangan ketrampilan  akademiknya, termasuk penfgertian abstrak, sebab akibat, kemampuan  keterampilan motoriknya, mampu mengendalikan perilakunya, kemampuan  mengendalikan setiap sisi tubuhnya pemahaman tentang sesuatu yang  dilihatnya, anak juga mampu mengendalikan emosi dan kebiasaannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-2915887846184798014?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2915887846184798014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2915887846184798014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/perkembangan-normal-sensori-integrasi.html' title='PERKEMBANGAN NORMAL SENSORI INTEGRASI PADA ANAK'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-1947819970049230898</id><published>2011-12-20T22:41:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.649+07:00</updated><title type='text'>ALAT KESEHATAN TENS</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/12/es-hwato-sdz-iii.html"&gt;ES Hwato SDZ-III (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qI80O7jMYi4/TilK_Cr9yLI/AAAAAAAAA08/mE3LIE0bMDo/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2Bhwato.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 263px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-qI80O7jMYi4/TilK_Cr9yLI/AAAAAAAAA08/mE3LIE0bMDo/s400/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2Bhwato.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632115255917004978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tUP-P0QzWNU/Th1CNhmmMJI/AAAAAAAAAzU/ES3DJbAVPLo/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btens.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhWCOOM2gI/AAAAAAAAAsw/JBaxpJuEDPs/s1600/ES%2BHwato%2BSDZ-III.jpg"&gt;Harga Rp. &lt;/a&gt;2.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 412.6pt;" colspan="3" valign="top" width="550"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; vertical-align: top; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Technical &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Specifications&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Output channels&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;channels&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pulse shape&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;asymmetric&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; biphasic &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;triangular&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;pulse&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;wave&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pulse width&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;0.175 ms ± 30%&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Voltage, max&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;less than 80 volts&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 412.6pt;" colspan="3" valign="top" width="550"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pulse Frequency&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Continuous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1 to &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;100 Hz&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Intermittent&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1 to 100 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hz, interval &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;time between &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;groups is &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5 sec&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5 to 100 Hz&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Distant-dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;One-fifth &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;of the Dense Wave&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; frequency, duration of distant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 412.6pt;" colspan="3" valign="top" width="550"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Duration of wave&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Distant-dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; seconds&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;10&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;seconds&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Continuous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;15 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;seconds&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Power source&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6 standard 1.5 volt C batteries&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;or&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;AC &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;230-240&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;V&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Auto Timer &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;adjustable&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Display &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Multi-pulse Wave&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Frequency&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;LCD&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;OutPut Switches&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Rheostat Adjustable &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; vertical-align: top; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Output&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Output&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;channels&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Treatment &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Point   1-12 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Simultaneously &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Smooth Stimulation &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Adjustment &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;All Channels 1&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;-&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6 Work Separately&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;Accessories&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;pieces of output electrode wires&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;pairs of skin electrode (size:50mm×50mm&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;pairs of filiform needle-electrode(Metal Clamp),(size:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;≤28mm)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;AC adapter&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;Manual-Instructions&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;（&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Chinese and English)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;certificate of product quality conformity&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;service card&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Times New Roman';font-size:10.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 116.35pt;" valign="top" width="155"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 128.25pt;" valign="top" width="171"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;size&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;color&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 85.5pt;" valign="top" width="114"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;weight&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 116.35pt;" valign="top" width="155"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Instrument&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;body only&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 128.25pt;" valign="top" width="171"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;26cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt; x &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;19cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;x&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; 10cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;beige&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 85.5pt;" valign="top" width="114"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1.3kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 116.35pt; text-align: left;" valign="top" width="155"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Package&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Box&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kategori &lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 128.25pt; text-align: left;" valign="top" width="171"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;41cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;x &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;27cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;x &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;12cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;           &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;blue&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 85.5pt;" valign="top" width="114"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;2.3kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;a style="text-decoration: none;" href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.indonesianrehabequipment.com%2Fsearch%2Flabel%2FTENS&amp;amp;t=INDONESIAN%20REHAB%20EQUIPMENT%20%28Distributor%20Alat%20Fisioterapi%29%3A%20TENS&amp;amp;src=sp" name="fb_share" type="button"&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor:pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-1947819970049230898?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1947819970049230898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1947819970049230898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/alat-kesehatan-tens.html' title='ALAT KESEHATAN TENS'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-qI80O7jMYi4/TilK_Cr9yLI/AAAAAAAAA08/mE3LIE0bMDo/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2Bhwato.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-7445257260916242103</id><published>2011-12-20T22:40:00.001+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.650+07:00</updated><title type='text'>Alat Kesehatan</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/07/microwave-diathermy-biowave-hm-801.html"&gt;Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801 (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lT8NmCVCJq4/Th1AwcDj0bI/AAAAAAAAAys/4fivRgn5o4o/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 229px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-lT8NmCVCJq4/Th1AwcDj0bI/AAAAAAAAAys/4fivRgn5o4o/s400/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628726310192009650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TE0Ch3SWWOI/AAAAAAAAAhE/5g2ITMlKDbg/s1600/BIOWAVE.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;Harga Rp. 40.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;span style="" title=""&gt;Microwave menembus lebih dalam ke dalam jaringan, otot dan dengan demikian meningkatkan sirkulasi darah lokal di otot. &lt;/span&gt;&lt;span style="" title=""&gt;organisasi subkutan dan orang lain dapat diperingatkan secara merata tanpa pemanasan kulit berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" title=""&gt;Microwave  terapi dapat diterapkan untuk bagian perawatan pasien dengan dalam gaun  hanya dengan memutar radiator dengan porsi pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" title=""&gt;Biowave  HM-801 memiliki radiasi panas sistem serbaguna terkonsentrasi dan  keberhasilan terapi termasuk efek termal tidak bisa dibantah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SESIFICATION&lt;br /&gt;* Power : AC 220V, 60Hz&lt;br /&gt;* Power consumption : 700W&lt;br /&gt;* Output strength : 0-24W&lt;br /&gt;* Output frequency : 2450MHz&lt;br /&gt;* Wavelength of : 124.4mm&lt;br /&gt;* Output mode : Continous &amp;amp; intermitten&lt;br /&gt;* Treatment time : 5-30minutes&lt;br /&gt;* Weight : 22kg&lt;br /&gt;* Dimension : 430x315x760mm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-7445257260916242103?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7445257260916242103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7445257260916242103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/alat-kesehatan.html' title='Alat Kesehatan'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lT8NmCVCJq4/Th1AwcDj0bI/AAAAAAAAAys/4fivRgn5o4o/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Bmwd.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-3474726640345601897</id><published>2011-12-20T22:40:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.650+07:00</updated><title type='text'>Alat Kesehatan SWD</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/01/swd-ltd-cd31.html"&gt;SWD LTD-CD31 (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-29Y7mY0DK_I/TilI1VjdBjI/AAAAAAAAA0U/lrslG5q68fs/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Balat%2Bfisioterapi%2Bswd2.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 197px; height: 361px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-29Y7mY0DK_I/TilI1VjdBjI/AAAAAAAAA0U/lrslG5q68fs/s400/alat%2Bfisioterapi%2Balat%2Bfisioterapi%2Bswd2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632112890159629874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-eLWKIYB3nuo/TilImcEFYdI/AAAAAAAAA0M/V6ji8zg4xtM/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Bswd.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-eLWKIYB3nuo/TilImcEFYdI/AAAAAAAAA0M/V6ji8zg4xtM/s400/alat%2Bfisioterapi%2Bswd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632112634209067474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-q4wX4yCXL4o/Th1BLZaIyRI/AAAAAAAAAy0/_mVoj1MKLR0/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Bswd.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/S1kXfLfXT1I/AAAAAAAAAKs/X4mST4qNmVs/s1600-h/swd3.jpg"&gt;SWD LTD-CD31&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga Rp. 9.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;LDT-CD31 made in China&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Frequency : 40,68 Mhz&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Power Supply : 220 V + 22 V ; 50 Hz + 1 Hz&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Power Comsuption : 700 W&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Maximum Output Power : 220 W&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Time Control : Continous adjustment in 60 min&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Weight : 50 Kg&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dimension : 470 x 320 x 800 cm&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-3474726640345601897?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3474726640345601897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3474726640345601897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/alat-kesehatan-swd.html' title='Alat Kesehatan SWD'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-29Y7mY0DK_I/TilI1VjdBjI/AAAAAAAAA0U/lrslG5q68fs/s72-c/alat%2Bfisioterapi%2Balat%2Bfisioterapi%2Bswd2.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5897024451862940178</id><published>2011-12-20T22:39:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.650+07:00</updated><title type='text'>Alat Kesehatan fisioterapi Traksi</title><content type='html'>&lt;h3 style="color: rgb(255, 255, 255);" class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://arif-sugiri.blogspot.com/2011/02/traksi-elektrik-marvell.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 255, 255);" class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FqtiLLQ5O5w/TVNjWOuS2MI/AAAAAAAAAyw/J-zXPLkunrU/s1600/traksi+marvell.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-FqtiLLQ5O5w/TVNjWOuS2MI/AAAAAAAAAyw/J-zXPLkunrU/s320/traksi+marvell.jpg" border="0" width="320" height="256" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rOg_HFqyIR8/TVNjzsI2EFI/AAAAAAAAAy8/__4s1t_TK88/s1600/mesin+traksi+marvell.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-rOg_HFqyIR8/TVNjzsI2EFI/AAAAAAAAAy8/__4s1t_TK88/s200/mesin+traksi+marvell.jpg" border="0" width="200" height="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Harga : 35.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Pengenalan Produk ;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;div class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Inovasi t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;erb&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;aru traksi elektrik Marvel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Desain dan teknologi modern &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;dilengkapi dengan beberapa metode terapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Mudah dalam aplikasi dengan indikator digital&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;Spesification ;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Power : 50 W 220 V&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Traction load : 5 – 99 kg&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hold time : electronic 1 – 60 sec&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rest time : electronic 1 – 60 sec&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Treatment timer : 60 min.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dimention main unit : 300 x 520 x 700 mm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dimention&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; bed unit : 2240 x 560 x 760 mm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Weight main unit : 80 kg&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Weight Bed unit : 40 kg &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;INDICATION ;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.  CERVICAL VERTEBRA DISEASE ; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;hernia   disease, deformity cercival vertebrae, secendary scalenus syndrome,   fracture of the spinal cord bone, shoulder and arm symptom, whiplash   injury.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.     LUMBOSACRAL VERTEBRA DISEASE ;  hernia nucleus pulposus (HNP),   cartilage disease, Low back pain, sciatica (ischialgia), fracture in   bone, distraction of vertebra lumbalis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;&lt;b&gt;Accessories :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.  Stool&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.  Traction belt&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;3.  Cervical harnes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5897024451862940178?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5897024451862940178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5897024451862940178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/alat-kesehatan-fisioterapi-traksi.html' title='Alat Kesehatan fisioterapi Traksi'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FqtiLLQ5O5w/TVNjWOuS2MI/AAAAAAAAAyw/J-zXPLkunrU/s72-c/traksi+marvell.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-7399232868147325961</id><published>2011-12-20T21:22:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.650+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manfaatkan Fisioterapi untuk Gangguan Gerak'/><title type='text'>Fungsi Fisioterapi</title><content type='html'>Jakarta (ANTARA  News) - Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fisioterapi untuk  mengatasi gangguan gerak karena saat ini kesadaran masyarakat untuk  menggunakan fisioterapi masih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Prediksi sekitar 20-30 persen masyarakat yang dilayani mengatasi  gangguan gerak dengan fisioterapi," kata Ketua Umum Ikatan Fisioterapi  Indonesia (IFI)  Slamet Sumarno, di Jakarta, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fisioterapi merupakan ilmu yang menitikberatkan untuk menstabilkan atau  memperbaiki gangguan fungsi alat gerak/fungsi tubuh yang terganggu yang  kemudian diikuti dengan proses/metode terapi gerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slamet Sumarno yang baru saya dilantik menjadi menjadi ketua umum IFI  mengatakan, padahal masyarakat yang mengalami gangguan gerak lebih dari  angka tersebut.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Saat ini juga banyak orang salah mengerti mengenai fungsi fisioterapi  karena seringkali hanya diartikan untuk kegiatan memijat otot terkilir  atau jika orang kecapaian. "Padahal fisioterapi untuk mengatasi segala  gangguan gerak," katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Ia mengatakan, jika gangguan gerak tersebut tidak segara diatas maka bisa semakin parah dan bisa membahayakan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Slamet mengakui kurangnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi  fisioterapi. Untuk itu ia akan menyosialisasikannya kepada masyarakat  sehingga kesadaran dan pengetahuan masyarakat semakin tinggi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Manfaat fisioterapi juga bisa untuk penyembuhan atau terapi masa trauma kecelakaan, atau terapi pasca operasi&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Slamet Sumarno diangkat menjadi Ketua Umum IFI untuk periode 2008-2012.  IFI, katanya, telah berganti kepengurusan sebanyak 10 kali.(*)&lt;p style="margin: 20px 0;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;i&gt;Editor: Ruslan Burhani&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-7399232868147325961?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7399232868147325961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7399232868147325961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fungsi-fisioterapi.html' title='Fungsi Fisioterapi'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-1417589666401305790</id><published>2011-12-20T21:21:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.650+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fungsi Fisioterapi'/><title type='text'>Fungsi Fisioterapi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Fisioterapi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;From &lt;/span&gt;&lt;a href="http://orthopedics.about.com/mbiopage.htm"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jonathan Cluett, M.D.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Modifikasi : Jowir&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Fisioterapi Dapat Membantu Fungsi Rehabilitasi Anda?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah  fisioterapi itu? Fisioterapi adalah pelatih khusus yang bekerja dengan  pasien untuk mengembalikan aktivitas, kekuatan dan gerakan pasien  termasuk didalamnya pasien yang mengalami cide&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/SCIymnI9_VI/AAAAAAAAAPk/envkZ-S_8JQ/s1600-h/IMG_5121.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197772558861991250" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 182px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/SCIymnI9_VI/AAAAAAAAAPk/envkZ-S_8JQ/s320/IMG_5121.jpg" border="0" height="182" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;ra  ataupun operasi. Fisioterapi dapat melatih pasien dengan olahraga  khusus, penguluran dan bermacam-macam tehnik dan menggunakan beberapa  alat khusus untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien yang tidak  dapat diatasi dengan latihan –latihan fisioterapi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenapa fisioterapi penting?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fisioterapi penting dalam hal ortopedik untuk dua alasan utama&lt;br /&gt;·  Pertama, tipe pasien ortopedik mempunyai kekurangan yang membutuhkan  penanganan. Sebagai contoh, pasien dengan carpal tunel syndrome  (syndrome pada terowongan tulang pergelangan tangan) mempunyai kelemahan  khusus pada otot tangannya dan membutuhkan target latihan untuk  mengembalikan fugsinya. Atau pada sendi lutut sebagai contohnya  chondromalacia mempunyai ketidakseimbangan pada otot-otot disekitar  sendi lututnya. Seorang fisioterapi dapat melatih pasien dengan  latihan-latihan tertentu untuk otot-otot tersebut dengan tujuan untuk  meningkatkan fungsi dan menurunkan masalahnya.&lt;br /&gt;· Kedua, fisioterapi  banyak mengetahui tentang prosedur operasi, tujuan latihan, anatomi otot  dan tulang serta dapat menyesuaikan kondisi untuk meningkatkan gerak  dan fungsi pasien. Setelah mengetahui tatacara operasi seperti  penggantian sendi pinggul, ini sangat penting untuk mengetahui terapi  yang diberikan kepada pasien disesuaikan dengan tatacara operasi.  Beberapa operasi berpengaruh pada keterbatasan gerak dan luas gerak  sendinya, untuk itu seseorang yang mengetahui banyak tentang masalah  seputar tatacara operasi dibutuhkan untuk mengembalikan gerak dan fungsi  pasien sehingga tujuan terpi dapt tercapai&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Banyak  masalah-masalah ortopedik yang dapat ditangani tanpa ikut campur tangan  seorang fisioterapi. Seringkali dengan latihan sederhana atau  penguluran dapat menolong pasien untuk meningkatkan kondisinya. Walaupun  demikian banyak juga kondisi komplikasi ortopedik yang membutuhkan  latihan khusus bersama fisioterapi untuk merawat pasien. &lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah hal terpenting yang bisa dilakukan fisioterapi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Fisioterapi mempunyai banyak peralatan rehabilitasi, beberapa ketrampilan khusus yang dimiliki seorang fisioterapi adalah:&lt;br /&gt;• Streetching/Penguluran&lt;br /&gt;Penguluran  adalah penting untuk menjaga luas gerak sendi disekitar persendian.  Jika pasien mempunyai kekakuan pada sendinya, aktivitas normal seperti  membuka botol atau menaiki tangga kadang terganggu. Dengan penguluran  yang tepat, keterbatasan fungsi ini dapat diatasi. Apabila terdapat  cidera atau melakukan operasi,jaringan parut dan kontraksi jaringan  lunak adalah hasilnya dan penguluran penting untuk dilakukan.&lt;br /&gt;o Strengthening/penguatan&lt;br /&gt;latihan  penguatan dilakukan untuk membantu pasien meningkatkan fungsi dari  otot. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kekuatan, ketahanan dan  menjaga meningkatkan lingkup gerak sendinya. Tipe paling umum untuk  latihan penguatan adalah:&lt;br /&gt;o Closed Chain&lt;br /&gt;Latihan closed chain  dilakuka dengan posisi kaki terkunci dengan tanah. Sebagai contohnya  adalah leg squat. Tujuan latihan ini untuk keseimbangan dan kekuatan  otot. Dengan melakukan legsquat ini otot yang lemah yaitu quadriceps dan  lawannya hamstring, keduanya berkontraksi sehingga kekuatan dan  keseimbangan kedua otot tercapai. Latihan Open chain seperti leg  ekstension kesimbangan dan kekuatan kedua otot tidak tercapai.&lt;br /&gt;o Proprioceptive&lt;br /&gt;Propiosepsi  adalah rasa untuk mengetahui letak bagian dari tubuh. Ini mungkin  merupakan konsepe sulit ketika anda memegang Sesutu benda sampai anda  kehilangan benda tersebut, karena begitu banyaknya propiosepsi bekerja  tanpa anda sadari. Ketika anda kehilangan propiosepsi,sebagai contohnya  sendi pergelangan kaki setelah sprain/cidera ligament, pasien sering  mengeluh ketidakstabilan sensasi pada sendinya. Latihan propiosepsi  mengarahkan tubuh anda untuk mengontrol posisi dari sendi yang cidera.&lt;br /&gt;• Ice and Heat Therapy&lt;br /&gt;Dingin  dan panas ditujukan untuk menghangatkan dan mendinginkan otot, sebagai  catatan modalitas ini dapat meningkatkan aliran darah dan dapat  menurunkan pembengkakan. Ini mungkin merupakan aspek terpenting dalam  proses terapeutik&lt;br /&gt;• Ultrasound&lt;br /&gt;Ultrasound uses high frequency  sound waves (not within the range we can hear) to stimulate the deep  tissues within the body. By passing an ultrasound probe over the body,  deep tissues are stimulated by the vibration of the sound wave. This  leads to warming and increased blood flow to these tissues.&lt;br /&gt;• Electrical Stimulation&lt;br /&gt;Elektrikal  stimulasi yaitu terapi dengan menggunakan listrik. Dengan memasang arus  listrik pada daerah yang bersangkutan/mengalami nyeri, syaraf yang  menghantarkan rasa nyeri diubah. Pasien sering merasakan nyerinya  berkurang setelah treatment tersebut.&lt;br /&gt;• Aquatic Therapy&lt;br /&gt;Aquatic  terapi atau Terapi dengan air adalah cara terhebat untuk mengembalikan  kembali gerakan dan menjaga kekuatan dan latihan ini dilakukan dikolam  renang. Latihan ini menjadi sangat terkenal akhir tahun ini karena  banyak pasien yang kesulitan dalam latihan menjadi bisa ketika  dilakukannya didalam air. Adanya kekuatan untuk mengapung membantu tubuh  dan air juga memberikan tahanan gentle/perlahan-lahan sehingga  meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh.&lt;br /&gt;• Biofeedback&lt;br /&gt;Biofeedback adalah menggunakan berbagai peralatan untuk meningkatkan satu atau grup otot yang lemah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-1417589666401305790?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1417589666401305790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1417589666401305790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fungsi-fisioterapi_20.html' title='Fungsi Fisioterapi'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/SCIymnI9_VI/AAAAAAAAAPk/envkZ-S_8JQ/s72-c/IMG_5121.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-3637929543223644183</id><published>2011-12-20T21:16:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.650+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fisioterapi Napas'/><title type='text'>Fisioterapi Batuk/ Napas</title><content type='html'>&lt;header class="entry-header"&gt;&lt;h1 class="entry-title"&gt;Fisioterapi Napas&lt;/h1&gt; &lt;/header&gt;&lt;p&gt;Fisioterapi  napas merupakan suatu usaha untuk mengeluarkan secret dari dalam paru –  paru atau trachea serta untuk mempertahankan fungsi otot – otot  pernafasan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tujuannya untuk mempertahankan, memeperbaiki dan  mencapai keefektifan dari seluruh bagan paru – paru, termasuk relaksasi  otot – otot penafasan. Untuk mencegah kolaps dari pada bagian paru –  paru yang disesabkan oleh terhambatnya sekresi secret. Menghindari  terjadinya broncho pneumonia dan komplikasi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Indikasinya&lt;/strong&gt;: PPOM -&amp;gt; &lt;a href="http://www.jevuska.com/2007/04/14/asma-bronkial"&gt;Asthma&lt;/a&gt;,  Bronchitis Kronis, Emphysema. Pasca operasi Thoraks, system  kardiovaskulair,berbaring lama, neuromuskulair dengan reflek batuk  menurun, Klien yang terganggu alat ventilasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kontra Indikasi:  Kelainan faal hemastasis, klien dengan tekanan intra cranial meningkat,  Pre operasi carcinoma paru, posisi Drainage.&lt;/p&gt;&lt;div id="attachment_1098" class="wp-caption alignright" style="width: 160px"&gt;&lt;img src="http://cdn.jevuska.com/wp-content/themes/Blue_Evolution/images/fisioterapi-napas-150x150.jpg?0bbda9" alt="Foto: Caregivers Oasis" title="Fisioterapi Napas" class="size-thumbnail wp-image-1098" height="150" width="150" /&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Foto: Caregivers Oasis&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;Macam – Macam Fisioterapi Nafas&lt;/strong&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Latihan pernafasan (Breathing Excersice)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menepuk – nepuk dada (Clapping)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggetarkan (Vibrating)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hemoptoe&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Persiapan Klien Dan Alat :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Klien diberitahu tentang tindakan yang akan dilakukan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Atur posisi klien sesuai dengan daerah mana yang akan dilakukan fisioterapi nafas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Stetoscope&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bantal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Handuk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bedak talk&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Latihan Pernafasan (Breathing Exersice)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Tujuannya adalah membantu melancarkan pengeluaran secret dan merangsang  terjadinya batuk serta mendapatkan pengembangan yang maksimal dari pada  bagian paru – paru yang terkena penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bentuk Latihan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pernafasan diafragma &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Melatih klien bagaimana caranya bernafas dalam, dengan menggunakan diafragma.&lt;br /&gt;Caranya :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Klien disuruh menarik nafas lewat hidung, kemudian disuruh menghembuskan nafas lewat mulut secara pelan – pelan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klien disuruh bernafas dalam seperti pada point “a” dengan frekwensi 5 – 20 kali tarikan / hembusan nafas, lalu dibatukkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Latihan nafs dilakukan setiap 1 – 2 jam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Batuk &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Tujuan dari latihan batuk untuk mengeluarkan benda asing dai dalam  saluran pernafasan secara efisien termasuk mengeluarkan secret dari &lt;strong&gt;traktus respiratorius&lt;/strong&gt;.  Pada batuk yang produktif, pengeluaran dari mucus dan debu – debu yang  lain dari batang tracheal yang harus dikeluarkan. Kadang – kadang sangat  penting untuk menghindari ketahanan untuk klien yang sesak nafas kronis  dan yang memerlukan tenaga lebih banyak untuk bernafas. Faktor – faktor  yang menunjang terjadinya batuk yang adekwat adalah :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Susunan saraf pusat yang intake&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemampuan menarik nafas dalam dan menghembuskan keluar dengan cepat (minimal 2x minute volume)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi glottis yang normal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekuatan otot dinding depan abdomen yang cukup&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menepuk – Nepuk Dada (Clapping) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Tujuannya adalah untuk membantu mendorong dalam mengeluarkan secret  didalam paru –  paru yang diharapkan dapat keluar secara gaya berat  (Gravitasi). Teknik ini dilakukan dengan menepuk nepukkan tangan dalam  posisi tertelungkup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Caranya:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menepuk – nepuk pada dinding thorak klien (± 30 menit satu kali fisioterapi nafas).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penepukan  dapat membuat secret terlepas, sehingga udara dapat mesuk ke paru –  paru dan secret biasa keluar kearah bronchus dan trachea, lalu klien  disuruh batuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pada waktu penepukan perhatikanlah keadaan umum klien dan reaksi klien.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menggetarkan (Vibrating)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya adalah merangsang terjadinya batuk dan membantu melancarkan pengeluaran secret&lt;br /&gt;Caranya:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Klien disuruh bernafas diafgragma&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan  kedua tangan diatas dinding thorak pada waktu klien mengeluarkan nafas,  kita lakukan tindakan menggetarkan tangan (vibrating)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah dilakukan vibeasi sebanyak 3 – 4 kali, lalu klien disuruh batuk.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Perhatikan !&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tindakan ini dapAt dilakukan dengan menggunakan alat vibrilator (memakai tenaga listrik).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cegah terjadinya kerusakan tulang iga dan organ – organ didalamnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perhatikan klien jangan sampai kesakitan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Posisi Drainage &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Tujuannya adalah dengan posisi drainage , tidak akan terjadi penimbunan  secret didalam paru – paru dan mencegah terhambatnya saluran bronchus,  dengan demikian mencegah kolap dari paru – paru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan &lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perubahan posisi dapat menyebabkan turunnya tekanan darah pada klien – klien dengan hemodinamik yang belum stabil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penempatan posisi klien yang diperlukan hanya dilakukan sejauh tidak ada kontra indikasi dari penyakit dasarnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Misalnya : harus disesuaikan dengan prinsip perubahan posisi klien dengan trauma belakang dan trauma kepala.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebaiknya dilakukan sebelum waktu makan. (Jangan pada perut yang penuh)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Setelah selesai melakukan prosedur tindakan, untuk evaluasi perkembangan klien diperlukan pencatatan  seperti dibawah ini :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Suara nafas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Frekwensi nafas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batuknya efektif / tidak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah pruksi sputum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Warnanya (kuning, kuning hijau, merah, jernih)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsentrasi (kental, encer)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Reaksi klien selama dilakukan tindakan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-3637929543223644183?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3637929543223644183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3637929543223644183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-batuk-napas.html' title='Fisioterapi Batuk/ Napas'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-4525367281606795504</id><published>2011-12-20T21:14:00.001+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fisioterapi Asthma Bronchiale'/><title type='text'>Fisioterapi Batuk</title><content type='html'>&lt;h2 id="post-25"&gt;Fisioterapi Asthma Bronchiale&lt;/h2&gt;    &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;&lt;a href="http://dhaenkpedro.files.wordpress.com/2008/09/asthma_schwanger_476_476.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-thumbnail wp-image-77" title="asthma_schwanger_476_476" src="http://dhaenkpedro.files.wordpress.com/2008/09/asthma_schwanger_476_476.jpg?w=126&amp;amp;h=96" alt="" height="96" width="126" /&gt;&lt;/a&gt;Asthma  bronkhiale adalah suatu penyakit yang ditandai oleh adanya hiper  reaktivitas saluran napas terutama trakhea dan bronkhus terhadap suatu  rangsangan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Penyakit  ini dapat menyerang pada berbagai usia, terutama pada usia anak dan  lansia. Waktu serangan kebanyakan terjadi pada malam hari dan pagi hari.  &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Tanda  dan gejalanya adalah adanya inflamasi kronik saluran napas yang  disebabkan oleh adanya peningkatan respon yang berlebihan atau  hiperresponsive dari jalan napas terhadap allergen ,yang sering  berhubungan dengan adanya obstruksi jalan napas yang luas dan sering  kali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;.&lt;/span&gt;  Obstruksi tersebut terjadi karena adanya spasme otot-otot bronchus,  adanya inflamasi kelenjar mukosa, serta adanya produksi mucus yang  berlebihan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:#0000ff;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Sebagai  akibat dari adanya obstruksi tersebut dapat memicu terjadinya gejala  yang bersifat episodic dan berulang berupa sesak napas, dada terasa  berat, dengan disertai adanya mengi atau suara napas yang melengking dan  batuk-batuk berdahak, terutama pada malam hari atau pagi hari.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Batuk pada penderita asma awalnya adalah merupakan gejala, tetapi pada akhirnya akan menjadi suatu permasalahan tersendiri&lt;span style="color:#0000ff;"&gt; &lt;/span&gt;dari  sekian banyak permasalahan yang ada. Beberapa permasalahan yang sering  kali menyertai pada penderita asma bronkhiale adalah adanya sesak napas,  adanya gangguan pembersihan jalan napas, air flow, penyempitan jalan  napas, gangguan pertukaran gas, disfungsi otot-otot pernapasan, serta  gangguan pola pernapasan (abnormal breathing pattern) dan batuk yang  pada hakekatnya saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Batuk  pada penderita asma bronkhiale sangat bervariasi, yang dapat dilihat  dari frekuensi atau seringnya batuk. Frekuensi seringnya batuk pada  penderita asthma bronkhiale dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai  berikut:&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;1).Hiperskeresi bronchus yang menghasilkan mucus yang berlebihan. &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;2). Penumpukan mucus atau seputum karena menurunnya fungsi silia. &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;3). Ventilasi yang rendah karena obstruksi jalan napas. &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;4). Daya tahan tubuh yang menurun. &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Penatalaksanaan  fisioterapi pada penderita asma bronchiale di rumah sakit maupun di  klinik-klinik fisioterapi sering dilakukan dengan memberikan intervensi  dengan microwave diathermi, postural drynage dan breathing exercise.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Microwafe  diathermi adalah suatu modalitas fisioterapi dengan menggunakan arus  bolak-balik dengan frekuensi 2450 MHz dan panjang gelombang 12,25 cm.  Berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya maka microwave diathermi  mempunyai kemampuan penetrasi kedalam jaringan ± 3 cm atau dapat  mencapai jaringan otot. Dengan aplikasi dari pendekatan anterior dan  posterior dinding thorak, dengan efek thermal dari microwave diathermi  diharapkan dapat meningkatkan metabolisme otot khususnya otot-otot  pernapasan, meningkatkan sirkulasi darah lokal, meningkatkan elastisitas  jaringan, menurunkan tonus otot-otot pernapasan dan otot polos dinding  bronchus melalui normalisasi nosisensorik, sehingga dapat diperoleh efek  relaksasi pada otot polos bronchus dan otot-otot pernapasan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0 0 0 14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Efek relaksasi pada otot polos bronchus&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tersebut,  diharapkan akan terjadi perubahan pada bronchus yaitu menurunnya stress  mekanik pada dinding bronchus dan terjadinya dilatasi atau pelebaran  bronchus. Dengan menurunnya stress mekanik pada dinding bronchus maka  diharapkan dapat menurunkan hiperskresi mucus dan dapat menurunkan  frekuensi batuk . Dengan terjadinya dilatasi bronchus tersebut, akan  memberikan efek kemudahan dalam pengaliran mucus dan menurunkan sesak  napas.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Efek  relaksasi pada otot-otot pernapasan adalah menurunnya ketegangan  otot-otot pernapasan, meningkatnya metabolisme otot, nutrisi untuk otot  tercukupi sehingga otot-otot pernapasan dapat bekerja optimal dan  pernapasan menjadi lebih baik untuk menghasilkan ventilasi paru yang  adequate.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;h3 style="line-height:normal;margin:0;"&gt;&lt;span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Postural  drainage adalah suatu metode pembersihan saluran napas dengan cara  memposisikan penderita sedemikian rupa, dan dengan pengaruh gravitasi,  mucus dapat dialirkan ke saluran yang lebih besar, sehingga mudah untuk  dikeluarkan. Dalam pelaksanaannya postural drainage ini selalu disertai  dengan tapotement atau tepukan dengan tujuan untuk melepaskan mucus dari  dinding saluran napas dan untuk merangsang timbulnya reflek batuk,  sehinggga dengan reflek batuk mucus akan lebih mudah dikeluarkan. Jika  saluran napas bersih maka pernapasan akan menjadi normal dan ventilasi  menjadi lebih baik. Jika saluran napas bersih dan ventilasi baik maka  frekuensi batuk akan menurun.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"&gt;&lt;span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Breathing  exercise adalah suatu metode latihan pernapasan yang dilakukan dengan  type tertentu, untuk tujuan tertentu serta diaplikasikan pada kondisi  tertentu pula. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"&gt;Breathing  exercise yang dimaksud di sini adalah force passive breathing exercise  yaitu suatu bentuk latihan napas yang dalam pelaksanaannya sering  dilakukan bersamaan dengan postural drynage atau dilakukan dalam sesi  tersendiri, dimana saat akhir dari ekspirasi diberikan suatu penekanan  dengan arah sesuai dengan gerakan segmen thorak saat ekspirasi dan saat  inspirasi tekanan dihilangkan namun tangan fisioterapist tetap menempel  pada segmen dinding thorak tersebut dan mengarahkan gerakan sesuai  gerakan segmen dinding thorak tersebut saat inspirasi. Dengan breathing  exercise ini akan dapat menurunkan udara residu dan mengefektifkan kerja  dari otot-otot pernapasan sehingga dapat memperbaiki ventilasi paru  yang menurun pada penderita asma bronkhiale. Jika ventilasi baik maka  akan dapat menghasilkan batuk yang efektif. Jika batuk efektif maka  mucus akan mudah untuk di keluarkan, jika mucus keluar maka saluran  napas bersih, dan jika saluran nap&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;as bersih maka frekuensi batuk akan menurun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-4525367281606795504?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4525367281606795504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/4525367281606795504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-batuk_20.html' title='Fisioterapi Batuk'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-8910531744999927228</id><published>2011-12-20T21:14:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BATUK-PILEK DENGAN FISIOTERAPI'/><title type='text'>Fisioterapi Batuk</title><content type='html'>&lt;div class="msgHead"&gt;    &lt;h1&gt;&lt;span class="subject"&gt;BATUK-PILEK DENGAN FISIOTERAPI&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;    &lt;p&gt;&lt;span class="sender"&gt;Ditta Anwiena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span class="date"&gt;&lt;/span&gt;REDAKAN BATUK-PILEK DENGAN FISIOTERAPI  Gejala batuk-pilek dapat diredakan dengan fisioterapi. Agar tak mesti bolak-balik ke  rumah sakit, lakukan fisioterapi di rumah. Tentu saja setelah anak yang sakit  diperiksakan ke dokter.  Batuk-pilek adalah penyakit yang akrab dengan anak. Baru saja si kecil sembuh, eh,  beberapa waktu kemudian batuknya terdengar lagi disertai hidung meler. Yang kadang  membuat miris, jika pernapasan si kecil terganggu akibat hidungnya mampet dan dari  dalam dadanya terdengar suara grok-grok.   Untuk anak-anak yang mengalami keluhan seperti itu, selain meresepkan obat, dokter  biasanya juga menyarankan fisioterapi. Terapi pada paru-paru ini akan membantunya  mengeluarkan lendir, sehingga anak bisa bernapas lega kembali. Pada umumnya untuk  kasus batuk pilek yang ringan hanya dibutuhkan 1-2 kali fisioterapi tapi untuk kasus  yang berat bisa dibutuhkan sampai 7 kali, bahkan lebih. Nah, kalau si kecil sering  mengalami batuk-pilek, katakanlah hampir 3 bulan sekali, terbayang kan harus berapa  kali fisioterapi dilakukan. Begitu pula pengeluaran tenaga, waktu, dan uang karena  anak dan pendampingnya harus bolak-balik ke rumah sakit.   Penghematan terhadap pengeluaran-pengeluaran tersebut sangat bisa dilakukan jika orang  tua mengerti teknik fisioterapi untuk kemudian mempraktikkannya di rumah. Memang ada  alat yang dibutuhkan dalam fisioterapi ini, yaitu nebulizer yang harganya relatif  (berkisar 800 ribu rupiah ke atas). Namun kalau dihitung-hitung, boleh jadi harga  tersebut jatuhnya lebih murah dibanding total biaya yang dikeluarkan jika harus  mondar-mandir ke rumah sakit.   Dan lagi, menurut fisioterapis dari RSAB Harapan Kita, Dra Ira Kusyairi, Dipl. Pt.,  manfaat fisioterapi bukan hanya meringankan batuk pilek karena infeksi saja, tapi juga  gangguan pernapasan akibat asma atau pilek karena alergi. Namun, buru-buru Ira  mengingatkan bahwa fisioterapi di rumah harus dijadikan satu paket dengan kunjungan ke  dokter. Maksudnya, tetap harus diingat bahwa tujuan fisioterapi adalah memperingan  gejala, sementara pengobatan tetap harus dilakukan berdasarkan pemeriksaan dokter.   Fisioterapi di rumah dapat dilakukan pada semua orang, tanpa pandang umur, dari bayi  hingga dewasa. Hanya saja untuk melakukan fisioterapi pada bayi, orang tua umumnya  tidak memiliki rasa percaya diri. Wajar saja, karena tubuhnya masih begitu mungil.  Apalagi memang ada beberapa teknik fisioterapi untuk bayi yang hanya bisa dilakukan  fisioterapis profesional, misalnya untuk mengeluarkan lendir setelah proses inhalasi  dengan nebulizer.  KONDISI YANG MENGIZINKAN FISIOTERAPI  * Dokter menyarankan anak menjalani fisioterapi.   * Batuk-pilek ringan (tidak disertai demam dan lamanya belum lebih dari 3 hari).  HINDARI FISIOTERAPI BILA:   o Kondisi batuk pilek yang dialami anak tergolong berat atau disertai demam.   o Anak mengalami sesak yang parah karena dengan fisioterapi malah bisa menambah  sesaknya.   o Anak baru saja menghabiskan makannya karena dapat mengakibatkan muntah.  SYARAT FISIOTERAPI  + Sebelumnya, anak sudah banyak minum air putih.   + Pakaian yang dikenakan harus longgar.   + Ruangan yang dipakai tidak banyak berdebu, tidak lembap, ventilasi udara baik.   + Tersedia perlengkapan yang dibutuhkan:   - bantal   - tempat tidur dan kursi   - alat nebulizer   TAHAPAN FISIOTERAPI  1. INHALASI   Inhalasi adalah pengobatan dengan cara memberikan obat dalam bentuk uap kepada si  sakit langsung melalui alat pernapasannya (hidung ke paru-paru). Alat terapi inhalasi  bermacam-macam. Salah satunya yang efektif bagi anak adalah alat terapi dengan  kompresor (jet nebulizer). Cara penggunaannya cukup praktis yaitu anak diminta  menghirup uap yang dikeluarkan nebulizer dengan menggunakan masker.   Obat-obatan yang dimasukkan ke dalam nebulizer bertujuan melegakan pernapasan atau  menghancurkan lendir. Semua penggunaan obat harus selalu dalam pengawasan dokter.  Dosis obat pada terapi inhalasi jelas lebih sedikit tapi lebih efektif ketimbang obat  oral/obat minum seperti tablet atau sirup. Ya, karena dengan inhalasi obat langsung  mencapai sasaran. Bila tujuannya untuk mengencerkan lendir/sekret di paru-paru, obat  itu akan langsung menuju ke sana.   2. PENGATURAN POSISI TUBUH   Tahapan ini disebut juga dengan postural drainage, yakni pengaturan posisi tubuh untuk  membantu mengalirkan lendir yang terkumpul di suatu area ke arah cabang bronkhus utama  (saluran napas utama) sehingga lendir bisa dikeluarkan dengan cara dibatukkan. Untuk  itu, orang tua mesti mengetahui di mana letak lendir berkumpul.   Caranya:   * Taruh tangan di bagian dada atau punggung anak.   * Minta anak menarik nafas dalam-dalam lalu keluarkan melalui mulut secara perlahan.   * Dekatkan telinga kita ke tubuhnya dan dengarkan asal bunyi lendir. Biasanya lendir  yang mengumpul akan menimbulkan suara. Atau, rasakan getarannya.   * Setelah letak lendir berhasil ditemukan, atur posisi anak:   - Bila lendir berada di paru-paru bawah maka letak kepala harus lebih rendah dari dada  agar lendir mengalir ke arah bronkhus utama. Posisi anak dalam keadaan tengkurap.   - Kalau posisi lendir di paru-paru bagian atas maka kepala harus lebih tinggi agar  lendir mengalir ke cabang utama. Posisi anak dalam keadaan telentang.   - Kalau lendir di bagian paru-paru samping/lateral, maka posisikan anak dengan miring  ke samping, tangan lurus ke atas kepala dan kaki seperti memeluk guling.  3. PEMUKULAN/PERKUSI   Teknik pemukulan ritmik dilakukan dengan telapak tangan yang melekuk pada dinding dada  atau punggung. Tujuannya melepaskan lendir atau sekret-sekret yang menempel pada  dinding pernapasan dan memudahkannya mengalir ke tenggorok. Hal ini akan lebih  mempermudah anak mengeluarkan lendirnya.   Caranya:   * Lakukan postural drainage. Bila posisinya telentang, tepuk-tepuk (dengan posisi  tangan melekuk) bagian dada sekitar 3-5 menit. Menepuk bayi cukup dilakukan dengan  menggunakan 3 jari.  * Dalam posisi tengkurap, tepuk-tepuk daerah punggungnya sekitar 3-5 menit.   * Dalam posisi miring, tepuk-tepuk daerah tubuh bagian sampingnya. Setelah itu lakukan  vibrasi (memberikan getaran) pada rongga dada dengan menggunakan tangan (gerakannya  seperti mengguncang lembut saat membangunkan anak dari tidur). Lakukan sekitar 4-5  kali.       4. LATIHAN BATUK   Batuk merupakan cara efektif dan efisien untuk mengeluarkan lendir di saluran  pernapasan. Agar batuk jadi efektif maka perlu diberikan latihan batuk. Namun latihan  ini hanya bisa dilakukan pada anak yang sudah bisa diajak sedikit bekerja sama  (kooperatif) atau mulai di usia batita. Untuk bayi, teknik batuk pada fisoterapi di  rumah biasanya ditiadakan. Bayi biasanya mengeluarkan lendir dengan cara  memuntahkannya.  Adapun latihan batuk yang bisa dilakukan adalah: Anak duduk dengan agak membungkuk.  Minta ia menarik napas dalam-dalam lalu tahan dan kontraksikan otot perut. Tiup napas  lebih kuat dan batukkan.  5. LATIHAN PERNAPASAN   Latihan ini dilakukan untuk memperbaiki dan menormalkan kembali pola pernapasan serta  membantu mengeluarkan lendir.  Biasanya teknik ini dilakukan pada anak yang mengalami sesak napas. Latihan ini bisa  dilakukan pada anak yang kooperatif, sekitar usia 3 tahun ke atas. Sebetulnya, yang  paling banyak digunakan dalam latihan ini adalah otot-otot dada bagian bawah atau  diafragma.      &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-8910531744999927228?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8910531744999927228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8910531744999927228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-batuk.html' title='Fisioterapi Batuk'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-8005885100940332594</id><published>2011-12-20T21:10:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Massage Bayi Anda'/><title type='text'>Fisioterapi Anak</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Massage Bayi Anda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari : Jowir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fisioterapi anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang  ibu mengeluhkan kesehatan bayinya yang sering masuk angin, muntah dan  sulit tidur, ibu yang lainnya mengeluh bahwa bayinya susah buang air  besar, alergi dan masih banyak ibu-ibu lain yang mengeluhkan kondisi  bayinya. Ada solusi untuk mengatasi masalah diatas? Salah satu &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/R3DrfAqlRaI/AAAAAAAAAGk/xRqhoW_Suhc/s1600-h/P1080778.JPG"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147873292071552418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 156px; CURSOR: hand; HEIGHT: 187px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/R3DrfAqlRaI/AAAAAAAAAGk/xRqhoW_Suhc/s320/P1080778.JPG" border="0" height="243" width="240" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;solusinya  adalah massage (pijat ) bayi. Belakangan ini pijat bayi mulai digemari  oleh ibu-ibu karena faedah yang dirasakan terhadap bayinya. Jarang  sakit, makannya banyak , tidurnya teratur dan lincah adalah beberapa  faedah yang diperoleh dari pijat bayi. Sebenarnya pijat bayi telah  dilakukan para ibu selama berabad-abad dan turun-temurun tapi frekuensi  dari pijat bayi tidak teratur ada yang dua kali dalam satu bulan ada  yang sekali sebulan dan bahkan ada pula yang dua bulan sekali dalam  melakukan pemijatan, tetapi kebanyakan para ibu-ibu tersebut melakukan  pemijatan bila bayinya sedang sakit. Pemijatanpun juga sederhana dengan  bermodalkan minyak (tawon, telon) bayipun dimassage dan kisaran waktunya  30-45 menit dan dalam proses tersebut bayi menangis terus-menerus.&lt;br /&gt;Penelitian  baru-baru ini mengungkapkan banyak manfaat yang diperoleh dengan pijat  bayi. Pijat bayi membantu merangsang kekebalan (pembawaan lahir) pada  bayi maka bisa membantu melawan infeksi. Tehnik pijat bayi khusus dapat  membantu menghilangkan colic (mulas), masuk angin dan susah buang air  besar, selain menenangkan dan mengurangi nyeri pada bayi, pijat juga  merangsang keluarnya hormon endorphin yang bisa meenurunkan nyeri  sehingga bayi menjadi tenang dan mengurangi frekuensi menangis sehingga  meningkatkan kualitas dan kuantitas tidurnya&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Pijat  bayi juga meningkatkan daya serap nutrisi ke tubuhnya dan lebih  menenangkan sistem syarafnya, hasilnya dapat mengurangi alergi. Pijat  bayi membantu pola tidur menjadi teratur, pijat membuatnya menjadi  nyaman dan menentramkan hatinya. Pijat bayi dapat juga meningkatkan  hubungan kekeluargaan bayi dengan orangtuanya, bayi akan merasa aman ,  nyaman dengan kedua orangtuanya. Dan dalam pemijatan pun bisa dilakukan  oleh ayah (tidak mutlak ibunya), sehingga ada hubungan kasih sayang ayah  pada bayinya. Efek yang lain jika pemijatan dilakukan orangtuanya bayi  akan cepat adaptasi atau mengurangi frekuensi menangisnya.&lt;br /&gt;Pemijatan  bisa dilakukan dimana saja tetapi usahakan diruangan yang mana bayi  merasa nyaman (jauh dari keramaian), sehari bisa dilakukan 1-2 kali  pilih waktu yang tepat biasanya dilakukan sebelum mandi (sesuaikan  dengan kondisi bayi), minyak yang dipilih bisa menggunakan baby oil,  minyak tawon atau telon. Lakukan pemijatan dengan lembut dan benar  (pemilihan tehnik yang tepat). Lama pemijatan berkisai 20-30 menit  sesuaikan dengan situasi dan kondisi keduanya (ibu dan bayi).&lt;br /&gt;Sebelum  anda melakukan pemijatan konsultasikan dengan dokter anak anda atau  fisioterapi anda untuk mengetahui tehnik –tehnik yang benar (agar tujuan  pemijatan tercapai ). Selamat mencoba dan rasakan faedahnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-8005885100940332594?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8005885100940332594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8005885100940332594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-anak.html' title='Fisioterapi Anak'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/R3DrfAqlRaI/AAAAAAAAAGk/xRqhoW_Suhc/s72-c/P1080778.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-7298446827192983591</id><published>2011-12-20T21:08:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FISIOTERAPI PADA DOWN SYNDROME'/><title type='text'>Fisioterapi Anak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:130%;"&gt;FISIOTERAPI PADA DOWN SYNDROME&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Dari : Joweer&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;Perkembangan Motorik Kasar (Gross Motor Development)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Perkembangan  motorik kasar adalah tahap awal dalam perkembangan setiap anak. Dalam  Down Syndrome, fisioterapi menggunakan tahap perkembangan motorik ini  untuk mencapai manfaat yang maksimal dan menguntungkan untuk tahap  perkembangan yang berkelanjutan. Tujuan dari fisioterapi disini adalah  membantu anak mencapai perkembangan terpenting secara maksimal bagi sang  anak, yang berarti bukan untuk menyembuhkan penyakit down syndromenya.  Dan ini harus dikomunikasikan sejak dari awal antara fisioterapis dengan  pengasuhnya supaya tujuan terapi tercapai. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; DISPLAY: block; HEIGHT: 182px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440005244251208226" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/S37H8n_a-iI/AAAAAAAAAqo/lgFhtmguIIQ/s320/down+syn.jpg" border="0" /&gt;&lt;strong&gt;Tujuan Fisioterapi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Fisioterapi  pada Down Syndrom adalah membantu anak belajar untuk menggerakkan  tubuhnya dengan cara/gerakan yang tepat (appropriate ways). Misalkan  saja hypotonia pada anak dengan Down Syndrome dapat menyebabkan pasien  berjalan dengan cara yang salah yang dapat mengganggu posturnya, hal ini  disebut sebagai kompensasi. Tanpa fisioterapi sebagian banyak anak  dengan Down Syndrome menyesuaikan gerakannya untuk mengkompensasi otot  lemah yang dimilikinya, sehingga selanjutnya akan timbul nyeri atau  salah postur. Jadi tujuan fisioterapi adalah untuk mengajarkan pada anak  gerakan fisik yang tepat. Untuk itu diperlukan seorang fisioterapis  yang ahli dan berpengetahuan dalam masalah yang sering terjadi pada anak  Down syndrome seperti low muscle tone, loose joint dan perbedaan yang  terjadi pada otot-tulangnya. &lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 256px; DISPLAY: block; HEIGHT: 221px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440005252040420178" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/S37H9FAg61I/AAAAAAAAAqw/QsEeJ7xtwys/s320/Down-Syndrome-Child-3.jpg" border="0" /&gt;&lt;strong&gt;Intensitas Terapi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Biasanya  fisioterapi akan menjadwalkan anak dengan Down Syndrome seminggu sekali  untuk terapi, tetapi terlebih dahulu fisioterapi melakukan pemeriksaan  dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang dibutuhkan anak dlm seminggu.  Disini peran orangtua sangat diperlukan karena merekalah nanti yang  paling berperan dalam melakukan latihan dirumah selepas diberikannya  terapi. Untuk itu sangat dianjurkan untuk orangtua atau pengasuh  mendampingi anak selama sesi terapi agar mereka mengetahui apa-apa yg  harus dilakukan dirumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-7298446827192983591?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7298446827192983591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7298446827192983591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-anak_20.html' title='Fisioterapi Anak'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q5G5KXfRzCg/S37H8n_a-iI/AAAAAAAAAqo/lgFhtmguIIQ/s72-c/down+syn.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-7642220786124561612</id><published>2011-12-20T21:07:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERANAN FISIOTERAPI DALAM GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK'/><title type='text'>Fisioterapi Anak</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;h2&gt;&lt;a href="http://massofa.wordpress.com/2009/04/07/peranan-fisioterapi-dalam-gangguan-perkembangan-anak/" rel="bookmark" title="PERANAN FISIOTERAPI DALAM GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK"&gt;PERANAN FISIOTERAPI DALAM GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;            &lt;div class="entry"&gt;       &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;PERANAN FISIOTERAPI DALAM GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK&lt;br /&gt;Oleh  Team Maibel Terapi Terpadu&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu bergerak, yang menunjukkan bahwa dia ada, berubah, berpindah, dan berkomunikasi.&lt;br /&gt;Arti bergerak secara umum adalah berubahnya satu bagian atau seluruh  tubuh untuk mengerjakan sesuatu dengan tujuan tertentu. Sedangkan arti  bergerak secara khusus adalah adanya kerjasama antara otak, saraf, otot,  tulang dan sendi yang disebabkan adanya stimulasi dari luar melalui  indera tubuh untuk mengerjakan sesuatu dengan tujuan tertentu.&lt;br /&gt;Pergerakan seseorang bisa dikatakan normal bila gerakan tersebut  mempunyai nilai kekuatan normal serta mempunyai makna dan tujuan  tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DEFINISI FISIOTERAPI&lt;br /&gt;Fisioterapi berasal dari kata f isik dan terapi. Fisik yang dimaksud  ialah tubuh dan anggota geraknya. Terapi berarti memulihkan.&lt;br /&gt;Jadi f isioterapi ialah pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada  individu untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi  tubuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;RERAN FISIOTERAPI&lt;br /&gt;Setiap manusia mengalami apa yang namanya tumbuh dan berkembang. Tumbuh kembang sendiri memiliki asas, yaitu :&lt;br /&gt;• Berlangsung terus menerus sejak pembuahan sampai dewasa yang&lt;br /&gt;dipengaruhi oleh genetik dan lingkungan.&lt;br /&gt;• Tumbuh kembang bergantung pada kematangan (maturitas) sistem saraf.&lt;br /&gt;• Urutan tumbuh kembang setiap individu selalu sama, tetapi kecepatannya&lt;br /&gt;berbeda antar individu satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;• Refiek primitif akan hilang dan digantikan dengan gerakan yang disadari.&lt;br /&gt;• Arah tumbuh kembang dimulai dari atas ke bawah (chepalocaudaf).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalam tubuh manusia terdapat kapasitas fisik dan kemampuan  fungsional. Fisioterapi bertanggung jawab terhadap kapasitas fisik dan  kemampuan fungsional tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapasitas fisik berupa&lt;br /&gt;• Tonus otot&lt;br /&gt;• Kekuatan otot&lt;br /&gt;• Luas gerak sendi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemampuan fungsional berupa&lt;br /&gt;Tidur miring&lt;br /&gt;Berguling&lt;br /&gt;Merayap&lt;br /&gt;Merangkak&lt;br /&gt;Duduk&lt;br /&gt;Berdiri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang dilakukan oleh fisioterapi terhadap macam-macam gangguan dalam tumbuh kembang anak di atas ?&lt;br /&gt;• Pemberian massage guna merileksasikan atau meningkatkan tonus otot.&lt;br /&gt;• Pemberian latihan aktif berupa aktivitas permainan.&lt;br /&gt;• Meningkatkan head control don control postural.&lt;br /&gt;• Memberikan penguluran (stretching] atau pengaturan posisi agar suatu otot&lt;br /&gt;beda dalam posisi memanjang (elongation] pada otot yang mengalami pemendekan atau yang potensial untuk terjadi pemendekan.&lt;br /&gt;• Menghambat ref lek primitif yang masih ada.&lt;br /&gt;• Memberikan latihan weight bearing.&lt;br /&gt;• Menstimulasi perkembangan anak.&lt;br /&gt;• Mengkoreksi postur&lt;br /&gt;• Mengkoreksi pola jalan anak.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-7642220786124561612?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7642220786124561612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7642220786124561612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-anak_4895.html' title='Fisioterapi Anak'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-1914121394897949730</id><published>2011-12-20T21:03:00.001+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.651+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="article"&gt;Mengenal 7 Jenis Fisioterapi&lt;/p&gt;                                      &lt;div class="object-left"&gt;&lt;div class="content-view-embed"&gt; &lt;div class="class-image"&gt;     &lt;div class="attribute-image"&gt;                                             &lt;img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/fisioterapi/4980284-1-ind-ID/fisioterapi_medium.jpg" style="border: 0px;" alt="" title="" height="180" width="200" /&gt;                            &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;T&lt;/b&gt; &lt;/i&gt; &lt;i&gt;erapi fisik yang tepat dapat meminimalkan efek samping penggunaan  obat telan. Pasien bisa mendapatkannya di rumah sakit yang memiliki  klinik fisioterapi, tentu dengan rujukan dokter yang mengetahui kondisi  kesehatan pasien.&lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada begitu banyak bentuk pengobatan yang bisa diberikan pada pasien,  termasuk anak. Salah satunya terapi fisik yang disebut fisioterapi.  Perannya adalah memperbaiki fungsi gerak motorik akibat adanya gangguan  pada otot dan rangka tubuh setelah patah tulang, atau pascaoperasi  tulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fisioterapi juga diberikan kepada penderita penyakit yang berhubungan  dengan saraf, misalnya penyakit yang menyebabkan pola jalan salah dan  otot lemah, penderita yang mengalami gangguan pada saraf tepi, radang  selaput otak, sumbatan saluran di otak, dan lainnya. Menurut &lt;b&gt;dr. Peni Kusumastuti, Sp.RM&lt;/b&gt; ., dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, Banten, "Semua penyakit itu akan mengganggu pergerakan motorik anak."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di klinik fisioterapi, terapis akan mengajarkan pasien bagaimana  melakukan gerakan tubuh yang benar. Nah, gerakan-gerakan itulah yang  nantinya harus diaplikasikan sendiri oleh pasien, seperti duduk,  berdiri, jalan, lari, dan sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Fisioterapi merupakan pelayanan yang diberikan kepada pasien guna  mengembangkan, memelihara, dan mengembalikan kemampuan dan fungsi gerak  secara maksimal sepanjang kehidupannya," simpul Peni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai frekuensi, tak ada patokan berapa kali seorang anak harus  menjalani fisioterapi. "Tergantung kondisinya. Bila datang dalam kondisi  parah atau kronis, tentu membutuhkan terapi lebih lama. Lain hal kalau  orang tua sudah mengantisipasinya sejak dini."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang tak kalah penting, sebelum menganjurkan fisioterapi, dokter atau  terapis harus mengetahui dulu riwayat kelahiran dan catatan klinisnya.  Terapis sebaiknya bekerja sama dengan dokter yang terkait. Bila sudah  diketahui latar belakang penyakitnya, barulah dipilihkan fisioterapi  yang tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;MACAM-MACAM FISIOTERAPI&lt;/b&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. &lt;i&gt;Exercise Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Latihan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi ini dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi sekaligus memberi  penguatan dan pemeliharaan gerak agar bisa kembali normal atau  setidaknya mendekati kondisi normal. Kepada anak, akan diberikan latihan  memegang maupun menggerakkan tangan dan kakinya. Setelah mampu, akan  dilanjutkan dengan latihan mobilisasi, dimulai dengan berdiri,  melangkah, berjalan, lari kecil, dan seterusnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kasus patah kaki, contohnya, akan dilakukan fisioterapi secara  bertahap, kapan si anak harus sedikit menapak sampai bisa menapak penuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Latihan-latihan yang diberikan bertujuan mempertahankan kekuatan  otot-otot dan kemampuan fungsionalnya dengan mempertahankan  sendi-sendinya agar tak menjadi kaku. Hal ini perlu dilakukan karena  kaki patah yang dipasangi gips umumnya akan mengalami pengecilan otot,  sehingga kekuatannya pun berkurang. Lewat terapi yang dilakukan sambil  bermain akan kelihatan bagian mana yang mengalami penurunan fungsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. &lt;i&gt;Heating Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Pemanasan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesuai dengan namanya, terapi ini memanfaatkan kekuatan panas yang  biasanya digunakan pada kelainan kulit, otot, maupun jaringan tubuh  bagian dalam lainnya. Penggunaannya tentu saja disesuaikan dengan  tingkat keluhan. Bila hanya sampai di bagian kulit, maka pemanasannya  pun hanya diperuntukkan bagi kulit saja dengan menggunakan &lt;i&gt;Infra Red Radiation&lt;/i&gt;  (IRR) atau radiasi infra merah. Bila gangguan terjadi pada otot, digunakanlah &lt;i&gt;micro diathermy&lt;/i&gt;  atau diatermi mikro. Sementara, jika gangguan muncul di bagian terdalam seperti rangka tubuh, maka yang digunakan adalah short &lt;i&gt;wave diathermy&lt;/i&gt;  atau diatermi gelombang pendek. Intinya, jenis terapi yang dilakukan akan disesuaikan dengan hasil diagnosis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi pemanasan biasanya diberikan bersamaan dengan jenis terapi  lain. Seperti pada terapi inhalasi untuk anak-anak dengan masalah lendir  pada saluran napas; pada nyeri otot maupun sendi. Bila dikombinasikan  dengan bentuk pengobatan lain tentu lebih menguntungkan karena dosis  obat yang harus diminum anak jadi lebih kecil untuk meminimalisir efek  negatifnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. &lt;i&gt;Electrical Stimulations Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Stimulasi Listrik&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi yang menggunakan aliran listrik bertenaga kecil ini cocok  diterapkan pada anak yang menderita kelemahan otot akibat patah tulang  ataupun kerusakan saraf otot. Cara penggunaannya, dengan menempelkan  aliran listrik pada otot-otot untuk mengatasi rasa nyeri. Terapi ini  bertujuan untuk mempertahankan massa otot dan secara tidak langsung  merangsang regenerasi saraf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pasien anak yang menderita gangguan pernapasan, terapi ini pun  bisa digunakan untuk pengobatan. Efeknya, sirkulasi darah di rongga dada  dan saluran pernapasan menjadi lebih lancar, sehingga dapat membantu  relaksasi serta membantu mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan,  sehingga akan mempercepat proses penyembuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. &lt;i&gt;Cold Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Dingin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi dingin biasanya diberikan bila cedera anak masih akut sehingga  proses peradangan tidak menjadi kronis. Terapi ini umumnya hanya  diperuntukkan bagi otot saja, biasanya akibat terjatuh dan mengalami  memar. Nah, terapi dingin ini pun berguna mengurangi bengkak. Itulah  kenapa, ketika anak terjatuh dan bagian tubuhnya ada yang benjol, orang  tua sering mengompresnya dengan air dingin. Namun terapi dingin harus  dengan pengawasan ketat karena kalau fase akutnya sudah lewat, tapi  masih terus diberi terapi, justru dapat merusak jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. &lt;i&gt;Chest Physiotherapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Bagian Dada&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak dengan keluhan batuk-pilek biasanya mendapat &lt;i&gt;chest physiotherapy&lt;/i&gt;  yang bermanfaat membersihkan saluran pernapasan dan memperbaiki  pertukaran udara. Yang termasuk dalam fisioterapi ini di antaranya  inhalasi/&lt;i&gt;nebulizer&lt;/i&gt; , &lt;i&gt;clapping&lt;/i&gt; , vibrasi dan &lt;i&gt;postural drainage&lt;/i&gt; .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inhalasi yaitu memasukkan obat-obatan ke dalam saluran pernapasan  melalui penghirupan. Jadi, partikel obat dipecah terlebih dulu dalam  sebuah alat yang disebut &lt;i&gt;nebulizeer&lt;/i&gt;  hingga menjadi molekul-molekul berbentuk uap. Uap inilah yang kemudian  dihirup anak, hingga obat akan langsung masuk ke saluran pernapasan.  Keuntungan cara ini, dosis obat jauh lebih kecil, hingga dapat  mengurangi efek samping obat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Obat-obat inhalasi yang umum diberikan adalah obat untuk melonggarkan  saluran napas, pengencer dahak, dan NaCl sebagai pelembab saluran  napas. Sedangkan lamanya setiap inhalasi cukup sekitar 10 menit.  Tindakan lanjut untuk membantu pengeluaran lendirnya, antara lain &lt;i&gt;clapping&lt;/i&gt;  atau tepukan pada dada dan punggung. Bisa di sisi kanan, kiri, depan  dada. Tepukan dilakukan secara kontinyu dan ritmik. Sertai pula dengan  pengaturan posisi anak &lt;i&gt;(postural drainage)&lt;/i&gt; , semisal anak ditengkurapkan dengan posisi kepala lebih rendah dari  badan, hingga lendir tersebut dapat mengalir ke cabang pernapasan utama  sekaligus lebih mudah untuk dibatukkan. Ini akan menguntungkan karena  biasanya anak tak bisa meludah, hingga lendir yang menyumbat saluran  pernapasan sulit dikeluarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus pada bayi atau anak di bawah usia 2 tahun, bila perlu, lakukan tindakan &lt;i&gt;suction&lt;/i&gt;  atau penyedotan lendir dengan alat khusus lewat hidung atau mulut.  Bisanya tindakan ini dilakukan pada bayi dimana refleks batuknya belum  cukup kuat untuk mengeluarkan lendir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. &lt;i&gt;Hydro Therapy&lt;/i&gt;  atau &lt;i&gt;Aquatik Therapy&lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi dengan air berguna bagi anak-anak yang mengalami gangguan,  terutama gangguan gerak akibat spastisitas, misal pada anak CP &lt;i&gt;(Cerebral Palsy)&lt;/i&gt; . Sedangkan pada anak yang terlambat berjalan, tentu saja sebelum  diterapi mereka akan dievaluasi dulu baik dari usia, tingkat kemampuan,  maupun tingkat kesulitan yang dialami. Untuk bisa berjalan, anak tentu  saja harus melalui berbagai tahapan yang dimulai dengan tengkurap,  duduk, merangkak sampai berdiri. Biasanya anak tidak akan langsung  diajarkan berjalan bila tahap sebelumnya belum mampu ia lakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada anak yang mengalami kesulitan bergerak karena  spastisitas/kekakuan, ketika di air, umumnya dia akan lebih mudah  bergerak. Dengan demikian diharapkan spastisitas anak akan berkurang  mengingat adanya bantuan berupa dorongan air yang sifatnya bisa  melenturkan gerak tubuh. Meskipun tidak semua anak dengan gangguan  tersebut dapat diberikan hidro terapi air, tapi terapi ini bisa  dijadikan sebagai salah satu alternatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. &lt;i&gt;Orthopedhic&lt;/i&gt;  dan &lt;i&gt;Rheumathoid Arthritis&lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebetulnya fisioterapi ortopedik ini dilakukan untuk mengatasi gangguan tulang dan otot akibat patah tulang, &lt;i&gt;post fracture&lt;/i&gt;  (retak), artritis sendi, keseleo, atau terkilir. Umumnya ditujukan  untuk kalangan dewasa karena kasusnya jarang sekali terjadi pada anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bayi, terapi ortopedik ini akan dipakai jika ia mengalami proses  pemendekan otot leher (lehernya jadi miring) akibat pembengkakan otot  leher yang membuat ototnya tertarik ke satu arah. Fiosioterapi ini  dilakukan dalam bentuk latihan-latihan gerakan, pijat, dan peregangan.  Bisa juga dibarengi dengan &lt;i&gt;ultrasound&lt;/i&gt;  (gelombang suara berfrekuensi lebih tinggi dari yang dapat didengar  manusia) dan pemanasan untuk melepaskan perlengketan/gumpalan di leher.  Fisioterapi ini bisa diterapkan sejak bayi berusia 2 minggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fisioterapi &lt;i&gt;rheumathoid arthritis&lt;/i&gt;  dilakukan pada anak dengan keluhan kaki bengkak atau mengalami gangguan  sendi. Untuk mengurangi rasa nyeri, terapi dingin diberikan saat akut  dan selanjutnya diberikan terapi panas dengan &lt;i&gt;electrical stimulations therapy&lt;/i&gt; . Ini bisa dilakukan pada anak usia 4-5 tahunan, tergantung pada bagian mana terserangnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-1914121394897949730?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1914121394897949730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/1914121394897949730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/mengenal-7-jenis-fisioterapi-t-erapi.html' title=''/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-7387951006922432404</id><published>2011-12-20T21:03:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengenal 7 Jenis Fisioterapi'/><title type='text'>Fisioterapi Anak</title><content type='html'>&lt;p class="article"&gt;Mengenal 7 Jenis Fisioterapi&lt;/p&gt;                                      &lt;div class="object-left"&gt;&lt;div class="content-view-embed"&gt; &lt;div class="class-image"&gt;     &lt;div class="attribute-image"&gt;                                             &lt;img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/fisioterapi/4980284-1-ind-ID/fisioterapi_medium.jpg" style="border: 0px;" alt="" title="" height="180" width="200" /&gt;                            &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;T&lt;/b&gt; &lt;/i&gt; &lt;i&gt;erapi fisik yang tepat dapat meminimalkan efek samping penggunaan  obat telan. Pasien bisa mendapatkannya di rumah sakit yang memiliki  klinik fisioterapi, tentu dengan rujukan dokter yang mengetahui kondisi  kesehatan pasien.&lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada begitu banyak bentuk pengobatan yang bisa diberikan pada pasien,  termasuk anak. Salah satunya terapi fisik yang disebut fisioterapi.  Perannya adalah memperbaiki fungsi gerak motorik akibat adanya gangguan  pada otot dan rangka tubuh setelah patah tulang, atau pascaoperasi  tulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fisioterapi juga diberikan kepada penderita penyakit yang berhubungan  dengan saraf, misalnya penyakit yang menyebabkan pola jalan salah dan  otot lemah, penderita yang mengalami gangguan pada saraf tepi, radang  selaput otak, sumbatan saluran di otak, dan lainnya. Menurut &lt;b&gt;dr. Peni Kusumastuti, Sp.RM&lt;/b&gt; ., dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, Banten, "Semua penyakit itu akan mengganggu pergerakan motorik anak."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di klinik fisioterapi, terapis akan mengajarkan pasien bagaimana  melakukan gerakan tubuh yang benar. Nah, gerakan-gerakan itulah yang  nantinya harus diaplikasikan sendiri oleh pasien, seperti duduk,  berdiri, jalan, lari, dan sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Fisioterapi merupakan pelayanan yang diberikan kepada pasien guna  mengembangkan, memelihara, dan mengembalikan kemampuan dan fungsi gerak  secara maksimal sepanjang kehidupannya," simpul Peni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai frekuensi, tak ada patokan berapa kali seorang anak harus  menjalani fisioterapi. "Tergantung kondisinya. Bila datang dalam kondisi  parah atau kronis, tentu membutuhkan terapi lebih lama. Lain hal kalau  orang tua sudah mengantisipasinya sejak dini."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang tak kalah penting, sebelum menganjurkan fisioterapi, dokter atau  terapis harus mengetahui dulu riwayat kelahiran dan catatan klinisnya.  Terapis sebaiknya bekerja sama dengan dokter yang terkait. Bila sudah  diketahui latar belakang penyakitnya, barulah dipilihkan fisioterapi  yang tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;MACAM-MACAM FISIOTERAPI&lt;/b&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. &lt;i&gt;Exercise Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Latihan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi ini dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi sekaligus memberi  penguatan dan pemeliharaan gerak agar bisa kembali normal atau  setidaknya mendekati kondisi normal. Kepada anak, akan diberikan latihan  memegang maupun menggerakkan tangan dan kakinya. Setelah mampu, akan  dilanjutkan dengan latihan mobilisasi, dimulai dengan berdiri,  melangkah, berjalan, lari kecil, dan seterusnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kasus patah kaki, contohnya, akan dilakukan fisioterapi secara  bertahap, kapan si anak harus sedikit menapak sampai bisa menapak penuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Latihan-latihan yang diberikan bertujuan mempertahankan kekuatan  otot-otot dan kemampuan fungsionalnya dengan mempertahankan  sendi-sendinya agar tak menjadi kaku. Hal ini perlu dilakukan karena  kaki patah yang dipasangi gips umumnya akan mengalami pengecilan otot,  sehingga kekuatannya pun berkurang. Lewat terapi yang dilakukan sambil  bermain akan kelihatan bagian mana yang mengalami penurunan fungsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. &lt;i&gt;Heating Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Pemanasan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesuai dengan namanya, terapi ini memanfaatkan kekuatan panas yang  biasanya digunakan pada kelainan kulit, otot, maupun jaringan tubuh  bagian dalam lainnya. Penggunaannya tentu saja disesuaikan dengan  tingkat keluhan. Bila hanya sampai di bagian kulit, maka pemanasannya  pun hanya diperuntukkan bagi kulit saja dengan menggunakan &lt;i&gt;Infra Red Radiation&lt;/i&gt;  (IRR) atau radiasi infra merah. Bila gangguan terjadi pada otot, digunakanlah &lt;i&gt;micro diathermy&lt;/i&gt;  atau diatermi mikro. Sementara, jika gangguan muncul di bagian terdalam seperti rangka tubuh, maka yang digunakan adalah short &lt;i&gt;wave diathermy&lt;/i&gt;  atau diatermi gelombang pendek. Intinya, jenis terapi yang dilakukan akan disesuaikan dengan hasil diagnosis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi pemanasan biasanya diberikan bersamaan dengan jenis terapi  lain. Seperti pada terapi inhalasi untuk anak-anak dengan masalah lendir  pada saluran napas; pada nyeri otot maupun sendi. Bila dikombinasikan  dengan bentuk pengobatan lain tentu lebih menguntungkan karena dosis  obat yang harus diminum anak jadi lebih kecil untuk meminimalisir efek  negatifnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. &lt;i&gt;Electrical Stimulations Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Stimulasi Listrik&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi yang menggunakan aliran listrik bertenaga kecil ini cocok  diterapkan pada anak yang menderita kelemahan otot akibat patah tulang  ataupun kerusakan saraf otot. Cara penggunaannya, dengan menempelkan  aliran listrik pada otot-otot untuk mengatasi rasa nyeri. Terapi ini  bertujuan untuk mempertahankan massa otot dan secara tidak langsung  merangsang regenerasi saraf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pasien anak yang menderita gangguan pernapasan, terapi ini pun  bisa digunakan untuk pengobatan. Efeknya, sirkulasi darah di rongga dada  dan saluran pernapasan menjadi lebih lancar, sehingga dapat membantu  relaksasi serta membantu mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan,  sehingga akan mempercepat proses penyembuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. &lt;i&gt;Cold Therapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Dingin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi dingin biasanya diberikan bila cedera anak masih akut sehingga  proses peradangan tidak menjadi kronis. Terapi ini umumnya hanya  diperuntukkan bagi otot saja, biasanya akibat terjatuh dan mengalami  memar. Nah, terapi dingin ini pun berguna mengurangi bengkak. Itulah  kenapa, ketika anak terjatuh dan bagian tubuhnya ada yang benjol, orang  tua sering mengompresnya dengan air dingin. Namun terapi dingin harus  dengan pengawasan ketat karena kalau fase akutnya sudah lewat, tapi  masih terus diberi terapi, justru dapat merusak jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. &lt;i&gt;Chest Physiotherapy&lt;/i&gt;  atau Terapi Bagian Dada&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak dengan keluhan batuk-pilek biasanya mendapat &lt;i&gt;chest physiotherapy&lt;/i&gt;  yang bermanfaat membersihkan saluran pernapasan dan memperbaiki  pertukaran udara. Yang termasuk dalam fisioterapi ini di antaranya  inhalasi/&lt;i&gt;nebulizer&lt;/i&gt; , &lt;i&gt;clapping&lt;/i&gt; , vibrasi dan &lt;i&gt;postural drainage&lt;/i&gt; .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inhalasi yaitu memasukkan obat-obatan ke dalam saluran pernapasan  melalui penghirupan. Jadi, partikel obat dipecah terlebih dulu dalam  sebuah alat yang disebut &lt;i&gt;nebulizeer&lt;/i&gt;  hingga menjadi molekul-molekul berbentuk uap. Uap inilah yang kemudian  dihirup anak, hingga obat akan langsung masuk ke saluran pernapasan.  Keuntungan cara ini, dosis obat jauh lebih kecil, hingga dapat  mengurangi efek samping obat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Obat-obat inhalasi yang umum diberikan adalah obat untuk melonggarkan  saluran napas, pengencer dahak, dan NaCl sebagai pelembab saluran  napas. Sedangkan lamanya setiap inhalasi cukup sekitar 10 menit.  Tindakan lanjut untuk membantu pengeluaran lendirnya, antara lain &lt;i&gt;clapping&lt;/i&gt;  atau tepukan pada dada dan punggung. Bisa di sisi kanan, kiri, depan  dada. Tepukan dilakukan secara kontinyu dan ritmik. Sertai pula dengan  pengaturan posisi anak &lt;i&gt;(postural drainage)&lt;/i&gt; , semisal anak ditengkurapkan dengan posisi kepala lebih rendah dari  badan, hingga lendir tersebut dapat mengalir ke cabang pernapasan utama  sekaligus lebih mudah untuk dibatukkan. Ini akan menguntungkan karena  biasanya anak tak bisa meludah, hingga lendir yang menyumbat saluran  pernapasan sulit dikeluarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus pada bayi atau anak di bawah usia 2 tahun, bila perlu, lakukan tindakan &lt;i&gt;suction&lt;/i&gt;  atau penyedotan lendir dengan alat khusus lewat hidung atau mulut.  Bisanya tindakan ini dilakukan pada bayi dimana refleks batuknya belum  cukup kuat untuk mengeluarkan lendir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. &lt;i&gt;Hydro Therapy&lt;/i&gt;  atau &lt;i&gt;Aquatik Therapy&lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terapi dengan air berguna bagi anak-anak yang mengalami gangguan,  terutama gangguan gerak akibat spastisitas, misal pada anak CP &lt;i&gt;(Cerebral Palsy)&lt;/i&gt; . Sedangkan pada anak yang terlambat berjalan, tentu saja sebelum  diterapi mereka akan dievaluasi dulu baik dari usia, tingkat kemampuan,  maupun tingkat kesulitan yang dialami. Untuk bisa berjalan, anak tentu  saja harus melalui berbagai tahapan yang dimulai dengan tengkurap,  duduk, merangkak sampai berdiri. Biasanya anak tidak akan langsung  diajarkan berjalan bila tahap sebelumnya belum mampu ia lakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada anak yang mengalami kesulitan bergerak karena  spastisitas/kekakuan, ketika di air, umumnya dia akan lebih mudah  bergerak. Dengan demikian diharapkan spastisitas anak akan berkurang  mengingat adanya bantuan berupa dorongan air yang sifatnya bisa  melenturkan gerak tubuh. Meskipun tidak semua anak dengan gangguan  tersebut dapat diberikan hidro terapi air, tapi terapi ini bisa  dijadikan sebagai salah satu alternatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. &lt;i&gt;Orthopedhic&lt;/i&gt;  dan &lt;i&gt;Rheumathoid Arthritis&lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebetulnya fisioterapi ortopedik ini dilakukan untuk mengatasi gangguan tulang dan otot akibat patah tulang, &lt;i&gt;post fracture&lt;/i&gt;  (retak), artritis sendi, keseleo, atau terkilir. Umumnya ditujukan  untuk kalangan dewasa karena kasusnya jarang sekali terjadi pada anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bayi, terapi ortopedik ini akan dipakai jika ia mengalami proses  pemendekan otot leher (lehernya jadi miring) akibat pembengkakan otot  leher yang membuat ototnya tertarik ke satu arah. Fiosioterapi ini  dilakukan dalam bentuk latihan-latihan gerakan, pijat, dan peregangan.  Bisa juga dibarengi dengan &lt;i&gt;ultrasound&lt;/i&gt;  (gelombang suara berfrekuensi lebih tinggi dari yang dapat didengar  manusia) dan pemanasan untuk melepaskan perlengketan/gumpalan di leher.  Fisioterapi ini bisa diterapkan sejak bayi berusia 2 minggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fisioterapi &lt;i&gt;rheumathoid arthritis&lt;/i&gt;  dilakukan pada anak dengan keluhan kaki bengkak atau mengalami gangguan  sendi. Untuk mengurangi rasa nyeri, terapi dingin diberikan saat akut  dan selanjutnya diberikan terapi panas dengan &lt;i&gt;electrical stimulations therapy&lt;/i&gt; . Ini bisa dilakukan pada anak usia 4-5 tahunan, tergantung pada bagian mana terserangnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-7387951006922432404?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7387951006922432404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/7387951006922432404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/fisioterapi-anak_967.html' title='Fisioterapi Anak'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-773894815201720944</id><published>2011-12-20T04:45:00.001+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penatalaksanaan Stimulasi Elektris pada Stroke'/><title type='text'>Penatalaksanaan Stimulasi Elektris pada Stroke</title><content type='html'>&lt;div class="entry-content entry"&gt;       &lt;p&gt;Ditulis oleh : Heru Purbo Kuntono, Dipl. PT, M.Kes &lt;/p&gt; &lt;p&gt;ABSTRAK&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meskipun mekanisme secara nyata belum jelas, system saraf secara  kontinyu beradaptasi terhadapstimulasi lingkungan, reorganisasi ini  disebut “neural plasticity”. Sistem saraf perifer atau system saraf  pusat (SSP) mempunyai kemampuan yang sangat progres untuk penyembuhan  dari cedera / injury melalui proses “collateral suprouting” dan  reklamasi sinaps atau “ synaptic reclamation”. Perbaikan spontan secara  kompleks merupakan suatu pengecualian dari aturan presentasi yang  bermakna dari trauma sistem saraf. Neural plasticity merupakan hal yang  penting untuk mendidik kembali fungsi otot dan aplikasi fasilitasi.&lt;br /&gt;Stimulasi  saraf pada suatu otot melaui saraf perifer menunjukkan peningkatan  neuromuskuler plastisitas secara adekuat. Stimulasi elektris juga  merangsang otot berkontraksi, pada penjumlahan kontrksi otot secara  langsung, akan mempengaruhi aktivitas afferent dari muscle spindle dan  golgi tendon yang akan memberikan informasi terhadap system saraf pusat  untuk sistem fasilitasi dan inhibisi. Selama itu stimulasi elektris juga  akan memberikan fasilitasi dan reedukasi terhadap kontraksi otot yang  akan diinduksikan ke sistem saraf pusat sehingga mempengaruhi neural  plasticity terutama pada stadium recovery pada cedera sistem saraf pusat  (SSP). Pada stroke (CVA) dengan spastisitas elektrikal stimulasi akan  mengurangi spastisitas melalui mekanisme “reciprocal inhibition”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PENDAHULUAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penderita stroke mempunyai hubungan bermakna terhadap reorganisasi  yang disebut neural plasticity dalam proses perbaikan system sarafnya.  Disamping itu penderita stroke akan mengalami gangguan fungsi motorik,  sensorik, kognitif dan psikiatrik (emosional).&lt;br /&gt;Intervensi penyembuhan  saraf penderita stroke harus juga ditangani secara menyeluruh sejak  fase awal hinga fase penyembuhan. Tindakan meliputi pendekatan fisik  (physial therapy), pendekatan medis (perawatan dan obat-obatan) dan  pendekatan psikiatrik. Pendekatan fisik dengan segala aspek kapasitas  fisik dan kemampuan fungsional penderita stroke merupakan salah satu  topik yang menjadi perhatian pada dekade akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;Dalam  makalah ini akan dijelaskan tentang (1) neural plasticity yang mendasari  perkembangan sensorik dan motorik dalam penyembuhan fungsional dan (2)  intervensi stimulasi elektris dalam upaya mendidik kembali fungsi otot  dan aplikasi fasilitasi serta mengontrol spastisitasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NEURAL PLASTICITY&lt;br /&gt;Proses perbaikan pada penderita stroke banyak  diselidiki para ahli. Pada fase primer awal perbaikan fungsional  neurology berupa perbaikan lesi primer oleh penyerapan kembali edema di  otak dan membaiknya sistem vaskularisasi. Dalam beberapa waktu kemudian  berlanjut ke perbaikan fungsi aksonal atau aktivasi sinaps yang tidak  efektif.Pada penderita stroke, perbaikan fungsi neuron berlangsung  kurang lebih dalam waktu satu tahun. Prediksi perbaikan ini sangat  tergantung dari luasnya defisit neurologis awal, perkembangan tensi,  ukuran dan topis lesi di otak, serta keadaan sebelumnya. Keadaan ini  juga dipengaruhi oleh usia, nutrisi dan tindakan terapi (physical  therapy) yang juga merupakan faktor yang menentukan dalam proses  perbaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;REORGANISASI DARI FUNGSI&lt;br /&gt;Kemampuan otak untuk memodifikasi dan  mereorganisasi fungsi dan fungsi yang mengalami cedera / kerusakan  disebut neural plasticity. Kemampuan otak beradaptasi untuk memperbaiki,  mengatasi perubahan lingkungannya ( bahaya-bahaya) melalui penyatuan  neural kembali dikelompokkan menjadi:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;a.Suprouting (collateral suprouting)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Merupakan  respon neuron daerah yang tidak mengalami cedera dari sel-sel yang utuh  ke daerah yang denervasi setelah cedera. Perbaikan fungsi SSP dapat  berlangsung beberapa bulan ataun tahun setelah cedera dan dapat terjadi  secara luas di otak pada daerah septal nucleus, hipokampus, dan system  saraf tepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;b.Unmasking&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam  keadaan normal, banyak akson dan sinaps yang tidak aktif. Apabila jalur  utama mengalami kerusakan maka fungsinya akan diambil oleh akson dan  sinaps yang tidak aktif tadi. Menurut Wall dan Kabat, jalur sinapsis  mempunyai treshold yang sangat tinggi. Karena mempunyai mekanisme  homeostatic. Dimana penurunan masukan akan menyebabkan kenaikan  eksibilitas sinapsnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;c.Diachisia (Dissipation of diachisia)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Keadan ini dimana didapat kehilangan keseimbangan fungsi atau adanya hambatan fungsi dari traktus-traktus central di otak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbaikan fungsi setelah penyembuhan akan didapatkan melaui dua cara yang harus dipikirkan yaitu:&lt;br /&gt;1.Latihan  gerak / Stimulasi elektris untuk mempengaruhi fasilitasi dan mendidik  kembali fungsi otot serta aplikasi fasilitasi terhadap sisi anggota yang  lesi.&lt;br /&gt;2.Latihan/ stimulasi elektris untuk mempengaruhi gerak kompensasi sebagai pengganti daerah yang lesi&lt;br /&gt;3.Stimulasi elektris mengontrol spastisitas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada fase penyembuhan ini latihan atau stimulasi elektris sangat  berpengaruh dalam derajat maupun kecepatan perbaikan fungsi . Stimulasi  sedini mungkin yang dilakukan secara berulang – ulang akan menjadi gerak  yang terkontrol/ terkendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;COUNTER BALANCE DAN COUNTER  ACTIVITY&lt;br /&gt;  Rotasi trunk&lt;br /&gt;  Mobilitas ekstrimitas&lt;br /&gt;  Pola jalan&lt;br /&gt;  Spastisitas&lt;br /&gt;  Mekanisme reflek postural normal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Counter balance dan counter activity akan mempengaruhi tonus pada  ekstensor trunk (erector spine) dan gluteus maksimus sehingga menghambat  rotasi trunk, pola jalan, meningkatkan spastisitas dan pola sinergis.&lt;br /&gt;Mekanisme reflek postural normal selalu digunakan untuk mengontrol tonus.&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;INTERVENSI STIMULASI ELEKTRIS&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;a. Muscle re-education and fascilitation&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Stimulasi  elektris pada prisipnya harus menimbulkan kontraksi otot, sehingga akan  merangsang golgi tendon dan muscle spindle. Rangsangan pada muscle  spindle dan golgi tendon akan diinformasikan melalui afferent ke susunan  saraf pusat sehingga akan mengkontribusikan fasilitasi dan inhibisi.&lt;br /&gt;-Rangsangan  elektris yang diulang – ulang akan memberikan informasi ke “ supra  spinal mechanism” sehingga terjadi pola gerak terintegrasi dan menjadi  gerakan – gerakan pola fungsional .&lt;br /&gt;-Stimulasi elektris melalui  saraf motorik perifir melatih fungsi tangan “ graps” dan “ release”  serta dapat memberikan fasilitasi pada otot yang lemah dalam melakukan  gerakan.&lt;br /&gt;-Pada kondisi CVA spastik stimulus elektris menurunkan spastisitas melalui mekanisme “ resiprocal inhibition “.&lt;br /&gt;Penelitian  Gersh (1991) menjelaskan bahwa stimulus elektris pada otot deltoid  dengan menggunakan IDC pada waktu 3 bulan pada CVA selama stadium flacid  sampai recovery mampu mengembalikan caput humeri yang mengalami luxasio&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;b. Orthotic Substitution&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; pada aktivitas kontraksi otot agonis akan membentuk relaksasi pada otot antagonis.&lt;br /&gt;Stimulasi  elektris yang diaplikasikan pada gerakan dorsi fleksi ankle akan  memberikan fasilitasi kontraksi dengan memperbaiki pola jalan (gait  training) selama swing phase (fase ayunan).&lt;br /&gt;Fasilitasi regio gluteal  dan otot kuadriseps akan membentu memberikan stabilisasi selama fase  “stance” dari gait dan juga pada group plantar flexor ankle dan  hamstring akan memfasilitasi push off sehingga akan lebih baik pola  jalannya terutama pada penderita post CVA. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;PENATALAKSANAAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;1.Aplikasi antagonis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemberian stimulasi elektris ditujukan pada kelompok antagonis , bertujuan melawan otot agonis yang potensial menjadi spastik.&lt;br /&gt;Stimulus  antagonis pada stadium awal akan bermanfaat untuk fasilitasi kontraksi  dan menghambat pola sinergis yang dapat mengganggu pola gerak. Jenis  alat listrik yang digunakan interrupted direct current, interferensi dan  TENS.&lt;br /&gt;Dosis pemberian stimulasi 15 – 20 per-menit dengan frekuensi setiap hari minimal 3 minggu.&lt;br /&gt;Pada  kondisi yang sudah memasuki stadium recovery dengan gejala spastisitas  kuat maka , pemberian stimulus elektris harus dibarengi dengan  posisioning pasien secara benar .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2.Aplikasi agonis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan stimulus  elektris pada kelompok agonis bertujuan untuk mencapai target kontraksi  secara optimal sehingga otot akan mengalami relaksasi setelah target  tepenuhi. Pada metode ini dapat juga digunakan untuk tujuan reposisi  pada sendi yang mengalami subluksasi, sehingga dengan kontraksi otot  yang dapat mulai memberikan gaya untuk menarik posisi sendi ke arah yang  semestinya. Sebagai contoh adalah subluksasi kaput humeri terhadap  cavitas glenoidalis  yang sering dijumpai pada pasien pasca CVA.&lt;br /&gt;Jenis  arus listrik yang digunakan adalah yang bersifat progressive dengan  kontraksi tetanik , misalnya arus faradic , IDC dan DIADYNAMIS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3.Sensory habituation&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Teori ini  menjelaskan bahwa spastisitas oleh karena adanya mekanisme terlepasnya  kontak tonus pada tingkat spinal dan supra spinal akibat adanya  informasi sensoris yang tidak benar.&lt;br /&gt;Cranenburgh (1989), mengatakan  bahwa daerah yang paling padat dilalui oleh setiap informasi sensoris  adalah regio thorakal (Thorakal 1 – 12 ). Pada regio thorakal informasi  sensoris berasal dari regio innervasi somatis dan regio innervasi  simpatis perifer saling melintasi pada tempat yang sama. Pemberian  stimulasi elektris pada level thorakal 1 – 12 (regio thorakal ) akan  membantu memberikan informasi yang benar melalui mekanisme “sensory  habituation” sehingga setiap impuls langsung sensory yag menuju daerah  thorakal diharapkan akan lebih terkendali. Arus listrik yang digunakan  adalah stimulus (1) thermal hangat atau dingin pada regio thorakal dan  (2) penggunaan arus yang menuju mendepolarisasi sel sensorik pada level  somatic maupun sympatis perifer sehingga terjadi adaptasi sensory.  Adaptasi sensoris menurunkan ketegangan tonus termasuk spastisitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pelaksanaan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Stimulasi  elektris menggunakan arus interferensi atau thermal hangat (SWD, IR)  pada regio punggung sensory habituation dapat dilakukan melaui pemberian  stimulasi pada sisi yang sehat untuk mempengaruhi myostatic reflex pada  posisi yang lesi.&lt;/p&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-773894815201720944?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/773894815201720944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/773894815201720944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/penatalaksanaan-stimulasi-elektris-pada.html' title='Penatalaksanaan Stimulasi Elektris pada Stroke'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-3107283471756895920</id><published>2011-12-20T04:45:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fisioterapi pada Sindroma Lorong Kapal'/><title type='text'>Artikel Fisioterapi : Fisioterapi pada Sindroma Lorong Kapal</title><content type='html'>Suatu review kasus oleh Slamet Parjoto, SST. Ft&lt;div class="entry-content entry"&gt; &lt;p&gt;SLK (Sindroma Lorong Karpal) adalah neuropati karena jebakan pada n.  medianus di daerah pergelangan tangan . saraf medianus mengalami  kompresi pada saat saraf tsb lberjalan dari lengan bawah ke telapak  tangan di antara lig transversal ( Stevens JC , 1997 ) . Tanda-tanda dan  gejala yang dihubungkan dengan SLK adalah paestesia , rasa tebal pada  distribusi sensorik n. medianus yaitu pada ibu jari , jari telunjuk ,  jari tengah dan sisi radial jari manis , terdapatnya tanda Tinel , tanda  Phalen , hipoestesia , nocturnal awakening  , dan kadang-kadang  kelemahan tangan  ( Katz JN , 1990 , Hennessey WJ , 1995 )&lt;br /&gt;Etiologi dari SLK tidak diketahui meski demikian SLK lebih sering  terjadi pada pekerja-pekerja dengan gerakan tangan yang berulang-ulang (  seperti pengetik komputer , operator mesin , pelaksana aktivitas rumah  tangga ) . SLK mungkin juga disebabkan oleh beban yang berlebihan pada  beberapa otot yang lebih kecil , dimana selain faktor ergonomik kelainan  medis sistemik seperti DM . penyakit thiroid rematik artritis , gout ,  kegemukan juga mempengaruhi terjadinya SLK  disamping faktor-faktor  psikososial&lt;br /&gt;Standar pengobatan SLK ialah terapi konservatif meski kadangkal  diperlukan tindakan operasi untuk membebaskan ligamentum karpal  transversal . Pengobatan konservatif termasuk mengatur kembali  lingkungan kerja dan cara kerja , penggunaan splint pada pergelangan  tangan serta pemberian obat-obat anti inflamasi ( Feuerstein dkk , 1999 )  . Injeksi langsung dari steroid ke dalam terowongan karpal hanya  memberikan kesembuhan 2 sampai 4 bulan dan pada bulan ke 18 hanya 22%  pasien yang bebas dari gejala ( Gelberman , dkk , 1980 ) . Operasi  pembebasan lig karpal transversum dilakukan pada 40% – 50% kasus dengan  medikal $ 1.9 miliar ( Vennix MJ dkk , 1999 ) . Setelah operasi hampir  sepertiga pasien masih mengeluh nyeri dan kehilangan fungsi , hanya 40%  memperoleh fungsi normal sedang 5% nya memburuk . Pekerja kantor kembali  bekerja pada beberapa minggu sedang pekerja berat membutuhkan  rehabilitasi 4 – 6 bulan .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEKANISME LLLT DALAM MENGATASI NYERI ( Karu TI , 1987 )&lt;br /&gt;1.Peningkatan produksi ATP oleh mitokondria dan peningkatan konsumsi oksigen pada tingkat seluler&lt;br /&gt;2.Peningkatan serotonin dan peningkatan edorfin ( naloxone telah  diteliti dapat menghambat efek   analgesik dari LLLT dengan  laser  GaAlAs )&lt;br /&gt;3.Efek anti inflamasi&lt;br /&gt;4.Perbaikan sirkulasi daerah di kulit&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEKANISME TENS MIKROAMPER DALAM MENGATASI NYERI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TENS mikroamper dapat meningkatkan konsentrasi ATP dan sistesis  protein di tingkat seluler dengan efek terbesar pada amplitudo sebesar  500 mikroamper . Arus listrik yang lebih besar dari 5 mA dapat  menurunkan konsentrasi ATP dan sistesis protein dan pergerakan metabolit  transmembran ( Cheng N dkk , 1982 )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan fisik&lt;br /&gt;1.Pemeriksaan motorik otot-otot intrinsik&lt;br /&gt;2.Tanda Phalen ( 60 detik ) dan tanda Tinel&lt;br /&gt;3.Diskriminasi dua titik&lt;br /&gt;4.Frekuensi parestesia jari-jari&lt;br /&gt;5.Distribusi nyeri termasuk Nocturnal awakening&lt;br /&gt;6.Pemeriksaan / tes kompresi leher serta pemeriksaan sindroma outlet thoracic&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aplikasi tehnologi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1.Laser gelombang infra merah diaplikasikan langsung ke permukaan  kulit pada bagian tengah lekukan   pergelangan tangan distal yaitu pada  titik Akupuntur PC7 dengan dosisi 7 J selama 7,7 menit .&lt;br /&gt;2.TENS diaplikasikan pada PC7 yaitu di tengah-tengah lekukan pergelangan  tangan sedang satu elektrode   lainnya diletakan pada titik TW4 di  dorsum pergelangan tangan , parameter yang digunakan ialah   frekuensi  292 Hz selama 2 menit diikuti frekuensi 0,3 Hz selama 18 menit&lt;br /&gt;3.Selama TENS diaplikasikan selama 20 menit laser dibeerikan pada  titik-titik akupuntur di daerah   pergelangan tangan , tangan dan  jari-jari yang berjumlah kurang lebih 11 tiitik . Diisamping itu    diberikan pada 5 titik di ekstremitas atas , trapezius dan area  paraspinal servikal .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;HASIL TERAPI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1.Sebelum terapi 9 dari 11 kasus mengalami tanda Phalen ( 81,8% )  positif sedang setelah terapi hanya 2   orang yang masih positif ( 18,2%  )&lt;br /&gt;2.Semua pasien yang mempunyai tanda tinel psitif menghilang setelah pengbatan&lt;br /&gt;3.Skor nyeri rata –rata sebelum terapi 21,87 SD 9,06 setelah di terapi  menjadi 3,75 SD 6,52 . Secara   keseluruhan 7 dari 8 kasus melaporkan  pengurangan nyeri lebih dari 50% .&lt;/p&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-3107283471756895920?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3107283471756895920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3107283471756895920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/artikel-fisioterapi-fisioterapi-pada.html' title='Artikel Fisioterapi : Fisioterapi pada Sindroma Lorong Kapal'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5670725671643013992</id><published>2011-12-16T20:43:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyebab Stroke'/><title type='text'>Penyebab Stroke</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada stroke hemorragik (stroke dengan  pendarahan) , pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang  normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.  Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita  hipertensi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pada stroke  iskemik (stroke tanpa pendarahan), penyumbatan bisa terjadi di sepanjang  jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai  oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis.  Arteri-arteri ini merupakan cabang dari lengkung aorta jantung.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuL6pBGmpI/AAAAAAAAAPA/RY6s1b8P-Os/s1600-h/stroke.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 373px; height: 298px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuL6pBGmpI/AAAAAAAAAPA/RY6s1b8P-Os/s400/stroke.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376044419755973266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu  ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam pembuluh darah arteri  karotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Keadaan ini  sangat serius karena setiap pembuluh darah arteri karotis dalam keadaan  normal memberikan darah ke sebagian besar otak. Endapan lemak juga bisa  terlepas dari dinding arteri dan mengalir di dalam darah, kemudian  menyumbat arteri yang lebih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuluh darah arteri karotis  dan arteri vertebralis beserta percabangannya bisa juga tersumbat karena  adanya bekuan darah yang berasal dari tempat lain, misalnya dari  jantung atau satu katupnya. Stroke semacam ini disebut emboli serebral  (emboli = sumbatan, serebral = pembuluh darah otak) yang paling sering  terjadi pada penderita yang baru menjalani pembedahan jantung dan  penderita kelainan katup jantung atau gangguan irama jantung (terutama  fibrilasi atrium).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emboli lemak jarang menyebabkan stroke. Emboli  lemak terbentuk jika lemak dari sumsum tulang yang pecah dilepaskan ke  dalam aliran darah dan akhirnya bergabung di dalam sebuah arteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stroke  juga bisa terjadi bila suatu peradangan atau infeksi menyebabkan  penyempitan pembuluh darah yang menuju ke otak. Obat-obatan (misalnya  kokain dan amfetamin) juga bisa mempersempit pembuluh darah di otak dan  menyebabkan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penurunan tekanan darah yang tiba-tiba bisa  menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak, yang biasanya menyebabkan  seseorang pingsan. Stroke bisa terjadi jika tekanan darah rendahnya  sangat berat dan menahun. Hal ini terjadi jika seseorang mengalami  kehilangan darah yang banyak karena cedera atau pembedahan, serangan  jantung atau irama jantung yang abnormal.&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5670725671643013992?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5670725671643013992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5670725671643013992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/penyebab-stroke.html' title='Penyebab Stroke'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuL6pBGmpI/AAAAAAAAAPA/RY6s1b8P-Os/s72-c/stroke.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-9187595091528291379</id><published>2011-12-16T20:42:00.001+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Stroke : Kematian sel dan jaringan otak'/><title type='text'>Stroke : Kematian sel dan jaringan otak</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuSlgSf_iI/AAAAAAAAAPY/RDWiIRZk-20/s1600-h/otak-dan-stroke.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 288px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuSlgSf_iI/AAAAAAAAAPY/RDWiIRZk-20/s320/otak-dan-stroke.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376051753217162786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Stroke adalah suatu kondisi di mana sel-sel otak mengalami kerusakan karena tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sel-sel  otak harus selalu mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang cukup  agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.  Asupan oksigen dan  nutrisi akan dibawa oleh darah yang mengalir dalam pembuluh-pembuluh  darah yang menuju sel-sel otak. Apabila aliran darah atau aliran oksigen  dan nutrisi itu terhambat selama beberapa menit saja, maka dapat  terjadi stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bila jatah  oksigen terhambat atau terputus 8-10 detik saja akan terjadi gangguan  fungsi otak. Bila lebih dari 6-8 menit akan terjadi kerusakan pada  sebagian otak yang tak pulih kembali.&lt;/span&gt; Semakin lama penghambatan itu terjadi, efeknya akan semakin parah dan semakin sulit untuk dipulihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh  sebab itu, tindakan yang cepat dalam mencegah dan mengatasi serangan  stroke sangat menentukan kesembuhan atau pemulihan kesehatan para  penderita stroke.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-9187595091528291379?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/9187595091528291379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/9187595091528291379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/stroke-kematian-sel-dan-jaringan-otak.html' title='Stroke : Kematian sel dan jaringan otak'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuSlgSf_iI/AAAAAAAAAPY/RDWiIRZk-20/s72-c/otak-dan-stroke.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-2632872906868633740</id><published>2011-12-16T20:42:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jenis Stroke'/><title type='text'>Jenis Stroke</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; Mengetahui macam-macam stroke &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik maupun stroke hemorragik (pendarahan).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada  stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis  (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah  yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar  pasien atau sebesar 83% mengalami stroke jenis ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuOVX-fc7I/AAAAAAAAAPI/oQGy9ZngK68/s1600-h/proses-stroke.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 319px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuOVX-fc7I/AAAAAAAAAPI/oQGy9ZngK68/s400/proses-stroke.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376047078061339570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada  stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran  darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan  merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada  penderita hipertensi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-2632872906868633740?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2632872906868633740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/2632872906868633740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/jenis-stroke.html' title='Jenis Stroke'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hqwPaK_DSAU/SpuOVX-fc7I/AAAAAAAAAPI/oQGy9ZngK68/s72-c/proses-stroke.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-5048350585044941844</id><published>2011-12-16T20:36:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengobatan Stroke dan Perawatan PASCA Stroke'/><title type='text'>Pengobatan Stroke dan Perawatan PASCA Stroke</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt; &lt;span class="judul"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="stroke_judul"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p align="justify"&gt; &lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;strong&gt;Stroke&lt;/strong&gt;  adalah penyakit otak yang paling destruktif dengan konsekuensi berat.  Stroke tidak hanya akan menimbulkan kecacatan yang dapat membebani  seumur hidup tapi juga ancaman kematian bagi pasien. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; Jika mengalami  serangan stroke, segera dilakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah  penyebabnya bekuan darah atau perdarahan yang tidak bisa diatasi dengan  obat penghancur bekuan darah. &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; Penelitian terakhir  menunjukkan bahwa kelumpuhan dan gejala lainnya bisa dicegah atau  dipulihkan jika obat stroke yang berfungsi menghancurkan bekuan darah  disuntikkan kurang dari tiga jam sejak serangan (periode emas). &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; Obat yang diberikan  biasanya diberikan berdasarkan penyebab stroke , dan akibat yang  ditimbulkan oleh stroke tersebut, seperti obat depresi (untuk mengatasi  gangguan psikis), dan memerlukan respirator (alat bantu nafas). &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt;&lt;strong&gt; Salah satu  penyebab stroke adalah kolesterol yang meningkatkan risiko penyumbatan  pembuluh darah akibat bekuan darah, sehingga obat stroke yang biasa  diberikan obat pengencer darah dan obat penurun kadar kolesterol. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt;&lt;em&gt; Antikoagulan&lt;/em&gt;  (anti penggumpalan) tidak diberikan kepada penderita tekanan darah  tinggi dan tidak pernah diberikan kepada penderita dengan perdarahan  otak karena akan menambah risiko terjadinya perdarahan ke dalam otak. &lt;/p&gt;           &lt;p class="brown_seaweed" align="justify"&gt;&lt;strong&gt; Perawatan Paska Stroke&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; Sekali terkena  serangan stroke tidak membuat Anda terbebas dari stroke. Di samping  dampak menimbulkan kecacatan, masih ada kemungkinan dapat terserang  kembali di kemudian hari. &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; Pasca stroke biasanya  penderita memerlukan rehabilitasi serta terapi psikis seperti terapi  fisik, terapi okupasi, terapi wicara, dan penyediaan alat bantu di unit &lt;em&gt;orthotik prostetik&lt;/em&gt;. Juga penanganan psikologis pasien, seperti berbagi rasa, terapi wisata, dan sebagainya. &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; Selain itu, juga dilakukan &lt;em&gt;community based rehabilitation&lt;/em&gt;  (rehabilitasi bersumberdaya masyarakat) dengan melakukan penyuluhan dan  pelatihan masyarakat di lingkungan pasien agar mampu menolong,  setidaknya bersikap tepat terhadap penderita. Hal ini akan meningkatkan  pemulihan dan integrasi dengan masyarakat. &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; &lt;strong&gt;Bahaya yang  menghantui penderita stroke adalah serangan stroke berulang yang dapat  fatal atau kualitas hidup yang lebih buruk dari serangan pertama.&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt;Bahkan ada pasien yang  mengalami serangan stroke sebanyak 6-7 kali. Hal ini disebabkan pasien  tersebut tidak mengendalikan faktor risiko stroke. &lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt; Bagi mereka yang sudah  pernah terkena serangan stroke, Gaya hidup sehat haruslah jadi pilihan  agar tidak kembali diserang stroke, seperti: berhenti merokok, diet  rendah lemak atau kolesterol dan tinggi serat, berolahraga teratur 3 X  seminggu (30-45 menit), makan secukupnya, dengan memenuhi kebutuhan gizi  seimbang, menjaga berat badan jangan sampai kelebihan berat badan,  berhenti minum alkohol dan atasi stres. &lt;/p&gt;&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-5048350585044941844?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5048350585044941844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/5048350585044941844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/pengobatan-stroke-dan-perawatan-pasca.html' title='Pengobatan Stroke dan Perawatan PASCA Stroke'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-3525317599280512870</id><published>2011-12-16T20:34:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyebab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gejala'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dan Akibat Stroke'/><title type='text'>Gejala, Penyebab, dan Akibat Stroke</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;h3 class="judul" align="center"&gt;&lt;span class="stroke_judul"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Stroke&lt;/strong&gt; termasuk penyakit &lt;em&gt;serebrovaskuler&lt;/em&gt; (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak &lt;em&gt;(infark serebral&lt;/em&gt;)  yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.  Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya  sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.&lt;/h3&gt;                      &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt;WHO mendefinisikan bahwa&lt;strong&gt; stroke &lt;/strong&gt;adalah  gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh  penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.&lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="center"&gt;&lt;img src="http://medicastore.com/brown_seaweed/images/penyumbatan_pembuluh_darah.jpg" alt="penyumbatan_pembuluh_darah" width="300" height="226" /&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p class="isi_seaweed" align="justify"&gt;Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu: &lt;strong&gt;stroke iskemik&lt;/strong&gt; maupun &lt;strong&gt;stroke hemorragik. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;strong&gt;Stroke iskemik&lt;/strong&gt;  yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak  sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke Iskemik.  Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :       &lt;/span&gt;           &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;em&gt;Stroke Trombotik&lt;/em&gt;: proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.         &lt;/span&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;em&gt;Stroke Embolik&lt;/em&gt;: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.            &lt;/span&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;em&gt;Hipoperfusion Sistemik&lt;/em&gt;: Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.               &lt;/span&gt;       &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;strong&gt;Stroke hemoragik&lt;/strong&gt;  adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir  70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:        &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;em&gt;Hemoragik Intraserebral&lt;/em&gt;: pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak.         &lt;/span&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;em&gt;Hemoragik Subaraknoid&lt;/em&gt;: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak). &lt;/span&gt;       &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    &lt;h4 class="brown_seaweed"&gt;Tanda dan Gejala-gejala Stroke&lt;/h4&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi menjadi berikut:       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Bagian sistem saraf pusat : Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik         &lt;/span&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Batang otak, dimana terdapat 12  saraf kranial: menurun kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan  melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah  terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.         &lt;/span&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.             &lt;/span&gt;       &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Transient Ischemic Attack&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;h4 class="brown_seaweed"&gt;Faktor Penyebab Stroke&lt;/h4&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Faktor resiko medis, antara lain Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), Kolesterol, &lt;em&gt;Aterosklerosis&lt;/em&gt; (pengerasan pembuluh darah), Gangguan jantung, diabetes, Riwayat stroke dalam keluarga, Migrain.       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Faktor resiko perilaku, antara lain Merokok (aktif &amp;amp; pasif), Makanan tidak sehat (&lt;em&gt;junk food&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;fast food&lt;/em&gt;), Alkohol, Kurang olahraga, Mendengkur, Kontrasepsi oral, Narkoba, Obesitas.       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;80% pemicu stroke adalah hipertensi dan &lt;em&gt;arteriosklerosis&lt;/em&gt;, Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Pemicu stroke pada  dasarnya adalah, suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah), terlalu  banyak minum alkohol, merokok dan senang mengkonsumsi makanan yang  berlemak.       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;h4 class="brown_seaweed"&gt;Derita Pasca Stroke&lt;/h4&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="judul_link"&gt;&lt;strong&gt;Sudah Jatuh tertimpa Tangga Pula&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;, peribahasa itulah yang tepat bagi penderita Stroke.       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Setelah stroke, sel  otak mati dan hematom yg terbentuk akan diserap kembali secara bertahap.  Proses alami ini selesai dlm waktu 3 bulan. Pada saat itu, 1/3 orang  yang selamat menjadi tergantung dan mungkin mengalami komplikasi yang  dapat menyebabkan kematian atau cacat       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Diperkirakan ada 500.000 penduduk yang terkena stroke. Dari jumlah tersebut:       &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;1/3 --&amp;gt; bisa pulih kembali, &lt;/span&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;1/3 --&amp;gt; mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang, &lt;/span&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;1/3 sisanya --&amp;gt; mengalami gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Hanya 10-15 %  penderita stroke bisa kembali hidup normal seperti sedia kala, sisanya  mengalami cacat, sehingga banyak penderita Stroke menderita stress  akibat kecacatan yang ditimbulkan setelah diserang stroke.              &lt;/span&gt;        &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;strong&gt;Akibat Stroke lainnya:              &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;        &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;80% penurunan parsial/ total gerakan lengan dan tungkai.                   &lt;/span&gt;                &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;80-90% bermasalah dalam berpikir dan mengingat.                   &lt;/span&gt;                &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;70% menderita depresi.                   &lt;/span&gt;                &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;30 % mengalami kesulitan bicara, menelan, membedakan kanan dan kiri.                      &lt;/span&gt;                 &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;              &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Stroke tak  lagi hanya menyerang kelompok lansia, namum kini cenderung menyerang  generasi muda yang masih produktif. Stroke juga tak lagi menjadi milik  warga kota yang berkecukupan , namun juga dialami oleh warga pedesaan  yang hidup dengan serba keterbatasan.                      &lt;/span&gt;              &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Hal ini  akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat  mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Selain karena  besarnya biaya pengobatan paska stroke , juga yang menderita stroke  adalah tulang punggung keluarga yang biasanya kurang melakukan gaya  hidup sehat, akibat kesibukan yang padat.                    &lt;/span&gt;              &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span class="stroke_judul"&gt;&lt;strong&gt;Stroke&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;&lt;strong class="nutrilife"&gt; sangat dapat dicegah, &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                          &lt;/span&gt;&lt;span class="brown_seaweed"&gt;&lt;strong class="brown_seaweed"&gt;Hampir &lt;/strong&gt;&lt;strong class="brown_seaweed"&gt;85%&lt;/strong&gt;&lt;strong class="brown_seaweed"&gt; dari semua&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="stroke_judul"&gt;&lt;strong&gt;stroke &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="nutrilife"&gt;&lt;strong&gt;dapat DICEGAH &lt;/strong&gt;,                         &lt;/span&gt;             &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="isi_seaweed"&gt;Karena Ancaman stroke hingga merenggut nyawa dan derita akibat stroke. &lt;strong&gt;Hidup BEBAS tanpa STROKE&lt;/strong&gt; merupakan dambaan bagi semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak  heran semua orang selalu berupaya untuk mencegah Stroke atau mengurangi  faktor risiko dengan menerapkan pola hidup sehat, olahraga teratur,  penghindari stress hingga meminum obat atau suplemen untuk menjaga  kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah terjadinya Stroke. &lt;/span&gt;                      &lt;/p&gt;&lt;h4 class="counter" align="left"&gt;Sumber:&lt;br /&gt;Seri Gaya Hidup Sehat: Cara Bijak Hadapi Stroke, Jantung &amp;amp; Pembuluh Darah, Agustus 2007, PT Gramedia.&lt;/h4&gt;&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-3525317599280512870?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3525317599280512870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/3525317599280512870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/gejala-penyebab-dan-akibat-stroke.html' title='Gejala, Penyebab, dan Akibat Stroke'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-8274892686843314406</id><published>2011-12-16T20:31:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mekanisme Kerja Sistem Saraf'/><title type='text'>Mekanisme Kerja Sistem Saraf</title><content type='html'>&lt;h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h1&gt;      &lt;br /&gt;                                                            &lt;div style="float:left; margin:0 10px 10px 0;"&gt;        &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.infofisioterapi.com/wp-content/uploads/2011/10/Mekanisme-Kerja-Sistem-Saraf.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-3718" title="Mekanisme Kerja Sistem Saraf" src="http://www.infofisioterapi.com/wp-content/uploads/2011/10/Mekanisme-Kerja-Sistem-Saraf-228x300.jpg" alt="" width="228" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;Jalur  saraf motorik. Impuls berjalan dari korteks serebri menuju sumsum  tulang belakang, melalui jalur-jalur menurun yang disebut traktus  serebro spinalis atau traktus piramidalis. Neuron pertama, yaitu neuron  motorik atas memiliki badan-badan sel dalam daerah pre-Rolandi pada  korteks serebridan serabut-serabutnya berpadu erat pada saat mereka  melintas antara nukleus-kaudatus dan lentiformis dalam kapsula interna.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Neuron motorik bawah, yang bermula dalam  badan sel dalam kornu anterior sumsum tulang belakang, keluar, lantas  masuk akar anterior saraf spinalis, lalu didistribusikan ke periferi dan  berakhir dalam organ motorik misalnya otot. Jalur saraf sensorik.  Impuls saraf sensorik bergerak melintasi traktus menaik yang terdiri  dari tiga neuron. Yang pertama, atau neuron yang paling tepi, memiliki  badan sel dalam ganglion sensorik, pada akar posterior sebuah saraf  spinalis lantas dendron yang merupakan sebuah cabangnya bergerak menuju  periferi dan berakhir pada satu organ sensorik, misalnya kulit.  Sementara axon yang merupakan cabangnya yang lain, masuk ke dalam sumsum  tulang belakang, lantas naik menuju kolumna posterior dan berakhir pada  sekeliling sebuah nukleus dalam medulla oblongata.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sel neuron yang kedua timbul dalam  nukleus tersebut, kamudian melintasi garis tengah dalam cara yang sama  seperti jalur motorik desendens untuk membentuk dekukasio sensorik, naik  melalui pons dan dien salafon guna mencapai thalamus. Neuron yang  ketiga dan terakhir, bermula dalam talamus, bergerak melalui kapsula  interna untuk mencapai daerah sensorik korteks serebri. Traktus menaik  ini menghasilkan impuls sentuhan, kedudukan sendi-sendi dan getaran,  sementara yang lainnya menghantarkan impuls sentuhan, rasa sakit dan  suhu.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-8274892686843314406?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8274892686843314406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8274892686843314406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/mekanisme-kerja-sistem-saraf.html' title='Mekanisme Kerja Sistem Saraf'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-258375059362286534</id><published>2011-12-16T19:59:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyebab dan Gejala Penyakit Discus Degeneratif'/><title type='text'>Penyebab dan Gejala Penyakit Discus Degeneratif</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;strong&gt;Penyebab Penyakit Discus Degeneratif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penuaan adalah yang paling umum menyebabkan degenerasi discus. Seperti  halnya penuaan tubuh, discus berada pada tulang belakang yang mongering,  dan kehilangan kemampuannya untuk bertindak sebagai peredam kejut di  antara vertebra. Tulang dan ligament yang membentuk tulang belakang juga  kehilangan fleksibilitas dan memadat. Tidak seperti pada otot, hanya  sedikit sekali suplai darah ke discus sehingga kekurangan kemampuan  untuk memperbaiki diri.&lt;span id="more-1099"&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Gejala Penyakit Discus Degeneratif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sering kali, pasien yang menderita penyakit discus degeneratif tidak  menimbulkan gejala. Ketika gejalanya muncul, bagaimanapun, nyeri  punggung bawah yang kronis kadang kala menjalar ke pinggul, atau muncul  nyeri terus-menerus pada pantat atau paha ketika berjalan. Nyeri yang  serupa mungkin dirasakan atau bertambah ketika duduk, berdiri,  mengangakt, dan memutar.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Memahami nyeri pada discus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidaklah jelas mengapa beberapa discus yang mengalami degenerasi  menimbulkan nyeri dan memerapa yang lain tidak. Setelah cidera, beberapa  discus menjadi nyeri karena peradangan. Beberapa orang mempunyai  akhiran saraf yang menembus lebih dalam sampai pada annulus fibrosus,  atau lapisan yang lebih luar pada discus, kemudian yang lainya, membuat  discus menjadi lebih rentan untuk menjadi sumber nyeri. Nyeri yang  menjalar kebawah sampai tungkai, dikenal dengan ischialgia atau lumbago,  iniadalah hasil dari akar saraf bertemu dengan materi discus bagian  dalam, atau nucleus pulposus, substansi dari peradangan juga memberikan  penekanan pada saraf (Gb.2A). kondisi ini dapat menimbulkan gejala  seperti nyeri tungkai yang parah, kesulitan berdiri dan berjalan, dan  kelemahan atau kesemutan pada tungkai. Penyakit discus degeneratif dapat  menyebabkan kondisi kelemahan yang kronis dan mempunyai dampak degatif  yang serius pada kualitas hidup seseorang. Ketika penyakit discus  degeneratif mejadi tambah parah, terapi nonoperasi tradisional menjadi  tidak efektif.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pilihan-pilihan terapi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seringkali, penyakit discus degeneratif berhasil diterapi tanpa operasi.  Fisioterapi, pengobatan anti inflamasi, dan suntikan spinal memberikan  penurunan yang adekwat pada gejala-gejala yang bermasalah ini. Operasi  bisa direkomendasikan jika pilihan terapi konservatif tidak memberikan  hasil antara 2 sampai 3 bulan. Jika nyeri tungkai atau nyeri punggung  membatasi aktifitas normal anda, jika anda mengalami kelemahan atau  kesemutan pada tungkai anda, jika anda mengalammi kesulitan untuk  berjalan atau berdiri, atau jika pemberian obat atau fisioterapi tidak  efektif, operasi akan menjadi satu-satunya alternative.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekarang ini, dokter bedah terlibat  dalam penelitian yaitu menggunakan Bone Morphogenetic Protein (BMP)  untuk pengobatan penyakit discus degeneratif. Penggunaan BMP  menghapuskan kebutuhan untuk mengambil tulang dari panggul untuk  digunakan pada tulang belakang selama pembedahan (Gb.2B). prosedur baru  ini menghasilkan penyembuhan yang lebih cepat dan hasil yang lebihn  bagus. Beberapa artikel yang bersumber dari penelitian ini baru-baru ini  telah dipublikasikan pada jurnal kedokteran.&lt;/p&gt;&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-258375059362286534?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/258375059362286534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/258375059362286534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/penyebab-dan-gejala-penyakit-discus.html' title='Penyebab dan Gejala Penyakit Discus Degeneratif'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-6997958187632532949</id><published>2011-12-16T19:58:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemeriksaan Sistem Cerebelum'/><title type='text'>Pemeriksaan Sistem Cerebelum</title><content type='html'>&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=170905" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;hr style="clear:both;"&gt;&lt;div class="entry"&gt;       &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Cerebelum bukan organ motorik  primer. Cerebelum berfungsi dalam integrasi informasi dari system  pyramidal, ekstrapiramidal dan sensorik untuk memberikan gerakan  volunteer yang tepat, terkoordinasi dan halus. Gangguan utama akibat  lesi serebellum adalah dissinergia, kehilangan koordinasi dan ataksi.  Gambaran yang kurang pada penyakit serebellum seperti pada pemeriksaan  kelainan rebound dan hipotonia.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Cerebellum penting dalam koordinasi  gerakan motorik volunteer mata, pita suara, badan dan ekstremitas. Saat  mengevaluasi pasien dengan gangguan serebellum perlu memperhatikan  fungsi ataksia, apakah defisitnya unilateral atau bilateral. Perlu  diingat bahwa ataksia hasilnya ipsilateral terhadap lesi serebellum.&lt;br /&gt;Lesi cerebellum menyebabkan penurunan kecepatan dan irama serta  melampaui atau kurang dari sasaran khusus. Pada awalnya harus ditentukan  apakah pasiennya kidal atau tidak oleh karena normalnya akan lebih pada  tangan yang dominan. Perlu diperhatikan bahwa gangguan gerakan yang  meniru ketidak koordinasian cerebellar dapat disebabkan oleh kelemahan  otot, peningkatan tonus, kehilangan propriosepsi dan penyakit lobus  frontalis. Demikian halnya dengan  ekstrmitas yang diperiksa dipersarafi  oleh hemispherium cerebri ipsilateral.&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-6997958187632532949?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/6997958187632532949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/6997958187632532949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/pemeriksaan-sistem-cerebelum.html' title='Pemeriksaan Sistem Cerebelum'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-8697668331788291678</id><published>2011-12-16T19:55:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Traktus pyramidalis dan exstrapyramidalis'/><title type='text'>Traktus pyramidalis dan exstrapyramidalis</title><content type='html'>&lt;h1&gt;&lt;/h1&gt;&lt;hr style="clear:both;"&gt;       Di dalam perjalanannya implus  motorik dibagi menjadi dua bagian, yaitu  upper motor neuron yang  menghantarkan implus dari pusat motorik di cortex cerebri sampai batas  synapsis cornu anterior medulla spinalis dan lower  motor neuron yang  menghantarkan implus dari cornu anterior medulla spinalis sampai ke  otot.Dalam pembahasan upper motor neuron ini akan penulis singgung  tentang tractus pyramidalis, tractus extrapyramidalis serta stimulasi  tractus pyramidalis dan tractus extrapyramidalis.&lt;div class="entry"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;1)       Tractus pyramidalis Adalah  serabut – serabut saraf motoris central yang tergabung dalam suatu  berkas yang berfungsi menjalarkan implus motorik yang disadari.Tractus  ini membentuk pyramidal pada mendulla oblongata dan  karena itu  dinamakan system pyramidal turun dari kapsula interna daeri cortex  cerebri. Kira –kira 80 % serabut – serabut ini menyilang garis tengah  dalam decussatio pyramidium untuk membentuk tractus corticospinalis  lateralis, sisanya turun sebagai tractus corticospinalis anterior.2)        Tractus extrapyramidalis  Sistem tractus extrapyramidalis dapat  dianggap suatu system fungsional dengan tiga lapisan integrasi, yaitu  cortical, striatal (basal ganglia) dan tegmental (mesensephalon). Fungsi  utama dari extrapyramidalis berhubungan dengan gerak yang berkaitan,  pengaturan sikap dan integrasi otonom.(Chusid.1993)3)       Stimulasi  dari  tractus pyramidalis dan  extrapyramidalisSistem pyramidalis dan   extrapyramidalis menurut John Chas pada tahun 1975,   bekerja bersama –  sama untuk memberikan pola gerakkan yang berupa gerak sinergis yang  benar dan reaksi postural. Ada beberapa teori yang menjelaskan  terjadinya gerakan volunter, yaitu (1) permulaan keinginan/ide untuk  bergerak,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;(2) stimulasi dari motoneuron,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;(3) perubahan atau kotrol inhibisi dari antagonis,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;(4) aktifitas dari sinergis dan otot fiksator,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;(5) penyesuaian postur dan perubahan pola postur untuk membuat  gerakan yang diinginkan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada pyramidalis berfungsi pada awal  gerakan yang disusun dalam area centrocephal.Jika tractus ini bekerja  sendirian tanpa bantuan dari system extrapiramidalis, maka gerakan yang  dihasilkan akan cenderung menjadi gerakan yang tidak beraturan. Dapat  dikatakan bahwa tractus pyramidalis akan membentuk suatu gerakan yang  berarti, sedangkan tractus extrapyramidalis berpengaruh pada kumpulan  motoneuron untuk membuat gerakan yang diinginkan tanpa melibatkan  aktifitas yang tidak diinginkan.&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2528295915791919982-8697668331788291678?l=distributoralat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8697668331788291678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2528295915791919982/posts/default/8697668331788291678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://distributoralat.blogspot.com/2011/12/traktus-pyramidalis-dan.html' title='Traktus pyramidalis dan exstrapyramidalis'/><author><name>Toko Alat Fisioterapi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07403474126922201938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-vNNZsZVUNjY/TvyhIhwolpI/AAAAAAAABH4/A7xAAM9zMK0/s220/P1017960%2Bco_Sepia_1.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2528295915791919982.post-9080515464108990616</id><published>2011-12-15T23:12:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T22:25:16.653+07:00</updated><title type='text'>ALAT FISIOTERAPI TENS</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.indonesianrehabequipment.com/2010/12/es-hwato-sdz-iii.html"&gt;ES Hwato SDZ-III (alat fisioterapi)&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qI80O7jMYi4/TilK_Cr9yLI/AAAAAAAAA08/mE3LIE0bMDo/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2Bhwato.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 263px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-qI80O7jMYi4/TilK_Cr9yLI/AAAAAAAAA08/mE3LIE0bMDo/s400/alat%2Bfisioterapi%2Btens%2Bhwato.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632115255917004978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tUP-P0QzWNU/Th1CNhmmMJI/AAAAAAAAAzU/ES3DJbAVPLo/s1600/alat%2Bfisioterapi%2Btens.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mC1K6-JqSuI/TPhWCOOM2gI/AAAAAAAAAsw/JBaxpJuEDPs/s1600/ES%2BHwato%2BSDZ-III.jpg"&gt;Harga Rp. &lt;/a&gt;2.000.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 412.6pt;" colspan="3" valign="top" width="550"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; vertical-align: top; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Technical &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Specifications&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Output channels&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;channels&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pulse shape&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;asymmetric&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; biphasic &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;triangular&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;pulse&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;wave&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pulse width&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;0.175 ms ± 30%&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Voltage, max&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;less than 80 volts&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 412.6pt;" colspan="3" valign="top" width="550"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pulse Frequency&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Continuous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1 to &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;100 Hz&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Intermittent&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1 to 100 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hz, interval &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;time between &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;groups is &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5 sec&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5 to 100 Hz&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.85pt;" colspan="2" valign="top" width="189"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Distant-dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 270.75pt;" valign="top" width="361"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;One-fifth &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;of the Dense Wave&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; frequency, duration of distant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 412.6pt;" colspan="3" valign="top" width="550"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Duration of wave&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Distant-dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; seconds&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dense&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;10&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;seconds&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Continuous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;15 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;seconds&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Power source&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6 standard 1.5 volt C batteries&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;or&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;AC &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;230-240&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;V&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Auto Timer &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;adjustable&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Display &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Multi-pulse Wave&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Frequency&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;LCD&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.75pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 141.1pt;" valign="top" width="188"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;OutPut Switches&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 271.5pt;" colspan="2" valign="top" width="362"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Rheostat Adjustable &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; vertical-align: top; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Output&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Output&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;channels&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Treatment &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Point   1-12 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Simultaneously &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Smooth Stimulation &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Adjustment &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.8pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;All Channels 1&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;-&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6 Work Separately&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 0);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;Accessories&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;pieces of output electrode wires&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;pairs of skin electrode (size:50mm×50mm&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;pairs of filiform needle-electrode(Metal Clamp),(size:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;≤28mm)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;AC adapter&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;Manual-Instructions&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;（&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Chinese and English)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;certificate of product quality conformity&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 420.1pt;" valign="top" width="560"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;service card&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Times New Roman';font-size:10.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;table style="padding: 0pt 5.4pt; border-collapse: collapse;"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid rgb(0, 0, 0); padding: 0pt 5.4pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 116.35pt;" valign="top" width="155"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 128.25pt;" valign="top" width="171"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;size&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;color&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-style: solid solid solid none; border-color: rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 85.5pt;" valign="top" width="114"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;weight&lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255);font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 116.35pt;" valign="top" width="155"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Instrument&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;body only&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 128.25pt;" valign="top" width="171"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;26cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt; x &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;19cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;x&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; 10cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;beige&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 85.5pt;" valign="top" width="114"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1.3kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 15.65pt;"&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0); background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 116.35pt; text-align: left;" valign="top" width="155"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Package&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Box&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kategori &lt;a href="http://indonesianrehabequipment.com/"&gt;alat fisioterapi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 128.25pt; text-align: left;" valign="top" width="171"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;41cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;x &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;27cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Arial';font-size:10pt;"&gt;x &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;12cm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 90pt;" valign="top" width="120"&gt;           &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;blue&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 0pt 5.4pt; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color rgb(0, 0, 0) rgb(0, 0, 0) -moz-use-text-color; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 255); width: 85.5pt;" valign="top" width="114"&gt; &lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;2.3kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p0" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:'宋体';font-size:10
